Menu

Mode Gelap

Advertorial · 26 May 2026 06:24 WITA

Temuan Monumental 43 Hiu Gangga di Kaltara, Gubernur Serukan Perlindungan Bersama


 Temuan Monumental 43 Hiu Gangga di Kaltara, Gubernur Serukan Perlindungan Bersama Perbesar

TARAKAN, siagasatu.co.id — Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum., mengapresiasi penemuan kembali populasi Hiu Gangga (Glyphis gangeticus) di Sungai Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Senin (25/5).

Temuan 43 spesimen oleh tim peneliti dari Universitas Hasanuddin (Unhas), James Cook University Australia, dan Universitas Borneo Tarakan (UBT) dinilai menjadi pencapaian penting bagi upaya konservasi satwa langka dunia.

Baca Juga: Luncurkan Monev KIP 2026, Sekprov Dorong Badan Publik Makin Transparan

Gubernur Zainal menyebut temuan tersebut sebagai kabar membanggakan bagi Kaltara sekaligus bukti pentingnya kolaborasi riset dalam menjaga keanekaragaman hayati.

Menurutnya, keberadaan Hiu Gangga yang berstatus Critically Endangered atau sangat terancam punah menjadikan Sungai Sesayap memiliki peran strategis sebagai habitat penting bagi kelangsungan hidup spesies tersebut.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Kabupaten Tana Tidung, untuk bangga atas temuan berharga ini,” kata Zainal.

Ia mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian habitat Hiu Gangga agar keberadaan satwa tersebut tetap terjaga di masa mendatang.

“Mari kita satukan tekad menjaga eksistensi dan kelestarian predator sungai tropis yang sangat eksotis ini agar tidak punah dari muka bumi,” tegasnya.

Selain itu, Zainal juga mengingatkan nelayan di sekitar estuari Sungai Sesayap agar melepaskan kembali Hiu Gangga dengan hati-hati apabila tertangkap secara tidak sengaja saat menjaring atau memancing.

Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara berencana memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar kawasan Sungai Sesayap.

Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa mereka memiliki peran penting dalam menjaga salah satu satwa paling langka di dunia.

“Langkah preventif ini penting guna membangun kesadaran kolektif masyarakat bahwa mereka adalah penjaga garda depan bagi kelangsungan hidup satwa langka dunia ini,” pungkasnya.® (dkisp)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Bantuan Perikanan Berbuah Panen Perdana, Wabup Jakaria Optimis Perikanan Jadi Andalan Ekonomi Malinau

4 September 2026 - 12:25 WITA

Bantuan Perikanan Berbuah Panen Perdana, Wabup Jakaria Optimis Perikanan Jadi Andalan Ekonomi Malinau

Kaltara Raih Penghargaan Terbaik II Akses Pendidikan

4 September 2026 - 10:40 WITA

Kaltara Raih Penghargaan Terbaik II Akses Pendidikan

Pemda Malinau Kejar Target 85% Bayi Tertimbang, Gelar Penimbangan Serentak November

3 September 2026 - 21:24 WITA

Pemda Malinau Kejar Target 85% Bayi Tertimbang, Gelar Penimbangan Serentak November

Potensi Energi Besar, Kaltara Dorong Pemerataan Akses Listrik

3 September 2026 - 16:27 WITA

Potensi Energi Besar, Kaltara Dorong Pemerataan Akses Listrik

Optimalkan PAD, Gubernur Terbitkan Surat Edaran Penggunaan Produk dan Jasa Lokal

3 September 2026 - 16:15 WITA

Optimalkan PAD, Gubernur Terbitkan Surat Edaran Penggunaan Produk dan Jasa Lokal

Ernes Silvanus: Kesehatan dan Masa Depan Anak-Anak Merupakan Wajah Malinau Dimasa Mendatang

3 September 2026 - 15:08 WITA

Kesehatan dan Masa Depan Anak-Anak Merupakan Wajah Malinau Dimasa Mendatang
Trending di Advertorial