MALINAU, siagasatu.co.id — Pemerintah Kabupaten Malinau terus mendorong pengembangan sektor budidaya perikanan sebagai sumber penggerak ekonomi masyarakat melalui kegiatan Penyerahan Bantuan Sarana dan Prasarana Budidaya Perikanan kepada para pelaku usaha pembudidaya ikan di Malinau serta Panen Ikan Perdana yang dilaksanakan di Minapolitan 7, Desa Malinau Seberang, Kec. Malinau Utara, Jumat (04/09/2026) pagi.
Baca Juga: Pemda Malinau Kejar Target 85% Bayi Tertimbang, Gelar Penimbangan Serentak November
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Malinau, Jakaria, S.E., M.Si menyampaikan bahwa penyerahan bantuan sarana budidaya perikanan sekaligus panen ikan perdana ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat Kabupaten Malinau.
Melalui bantuan ini harus harus dimanfaatkan, dirawat dan dikembangkan dengan baik serta harapannya mampu memproduksi, produksi menghasilkan pendapatan dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan keluarga maupun masyarakat.
Wabup Malinau, Jakaria juga menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan kepada kelompok pembudidaya ikan kita ini, mulai dari persiapan kolam, pemilihan benih, pemberian pakan, pengelolaan kualitas air dan pencegahan penyakit hingga proses panen.
Kemudian, perlu didukung dengan sentra-sentra perikanan budidaya, pendampingan berkelanjutan, penguatan pemasaran serta pengembangan rantai nilai seperti pengolahan, pengemasan, penyimpanan, transportasi dan distribusi.
“Hasil panen perdana yang telah kita dilaksanakan menunjukkan hasil cukup baik. Dari sisi harga, ikan disebut masih berada pada kondisi yang cukup stabil. Ia menyebut harga sekitar Rp. 38.000 per kilogram, sementara apabila diborongkan berada di kisaran Rp. 30.000 per kilogram,” ungkap Wabup Malinau, Jakaria.
Panen perdana ini bersama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Malinau bisa menjadi awal dari peningkatan produksi perikanan budidaya di Kabupaten Malinau sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat® (red)















