Menu

Mode Gelap

Daerah · 27 Feb 2022 10:18 WITA

Warganet Tana Tidung, Ramai Kritisi Pembangunan Pasar Betayau


 Pemberitaan Pasar Betayau yang dibagikan di media sosial Kaltara Perbesar

Pemberitaan Pasar Betayau yang dibagikan di media sosial Kaltara

TIDENG PALE [siagasatu.co.id] – Postingan akun Fb yang melansir pemberitaan ‘Pasar Betayau Senilai Rp5,7 Miliar, Dibangun untuk Ditelantarkan’ ramai direspon warganet terutama warga Kabupaten Tana Tidung.

Kebanyakan mereka turut mengkritisi pembangunan pasar tersebut yang tidak pernah difungsikan, Jum’at (25/2/2022).

Kritisi banyak mengalir seputar biaya pembangunan yang mencapai Rp5,7 miliar.

Mereka menduga adanya tindak pidana korupsi terkait anggaran pembangunannya.

Seperti akun fb Gunhalang, mengkritisi alasan pembangunan Pasar Betayau tersebut dan mempertanyakan pula nilai fisik bangunan yang menurutnya tidak sampai menghabiskan dana Rp5 miliar.

“Yg bangun kan cuma mau proyeknya doang, buktinya dilihat dari fisik bangunan ngak adalah 5 m lebih, sederhana begitu kok,” tulisnya.

Hal ini didukung warganet lainnya seperti akun, Sis Hajar dan Rajis.

“Gak sampai itu 5m bos”, “5M Sama yg masuk kantong”, kata mereka.

Kritisi agak bijak disampaikan akun Baskoro Putra. Dia menilai jika dana Rp5 miliar tersebut digunakan untuk memperbaiki fasum yang lain.

“Proyek ga jelas, lebih baik dana sebesar itu digunakan untuk memperbaki fasum yg lebih penting seperti jalan-jalan yg berlubang,” tulisnya.

Muncul pula warganet dari akun Wawan. Dia perencanaan pembangunan pasar sehingga tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

“Ini lokasi pasar agak jauh dari perkampungan jadi sangat membutuhkan waktu buat kesana terlalu jauh maszeehhh menurut pendapat saya..” sebutnya.

Banyak kritisi lain terkait pembangunan Pasar Betayau di Kabupaten Tana Tidung ini.

Mereka semua menyayangkan terbuangnya anggaran sebegitu besar untuk fasilitas yang tidak pernah digunakan.®

Reporter : Nasir

Artikel ini telah dibaca 60 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Kaltara Tergolong Aman, Mendagri Terbitkan Surat Edaran

10 September 2026 - 11:44 WITA

Kaltara Tergolong Aman, Mendagri Terbitkan Surat Edaran

Tiga Wilayah di Kaltara Masuk Dalam Perluasan Piloting Digitalisasi Bansos

9 September 2026 - 22:17 WITA

Tiga Wilayah di Kaltara Masuk Dalam Perluasan Piloting Digitalisasi Bansos

Pemda Malinau Gerakkan Kembali Ssikambling, Tekankan Sinergi Jaga Ketertiban dan Keamanan Wilayah di Malinau

9 September 2026 - 11:03 WITA

Pemda Malinau Gerakkan Kembali Ssikambling, Tekankan Sinergi Jaga Ketertiban dan Keamanan Wilayah di Malinau

Gubernur Ajak Muslimat NU Perkuat Pendidikan Generasi Muda

9 September 2026 - 08:22 WITA

Gubernur Ajak Muslimat NU Perkuat Pendidikan Generasi Muda

Misi Dagang Kaltara-Jatim Catat Transaksi Lebih dari Rp 2 Triliun

9 September 2026 - 08:15 WITA

Misi Dagang Kaltara-Jatim Catat Transaksi Lebih dari Rp 2 Triliun

Rapat RDTR Perkotaan Malinau, Pemda Tekankan Konsistensi Tata Ruang dan Cegah Alih Fungsi Lahan

8 September 2026 - 20:45 WITA

Rapat RDTR Perkotaan Malinau, Pemda Tekankan Konsistensi Tata Ruang dan Cegah Alih Fungsi Lahan
Trending di Advertorial