Menu

Mode Gelap

Daerah · 7 Jun 2022 08:51 WITA

Tingkatkan Kewaspadaan Dini


 Tingkatkan Kewaspadaan Dini Perbesar

TANJUNG SELOR [siagasatu.co.id] – Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum menginstruksikan agar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara merespons cepat mengantisipasi masuknya hepatitis akut yang tidak diketahui etiloginya.

Salah satunya dengan mengeluarkan surat imbauan ke Dinas Kabupaten/Kota se-Kaltara, Rumah Sakit (RS) Pemerintah dan swasta, serta Laboratorium Kesehatan Daerah.

Hal ini harus dilakukan menyusul telah diterbitkannya Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/C/2515/2022 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, tentang Kewaspadaan terhadap Penemuan Kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya pada 27 April 2022 lalu.

Gubernur meminta agar respons tersebut tidak hanya berupa himbauan. Tetapi juga melaksanakan pantauan kesiapan fasilitas kesehatan dan laboratorium penanganan hepatitis di Kaltara.

“Kita juga perlu melakukan pemantauan terhadap kesiapan fasilitas kesehatan yang ada di Kaltara,”kata gubernur belum lama ini.

Gubernur meminta dalam surat imbauan tersebut agar meningkatkan pemantauan dan respons alert kasus jauhdice akut dengan gejala kulit dan sklera berwana kuning. Termasuk urine berwarna gelap, yang timbul secara mendadak disertai diare. Mual, muntah dan nyeri perut atau nyeri sendi, khususnya pada anak dengan usia di bawah 16 tahun.

Kepala Dinkes Kaltara melalui, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kaltara Agust Suwandy mengungkapkan, dalam edaran itu juga meminta agar rumah sakit dan puskesmas agar lebih meningkatkan kewaspadaan.

Selanjutnya, melakukan Hospital Record Review terhadap kasus Hepatitis Akut yang Tidak diketahui etiologinya. Serta melaporkan apabila menemukan Hepatitis Akut yang Tidak diketahui etiologinya ke Dinkes Kabupaten/Kota dan Dinkes Provinsi Kaltara.

“Sesuai instruksi Gubernur, Dinkes Kaltara juga melaksanakan Monev memantau kesiapan Faslitas Kesehatan (FasKes) dan Laboratorium dalam penanganan hepatitis di Kaltara,“ terangnya.

Agust mengungkapkan, dengan adanya imbauan dimaksudkan diharapkan dapat lebih meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan di Kaltara terkait kewaspadaan dini penemuan kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya.

“Kendati belum ditemukannya kasus di Kaltara, gerak cepat harus kita lakukan dalam penanganan Hepatitis sedini mungkin,” pungkasnya.

Diinformasikan juga bagi Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota se-Kaltara, Rumah Sakit serta Fasilitas Kesehatan lainnya agar segera memberikan notifikasi/laporan apabila terjadi peningkatan kasus sindrom jaundice ke Dinkes Provinsi Kaltara melalui Telpon/WhatsApp 0858-3164-4947, laporan akan diteruskan ke Public Health Emergency Operation Centre(PHEOC) Kemenkes RI.® (DKISP)

Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Wabup Hermanus Buka Turnamen Sepak Bola Lumbis, Satukan Semangat Olahraga dan Persaudaraan Perbatasan

21 August 2026 - 06:37 WITA

Wabup Hermanus Buka Turnamen Sepak Bola Lumbis, Satukan Semangat Olahraga dan Persaudaraan Perbatasan

Wagub Ajak Pelajar Kaltara Maknai Kemerdekaan Lewat Kreativitas

21 August 2026 - 06:32 WITA

Wagub Ajak Pelajar Kaltara Maknai Kemerdekaan Lewat Kreativitas

Bupati Malinau Sambut Kunjungan Kapolda Kaltara, Perkuat Sinergitas Polri dan Pemda Malinau

20 August 2026 - 18:17 WITA

Bupati Malinau Sambut Kunjungan Kapolda Kaltara

Pemkab Malinau Matangkan Irau Ke-12, Sekda Ernes Tekankan Harus Jadi Panggung Budaya dan Potensi Lokal Hingga KORMI Turut Dilibatkan

20 August 2026 - 16:18 WITA

Pemkab Malinau Matangkan Irau Ke-12

Malam di Tepian Kayan, Gubernur Ikut Gowes Bareng Ratusan Warga

20 August 2026 - 14:27 WITA

Malam di Tepian Kayan, Gubernur Ikut Gowes Bareng Ratusan Warga

Malam Ramah Mesra Nunukan–Nabawan, Pererat Persaudaraan Masyarakat Adat Rumpun Murut

20 August 2026 - 09:48 WITA

Malam Ramah Mesra Nunukan–Nabawan
Trending di Advertorial