NUNUKAN, siagasatu.co.id — Semangat olahraga dan persaudaraan lintas wilayah mewarnai pembukaan Turnamen Sepak Bola di Lapangan Bola Aji Kuning, Desa Mansalong, Kecamatan Lumbis, Kamis (20/8/2026).
Turnamen yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut resmi dibuka oleh Wakil Bupati Nunukan, Hermanus, S.Sos.
Pembukaan berlangsung meriah. Persembahan marching band dan tarian dari Sanggar Tari Lundaye mengawali rangkaian kegiatan, sebelum Wakil Bupati Nunukan secara simbolis membuka turnamen melalui tendangan pertama.
Kegiatan semakin istimewa dengan hadirnya tim dari Kabupaten Malinau serta Tim Nabawan, Sabah, Malaysia. Kehadiran para tamu dan peserta dari wilayah yang berbeda tersebut tidak hanya menghadirkan pertandingan sepak bola, tetapi juga memperkuat hubungan persaudaraan masyarakat di kawasan perbatasan.
Baca Juga: Malam Ramah Mesra Nunukan–Nabawan, Pererat Persaudaraan Masyarakat Adat Rumpun Murut
Dalam sambutannya, Hermanus menegaskan bahwa olahraga harus menjadi ruang untuk mempertemukan masyarakat, membangun kebersamaan dan memperkuat persatuan.
“Kita tidak hanya berkumpul untuk menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga mempererat persaudaraan dan kebersamaan. Kehadiran saudara-saudara kita dari Malinau dan Nabawan, Sabah, Malaysia merupakan sebuah kehormatan bagi kami,” ujar Hermanus.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan, khususnya panitia, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malinau, jajaran pejabat daerah Nabawan, Sabah, Malaysia, serta seluruh masyarakat yang turut menyukseskan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Hermanus juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan sportivitas sebagai nilai utama dalam setiap pertandingan.
“Menang atau kalah adalah bagian dari pertandingan. Yang lebih penting adalah bagaimana kita menjaga persaudaraan dan kebersamaan setelah pertandingan selesai,” tegasnya.
Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan tujuan penyelenggaraan kegiatan, yakni membangun persatuan dan kebersamaan sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang berprestasi di bidang olahraga.
Ketua Panitia HUT ke-81 Kemerdekaan RI Kecamatan Lumbis, Alson, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan yang digelar tidak hanya berfokus pada kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi dan menggali potensi masyarakat.
Sejumlah cabang olahraga dipertandingkan, di antaranya sepak bola prestasi antardesa, bola voli putra dan putri antardesa, serta sepak bola U-40.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut diarahkan untuk menemukan bibit-bibit muda potensial yang selanjutnya dapat dibina dan dipersiapkan mengikuti kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.
“Lebih dari sekadar mencari juara, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat persatuan, menumbuhkan sportivitas, serta membangun rasa cinta terhadap tanah air,” kata Alson.
Tidak hanya olahraga, panitia juga menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk menampilkan kekayaan seni dan budaya. Setiap etnis di Kecamatan Lumbis diberikan kesempatan menampilkan seni budaya masing-masing sebagai bagian dari upaya menjaga dan melestarikan keberagaman budaya daerah.
Berbagai perlombaan bagi anak-anak juga turut digelar, mulai dari lomba mewarnai bertema kebangsaan, lomba pidato hingga berbagai lomba seni dan kreativitas tingkat sekolah dasar.
Usai seremoni pembukaan, pertandingan persahabatan mempertemukan Tim Malinau melawan Tim Nabawan Sabah Malaysia.
Pertandingan kemudian dilanjutkan dengan pertemuan Tim Lumbis Raya melawan Tim Nabawan Sabah Malaysia. Laga berlangsung meriah dan mendapat dukungan antusias dari masyarakat.
Hal menarik terjadi ketika Wakil Bupati Nunukan Hermanus turut memperkuat Tim Lumbis Raya. Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Nunukan tersebut di tengah para pemain menjadi simbol kedekatan pemerintah dengan masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan.
Tim Lumbis Raya langsung tampil agresif dan berhasil mencetak gol pada menit pertama pertandingan, disambut sorak-sorai masyarakat yang memenuhi lapangan.
Momentum persahabatan juga ditandai dengan penyerahan kaos tim dari Tim Nabawan Sabah Malaysia kepada tim yang diperkuat Wakil Bupati Nunukan. Penyerahan tersebut menjadi simbol persahabatan, sportivitas dan hubungan kekeluargaan yang terus terjalin antara masyarakat Lumbis Raya dan Nabawan.
Pembukaan turnamen ini menjadi gambaran bahwa kawasan perbatasan bukan sekadar wilayah geografis yang memisahkan dua negara, tetapi juga ruang yang mempertemukan masyarakat yang memiliki kedekatan sejarah, budaya dan kekerabatan.® (Ak)















