Menu

Mode Gelap

Advertorial · 23 May 2022 23:01 WITA

Pangsa Pasar Kaltara Mencapai 36,94 Persen


 Pangsa Pasar Kaltara Mencapai 36,94 Persen Perbesar

TANJUNG SELOR [siagasatu.co.id] – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Kalimantan Utara mencatat, kredit konsumsi yang disalurkan perbankan di Kaltara mencapai Rp5,03 triliun pada pendataan terakhir Maret 2022.

Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum mengungkapkan kredit konsumsi menjadi segmen kredit dengan pangsa terbesar.

“Dari data yang Saya peroleh pangsa pasar kita cukup besar mencapai 36,94 persen,” kata gubernur, Senin (23/5/2022).

Pada Maret 2022 lalu, kredit konsumsi ini mengalami pertumbuhan 6,52 persen jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Gubernur menjelaskan, perbaikan kredit konsumsi sejalan dari hasil Survei Konsumen Bank Indonesia yang masih menunjukkan area optimis. Kondisi ini utamanya juga didukung oleh berlanjutnya kebijakan dari pemerintah dan Bank Indonesia dalam bentuk insentif dan stimulus hingga awal tahun 2022.

Kebijakan tersebut antara lain pelonggaran uang muka (down payment/DP) kredit/pembiayaan kendaraan bermotor dan rasio Loan to Value/Financing to Value (LTV/FTV) kredit atau pembiayaan properti.

“Selain itu, pemerintah juga melakukan perpanjangan pemberian insentif pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk mobil baru yang diperpanjang hingga September 2022,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala KPw Bank Indonesia Provinsi Kaltara, Tedy Arief Budiman menjelaskan, segmen kredit investasi dengan pangsa 32,30 persen juga kembali mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 85,91 persen atau senilai 4,40 triliun.

Tingginya pertumbuhan pada kredit investasi didorong oleh peningkatan kredit investasi pada lapangan usaha pertanian subsektor perkebunan.

“Hal ini sejalan dengan harga komoditas global, terutama untuk komoditas kelapa sawit yang terus menunjukkan tren peningkatan harga hingga awal tahun 2022. Selanjutnya kredit modal kerja dengan pangsa sebesar 30,77 persen mengalami pertumbuhan positif sebesar 10,39 persen, atau senilai dengan Rp4,19 triliun,” paparnya.

Adapun, intermediasi perbankan di Provinsi Kalimantan Utara, disebut Tedy, dalam kategori cukup tinggi.

Ini dicerminkan dari Rasio Kredit dibandingkan dengan Pembiayaan terhadap Dana Pihak Ketiga atau Loan to Deposit Ratio (LDR) secara lokasi proyek di Provinsi Kaltara yang pada Maret 2022 tercatat sebesar 91,40 persen.

“Hal ini didukung oleh pertumbuhan positif pada pengumpulan dana pihak ketiga (DPK) maupun penyaluran kredit di wilayah provinsi Kalimantan Utara,” tuntasnya.® (dkisp)

Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Plh Sekab Malinau Marson Lepas Kontingen O2SN Jenjang Dasar dan Menengah ke Tarakan

12 July 2024 - 13:16 WITA

Plh Sekab Malinau Marson Lepas Kontingen O2SN

Pj Wali Kota Tarakan Bustan Pantau Perkembangan Kebersihan Sepanjang Jalan Mulawarman

12 July 2024 - 08:52 WITA

Pj Wali Kota Tarakan Bustan Perkembangan Kebersihan Sepanjang Jalan Mulawarman

Pemerintah Apresiasi Pelaksanaan O2SN Tingkat Provinsi

11 July 2024 - 18:22 WITA

Pemerintah Apresiasi Pelaksanaan O2SN Tingkat Provinsi

Bupati Wempi Hadiri Upacara Penutupan Pendidikan Bintara Polri Gelombang I 2024

11 July 2024 - 17:27 WITA

Bupati Wempi Hadiri Upacara Penutupan Pendidikan Bintara Polri Gelombang I 2024

Dispora Matangkan Persiapan POPDA ke 1 Kaltara

11 July 2024 - 17:18 WITA

Dispora Matangkan Persiapan POPDA ke 1 Kaltara

Jelang Pekan Imunisasi Polio, Dinkes Pastikan Vaksin Aman untuk Anak

11 July 2024 - 17:13 WITA

Jelang Pekan Imunisasi Polio
Trending di Advertorial