Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 15 Oct 2026 16:29 WITA

Nidji Meriahkan Penutupan Paras Fest 2026, Perputaran Ekonomi Nunukan Capai Rp12,604 Miliar


 Nidji Meriahkan Penutupan Paras Fest 2026, Perputaran Ekonomi Nunukan Capai Rp12,604 Miliar Perbesar

NUNUKAN, Siagasatu.co.id – Penampilan grup band Nidji memeriahkan malam penutupan Pekan Kebudayaan Daerah dan Paras Fest 2026 di Ruang Terbuka Publik (RTP) Paras Perbatasan, Rabu malam (14/10/2026). Ribuan masyarakat tampak antusias menyaksikan penampilan grup musik tersebut dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Nunukan.

Kegiatan yang berlangsung sejak 2 Oktober 2026 itu menghadirkan beragam pertunjukan seni dan budaya, hiburan, serta kegiatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selain menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, festival tersebut juga memberikan kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk mempromosikan produk dan meningkatkan penjualan.

Baca Juga: Berjalan Sukses dan Lancar, Iraw Tidung Borneo Bersatu ke IV Tahun 2026 Resmi Ditutup

Dalam sambutannya, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, perangkat daerah, petugas keamanan, sponsor, pelaku UMKM, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan rangkaian kegiatan.

Ia menilai semangat gotong royong dan kebersamaan seluruh pihak menjadi salah satu faktor pendukung kelancaran pelaksanaan Paras Fest 2026.

Perputaran Ekonomi Tercatat Rp12,604 Miliar

Bupati menyampaikan bahwa Paras Fest 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan dan pelestarian budaya, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha lokal.

Berdasarkan data yang dipaparkan dalam sambutannya, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nunukan mencatat perputaran ekonomi selama festival mencapai Rp12,604 miliar. Angka tersebut disebut mencakup omzet UMKM di luar kawasan Paras Perbatasan serta belanja APBD yang kembali kepada masyarakat.

Sementara itu, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Nunukan mencatat omzet UMKM di dalam kawasan Paras Perbatasan mencapai Rp1,667 miliar selama kegiatan berlangsung.

Dalam pemaparannya, Bupati juga menyebutkan data omzet agregat dari sampel usaha yang dihimpun BPS. Pada kondisi normal, omzet tercatat sekitar Rp3,108 miliar, sedangkan selama Paras Fest 2026 meningkat menjadi Rp4,157 miliar.

“Pada kondisi normal, omzet agregat sampel berada pada angka Rp3,108 miliar. Selama Paras Fest, naik menjadi Rp4,157 miliar. Ada tambahan sekitar Rp1,054 miliar uang yang berputar di warung-warung selama pelaksanaan Paras Fest,” ujarnya.

Berdasarkan angka tersebut, omzet agregat sampel usaha meningkat sekitar 33,7 persen dibandingkan kondisi normal. Data yang dipaparkan juga menunjukkan bahwa 73,8 persen pelaku usaha mengalami kenaikan omzet selama festival berlangsung.

Bupati menegaskan bahwa kegiatan seperti Paras Fest dapat menjadi salah satu sarana untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memperkenalkan produk lokal kepada pengunjung.

Ia mengajak masyarakat agar semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya daerah tetap terjaga meskipun festival telah berakhir. Dukungan terhadap produk lokal dan usaha masyarakat juga diharapkan terus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Paras Fest Perkuat Kebersamaan dan Promosi UMKM

Dalam laporan panitia yang disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, disampaikan bahwa Paras Fest bukan sekadar kegiatan hiburan, melainkan juga momentum untuk memperkuat kebersamaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Kita telah melihat betapa antusiasnya masyarakat Nunukan dalam memeriahkan acara ini. Di balik kemeriahan tersebut, ada peluang ekonomi yang harus kita jaga dan lanjutkan agar roda perekonomian terus berputar di daerah sendiri,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mencintai dan menggunakan produk lokal, mendukung pelaku UMKM, serta bangga terhadap kuliner dan potensi wisata daerah.

Malam penutupan yang dimeriahkan oleh Nidji menjadi penanda berakhirnya rangkaian Pekan Kebudayaan Daerah dan Paras Fest 2026 dalam perayaan HUT ke-27 Kabupaten Nunukan.

Pemerintah Kabupaten Nunukan berharap kegiatan serupa dapat terus menjadi ruang pelestarian budaya, pengembangan kreativitas masyarakat, promosi produk UMKM, serta penggerak aktivitas ekonomi daerah.® (Ak)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Festival Sungai Kayan 2026, Sekprov Ajak Daerah Bersama Lestarikan Budaya Kaltara

14 October 2026 - 17:25 WITA

Festival Sungai Kayan 2026

Wabup Jakaria Hadiri Pengukuhan Pegurus KORMI Kabupaten Malinau 2026-2030

14 October 2026 - 15:03 WITA

Wabup Jakaria Hadiri Pengukuhan Pegurus KORMI

Ernes Silvanus Buka Turnamen MLBB Tuko Coffe Season 2, Siapkan Talenta E-Sport Berbakat Malinau

14 October 2026 - 12:18 WITA

Ernes Silvanus Buka Turnamen MLBB Tuko Coffe Season 2, Siapkan Talenta E-Sport Berbakat Malinau

Sinergi Kuat Pemkab Malinau: Resmikan Layanan Keluarga Terpadu Demi Kesejahteraan Masyarakat

14 October 2026 - 12:05 WITA

Sinergi Kuat Pemkab Malinau: Resmikan Layanan Keluarga Terpadu Demi Kesejahteraan Masyarakat

Berjalan Sukses dan Lancar, Iraw Tidung Borneo Bersatu ke IV Tahun 2026 Resmi Ditutup

14 October 2026 - 07:36 WITA

Berjalan Sukses dan Lancar, Iraw Tidung Borneo Bersatu ke IV Tahun 2026 Resmi Ditutup

Job Fair HUT ke-27 Nunukan Libatkan 15 Perusahaan, Buka Peluang Kerja bagi Putra-Putri Daerah

13 October 2026 - 18:52 WITA

Job Fair HUT ke-27 Nunukan Libatkan 15 Perusahaan, Buka Peluang Kerja bagi Putra-Putri DaerahJob Fair HUT ke-27 Nunukan Libatkan 15 Perusahaan, Buka Peluang Kerja bagi Putra-Putri Daerah
Trending di Advertorial