NUNUKAN, siagasatu.co.id — Pemerintah Kabupaten Nunukan menggelar Job Fair 2026 dengan melibatkan 15 perusahaan dan lembaga untuk membuka peluang kerja bagi masyarakat, khususnya putra-putri daerah. Kegiatan yang mengusung tema “Wujudkan Masa Depan, Temukan Pekerjaan Impian” tersebut secara resmi dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Nunukan, H. Muhammad Amin, mewakili Bupati Nunukan, Selasa (13/10/2026), di Ruang Terbuka Publik (RTP) Paras Perbatasan.
Baca Juga: Grup Band GIGI Meriahkan Puncak HUT ke-27 Nunukan, Bupati Ajak Generasi Muda Kreatif Berkarya
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Nunukan sekaligus upaya memperluas akses kesempatan kerja bagi masyarakat. Sejumlah perusahaan dan instansi dari berbagai sektor turut berpartisipasi dengan menawarkan beragam posisi pekerjaan.
Pembukaan Job Fair tersebut dihadiri sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Kepala BPJS Ketenagakerjaan, perwakilan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kalimantan Utara, serta pimpinan perusahaan.
Dalam sambutan Bupati Nunukan yang dibacakan Muhammad Amin, disampaikan bahwa peringatan hari jadi daerah tidak hanya menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan pembangunan, tetapi juga kesempatan mempersiapkan masa depan masyarakat.
“Jika HUT adalah momentum untuk mengevaluasi masa lalu, maka Job Fair adalah momentum untuk menyiapkan masa depan. Sangat tepat, di usia ke-27 yang matang ini, kita tidak hanya merayakan dengan pesta, tetapi merayakan dengan karya nyata untuk rakyat. Apa karya yang lebih mulia di hari ulang tahun selain memberikan kesempatan kerja dan harapan masa depan bagi putra-putri kita sendiri?” ujarnya.
Ia menyampaikan, salah satu tantangan pembangunan Kabupaten Nunukan adalah memperluas kesempatan kerja agar generasi muda dapat memperoleh penghidupan yang layak tanpa harus meninggalkan daerah karena terbatasnya lapangan pekerjaan.
Menurutnya, pelaksanaan Job Fair merupakan salah satu upaya mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. Pemerintah daerah juga menyiapkan pelatihan kerja melalui Balai Latihan Kerja (BLK), khususnya bagi masyarakat Nunukan, untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapan memasuki dunia kerja.
“Job Fair ini adalah jawaban kita. Khusus untuk warga Nunukan, kita siapkan pelatihan singkat siap kerja melalui Balai Latihan Kerja (BLK). Ini adalah wujud dari semangat Nunukan Maju, Berdaya Saing. Maju infrastrukturnya, berdaya saing SDM-nya,” tegasnya.
Kepada para pencari kerja, Bupati berpesan agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan aktif mencari informasi, mengajukan lamaran, dan menunjukkan kemampuan yang dimiliki.
“Datang, tanyakan, lamar, dan buktikan bahwa SDM Nunukan mampu bersaing,” pesannya.
15 Perusahaan dan Lembaga Buka Lowongan
Sebanyak 15 perusahaan dan lembaga berpartisipasi dalam Job Fair Kabupaten Nunukan 2026 dengan menawarkan peluang kerja di berbagai bidang, mulai dari administrasi, perbankan, pendidikan, perkebunan, pertambangan, otomotif, hingga pekerjaan di luar negeri.
Berikut daftar perusahaan dan lembaga yang berpartisipasi beserta bidang pekerjaan yang ditawarkan berdasarkan informasi penyelenggara:
- BP3MI Kalimantan Utara, menyediakan informasi dan peluang kerja di luar negeri bagi calon pekerja migran Indonesia.
- BPJS Ketenagakerjaan, berpartisipasi dalam kegiatan Job Fair.
- BRI Cabang Nunukan, membuka posisi frontliner (teller) dan BBAP (BTILLIAN Banking Associate Program, sesuai penulisan pada data awal).
- PT FAP Agri Tbk, menawarkan posisi operator excavator, operator road grader, operator compactor, dan operator backhoe loader.
- PT Nunukan Jaya Lestari (NJL), membuka posisi perawat dan petugas keamanan (security).
- PT Mandala Karya Prima, menawarkan posisi pengawas pertambangan (mining supervisor), production officer, mining foreman, road maintenance foreman, general project foreman, operator excavator 200 mining, pengemudi dump truck 100 ton mining, operator grader GD825 road maintenance, operator pompa, operator bulldozer D155, plant engineer supervisor, foreman electric, PPS dan support foreman, tyreman 3, serta tukang kayu (carpenter).
- PT SIL SIP, membuka posisi guru PJOK, guru sekolah dasar, apoteker, surveyor, petugas sistem informasi geografis (GIS), mandor land clearing dan penanaman, kerani panen, tenaga pemanen, serta operator excavator.
- PT Nunukan Bara Sukses (NBS), menawarkan posisi di bidang lingkungan, asisten kepala kebun dan pabrik kelapa sawit, juru las (welder) perkebunan dan pabrik, operator grader, operator excavator mini, operator mesin bubut, serta pemanen.
- PT Adindo Hutan Lestari, membuka posisi HR Hospitality Officer, asisten pengelolaan air (water management), asisten persiapan lahan mekanis (mechanical soil preparation/MSP), serta mandor operasional.
- Ramita Batik, menawarkan pekerjaan di bidang mencanting dan mencetak batik.
- FIF Group Tarakan, membuka posisi collection field, marketing credit executive, dan sales force.
- Dealer Nusantara Sakti dan NSC Finance, menawarkan posisi pemasaran (sales marketing) serta koordinator agen.
- H22 Auto, membuka posisi desainer grafis yang menguasai CorelDRAW, pemasang stiker, mekanik mobil, dan tukang las. Khayla Parfume juga tercantum dalam daftar partisipasi pada data awal.
- Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Robby Perbatasan, menawarkan posisi administrasi, instruktur konstruksi, instruktur barista, dan instruktur housekeeping.
- P3MI Musafir Kelana, menawarkan peluang kerja sebagai pekerja perkebunan (plantation worker).
Informasi lebih lanjut mengenai lowongan, persyaratan, dan mekanisme pendaftaran dapat dilihat melalui kode batang (barcode) yang disediakan penyelenggara.
Dorong Investasi dan Penyerapan Tenaga Kerja Lokal
Dalam sambutan tersebut, Bupati Nunukan juga mengajak investor dan perusahaan untuk menanamkan modal di Kabupaten Nunukan serta memberikan prioritas kepada tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan dan kualifikasi pekerjaan.
Ia menyebut Kabupaten Nunukan memiliki posisi strategis sebagai gerbang ekonomi Kalimantan Utara dan pintu masuk menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) dari wilayah utara.
“Berinvestasilah di Nunukan, dan rekrutlah tenaga kerja lokal Nunukan. Kita jamin kemudahan berusaha, asalkan kesejahteraan pekerja lokal menjadi prioritas,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Nunukan berharap kegiatan Job Fair dapat memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM), serta mendorong masyarakat, terutama generasi muda, agar mampu bersaing di dunia kerja.
Dalam rangkaian kegiatan pembukaan, turut dilaksanakan penyerahan sertifikat kepada perusahaan dan instansi yang membuka lowongan pekerjaan serta penyerahan manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada pekerja rentan.
Pencari Kerja Berharap Kesempatan Kerja Terus Bertambah
Salah seorang pencari kerja, Nurani Maharani, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan atas penyelenggaraan Job Fair yang dinilainya memberikan kesempatan kepada putra-putri daerah untuk mencari pekerjaan.
Nurani merupakan lulusan Sarjana Pendidikan dari Universitas Mulawarman. Dalam kegiatan tersebut, ia memilih lowongan yang berkaitan dengan bidang pendidikan dan administrasi.
“Saya berharap ke depannya pemerintah daerah bisa lebih banyak lagi membuka lowongan pekerjaan di perusahaan atau instansi yang ada di Kabupaten Nunukan. Sehingga kami putra dan putri daerah dapat mendapatkan pekerjaan yang lebih layak,” ungkapnya.
Melalui penyelenggaraan Job Fair 2026, Pemerintah Kabupaten Nunukan berharap semakin banyak masyarakat memperoleh akses terhadap informasi dan kesempatan kerja. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi salah satu langkah untuk memperkuat daya saing tenaga kerja lokal dan mendukung pembangunan ekonomi daerah.® (Ak)















