Menu

Mode Gelap

Advertorial · 14 Apr 2022 20:42 WITA

Indikasi Kejanggalan Proyek di RSUD Akibat Miskomunikasi


 Indikasi Kejanggalan Proyek di RSUD Akibat Miskomunikasi Perbesar

NUNUKAN [siagasatu.co.id] – Hasil monitoring anggota DPRD Nunukan yang mengindikasikan terjadi kejanggalan pada proyek sejumlah banggunan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan, menurut Direktur RSUD Nunukan, dr. Dulman hanyalah kesalahpahaman.

Menurut Dulman, DPRD menduga anggaran sekitar Rp19,7 Miliar lebih tersebut merupakan realisasi untuk proyek pekerjaan yang baru selesai sekitar 40 persen. Hingga pekerjaan yang memang belum selesai tersebut diduga sebagai proyek mangkrak.

“Yang benarnya, anggaran sebesar itu untuk pembayaran jika proyek pekerjaan telah dituntaskan seluruhnya. Yang ada itu memang baru dikerjakan sekitar empat puluh persen. Masih akan dilanjutkan lagi. Bukannya mangkrak,” terang Dulman.

Bagian pekerjaan yang sudah selesai 100 persen, lanjut Dulman adalah ruang kamar operasi dan sudah digunakan walau pembayarannya sendiri kepada pelaksana pekerjaan belum dilunasi 100 persen.

Terjadinya miskomunikasi, lanjutnya lagi, lantaran saat monitoring, anggota DPRD Nunukan melakukan secara dadakan. Tanpa ada pemberitahuan secara resmi terlebih dahulu.

Akibatnya, pendampingan dari pihak RSUD saat monitoring berlangsung dilakukan oleh staf yang tidak paham dengan realisasi pekerjaan itu di lapangan.

“Saat itu kebetulan Saya menghadiri sebuah acara di kantor Bupati. Seandainya ada pemberitahuan sebelumnya, pasti Saya yang akan mendampingi (monitoring) secara langsung dan akan tidak terjadi kesalahpahaman,” kata Dulman.

Namun bagaimanapun, menurut Direktur RSUD Nunukan ini, permasalahan tersebut sudah selesai.

Dulman mengaku dirinya sudah menjelaskan kepada anggota DPRD Nunukan dalam paparannya terkait kondisi proyek pekerjaan pembangunan di RSUD Nunukan, sudah tidak ada masalah.

Penjelasan itu, lanjutnya, disampaikan dalam sebuah kegiatan Rapat Dengar Pendapat (RDP) saat memenuhi undangan DPRD yang meminta dirinya mengklarifikasi dugaan kejanggalan yang ditemukan saat monitoring kegiatan proyek tahun 2021.® (PND/DIKSIPRO)

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Gubernur Dorong Penguatan Sektor Kelautan dan Perikanan Kaltara Bersama KKP RI

9 May 2026 - 17:51 WITA

Gubernur Dorong Penguatan Sektor Kelautan dan Perikanan Kaltara Bersama KKP RI

Pemkab Malinau Gandeng UNHAS Kembangkan Bibit Jagung Unggulan Untuk Ketahanan Pangan Daerah

8 May 2026 - 09:48 WITA

Pemkab Malinau Gandeng UNHAS Kembangkan Bibit Jagung Unggulan Untuk Ketahanan Pangan Daerah

HUT ke-26 Bethany 3J Jadi Momentum Wujudkan Malinau Harmonis

8 May 2026 - 09:35 WITA

HUT ke-26 Bethany 3J Jadi Momentum Wujudkan Malinau Harmonis

Peningkatan Perlindungan Sosial Ketenagakerjaan di Kabupaten Malinau, Pemkab Dukung Antisipasi Jaminan Keselamatan dan Keamanan Bagi Para Pekerja

7 May 2026 - 18:51 WITA

Peningkatan Perlindungan Sosial Ketenagakerjaan di Kabupaten Malinau

Peringati HARDIKNAS 2026 di Bumi Intimung, Pemkab Malinau Perkuat Semangat Pendidikan Berkarakter Bangun SDM Unggul

7 May 2026 - 16:35 WITA

Peringati HARDIKNAS 2026 di Bumi Intimung

Bupati Malinau Buka MTQ Ke-XXII Tingkat Kabupaten

7 May 2026 - 16:17 WITA

Bupati Malinau Buka MTQ Ke-XXII Tingkat Kabupaten
Trending di Advertorial