Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 3 Jul 2024 13:59 WITA

Gubernur Serap Aspirasi Petani Desa Seludau


 Gubernur Kaltara, DR (HC) H Zainal A Paliwang, M.Hum berdiskusi dengan kelompok tani milenial di Balai Adat Desa Seludau, Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung beberapa waktu lalu. Perbesar

Gubernur Kaltara, DR (HC) H Zainal A Paliwang, M.Hum berdiskusi dengan kelompok tani milenial di Balai Adat Desa Seludau, Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung beberapa waktu lalu.

TANA TIDUNG, siagasatu.co.id — Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), DR. (HC). H. Zainal A Paliwang, M.Hum., berkesempatan bersilaturahmi sekaligus berdiskusi bersama kelompok tani milenial di Balai Adat Desa Seludau, Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung, belum lama ini.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Zainal berdiskusi terkait permasalahan pertanian yang dirasakan saat ini. Dalam diskusi bersama petani, Gubernur mendengarkan kendala terkait ketersediaan pupuk subsidi, bibit hingga permasalahan lahan pertanian.

Baca Juga: Pemagangan Dalam Negeri Diharap Mendorong Pengembangan Skill

“Saya menerima informasi bahwa setelah haul mohon berkenan untuk bapak gubernur bisa singgah ke Desa Seludau untuk beramah-tamah dengan masyarakat petani,” imbuhnya.

Terkait kuota pupuk subsidi di Kaltara saat ini, Gubernur Zainal menyampaikan bahwa Kaltara saat ini mendapatkan kuota tambahan hanya saja keterlambatan terhadap distribusi ke petani menjadi terhambat karena lokasi distributornya tidak berada di Kaltara tetapi di Kota Balikpapan.

“Tapi saya sudah ketemu dengan PT Pupuk Indonesia yang ada di Kaltara saya sampaikan supaya penyaluran pupuk ini betul-betul terdistribusi dengan baik sampai kepada petani yang memiliki hak daripada pupuk subsidi ini,” ujarnya.

Sekitar 85 persen mata pencaharian masyarakat Desa Seludau merupakan sebagai petani, hanya saja para petani kesulitan untuk menggarap lahan dikarenakan sebagian besar merupakan kawasan konsesi milik PT Adindo Hutani Lestari.

“Saran saya kelompok tani di Desa Seludau membuat surat, lalu atas dasar itu saya kembali mengajukan kembali ke ibu Menteri LHK untuk pembebasan lahan untuk bisa dikelola masyarakat,” jelasnya.

Diakhir diskusi, Gubernur memberi wejangan motivasi agar masyarakat petani dapat terus berinovasi serta mencari segal bentuk peluang agar semakin berkembang dan dapat mewujudkan Kaltara memiliki food estate berbasis korporasi.® (dkisp)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Wali Kota Tarakan Hadiri Executive Meeting Hulu Migas, Pemkot Terima Apresiasi SKK Migas

30 October 2026 - 09:50 WITA

Wali Kota Tarakan Hadiri Executive Meeting Hulu Migas, Pemkot Terima Apresiasi SKK Migas

Wakil Bupati Malinau Buka Penyuluhan Hukum Kejati Kaltara, Perkuat Tata Kelola Pemerintah yang Berintegritas

29 October 2026 - 19:07 WITA

Wakil Bupati Malinau Buka Penyuluhan Hukum Kejati Kaltara

Bupati Wempi Sambangi Long Top, Sapa Masyarakat di Pedalaman Sungai Boh

29 October 2026 - 11:39 WITA

Bupati Wempi Sambangi Long Top

Gubernur Siapkan Anjungan Kaltara sebagai Pusat Promosi Daerah

29 October 2026 - 09:25 WITA

Gubernur Siapkan Anjungan Kaltara sebagai Pusat Promosi Daerah

Gubernur Raih Penghargaan atas Kolaborasi dalam Pengembangan Hulu Migas

29 October 2026 - 09:20 WITA

Gubernur Raih Penghargaan atas Kolaborasi dalam Pengembangan Hulu Migas

Bupati Malinau Resmikan Balai Adat Desa Data Baru dan Gereja GKII El Shadai Long Lembus

29 October 2026 - 09:17 WITA

Bupati Malinau Resmikan Balai Adat Desa Data Baru dan Gereja GKII El Shadai Long Lembus
Trending di Advertorial