Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 25 Jun 2024 17:53 WITA

Gubenur Ikuti Kick Off Penanaman Mangrove For Coastal Resilience di Provinsi Kaltara


 Gubernur Kaltara DR (HC) H Zainal A Paliwang, M.Hum mengikuti Kick Off M4CR di Desa Sengkong, Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung, Senin (24/6). Perbesar

Gubernur Kaltara DR (HC) H Zainal A Paliwang, M.Hum mengikuti Kick Off M4CR di Desa Sengkong, Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung, Senin (24/6).

TANA TIDUNG, siagasatu.co.id — Gubernur Kalimantan Utara Dr. (H.C). H. Zainal A Paliwang, M.Hum, Mengikuti Kick – Of Penanaman Mangrove For Coastal Resilience (M4CR) Provinsi Kaltara bersama Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM), Ir. Hartono M.Sc., Sestama BGRM, Dr. Ir. Ayu Dewi Utari, Lead Enviromental Specialist For Indonesia and Timor Leste and Pacific Word Bank, Franka Braun, Senior Natural Resource Management Word Bank, Ambrooise Breiner, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara, Andi Hamzah, beserta Perkopimda Kaltara maupun Kabupaten, di Desa Sengkong, Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung, Senin (24/6).

Baca Juga: Bersinergi Bersama Pemerintah, PW Muslimat NU Kaltara Gelar Penguatan Kapasitas Fasilitator Daerah

Gubernur menjelaskan bahwa bedasarkan data peta mangrove nasional tahun 2021, Indonesia memiliki mangrove yang luasnya mencapai 3,34 juta hektar.

“Kita ketahui bersama indonesia dikenal sebagai negara pemilik ekosistem mangrove terbesar di dunia, jika dihitung secara keseluruhan ekosistem mangrove dunia indonesia memiliki hampir 20% ekosistem mangrove dari total luasan mangrove global atau setara dengan 54% mangrove asia,”terangnya.

Menurutnya ada hal yang harus menjadi perhatihan bahwa setiap tahunnya ekosistem mangrove terus menurun akibat dari deforestasi, yang membuat pemerintah indonesia mengambil langkah penting dengan menmulihkan hutan mangrove yang telah terkonversi maupun terdegradasi, yakni dengan cara merehabilitasi mangrove seluas 600 ribu hektar se – Indonesia dari periode 2021-2024.

Gubernur juga mengucapkan rasa terima kasihnya dan apresiasinya atas perhatian yang diberikan kepada Badan Restorasi Gambut dan Mangrove.

“Saya mengucapkan terima kasih karena telah berperan penting untuk merangkul semua pihak, selain kementerian, pemerintah daerah, dan masyarakat, BRGM juga berkerja sama dengan mitra luar negeri melalu program dan skema pendanaan,”ujarnya.

Ia berharap pelaksanaan kick off penanaman mangrove proyek M4CR ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam manjaga dan melestarikan hutan mangrove.

“Tentunya kita berharap di masa depan mangrove di kaltara dapat direhabilitasi secara penuh dan ekosistem di dalamnya dapat terpulihkan terutama hewan – hewan penghuni mangrove yang dapat menjadi sumber mata pencarian bagi masyarakat pesisir,”tuntasnya.® (dkisp)

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Lantik 55 Anggota BPD, Bupati Nunukan Tekankan Amanah dan Transparansi Pemerintahan Desa

3 November 2026 - 08:21 WITA

Lantik 55 Anggota BPD

Bupati Wempi Tinjau Sekolah dan Sosialisasikan Bahaya Kenakalan Remaja

2 November 2026 - 17:09 WITA

Bupati Wempi Tinjau Sekolah dan Sosialisasikan Bahaya Kenakalan Remaja

Tutup Turnamen Mini Soccer, Gubernur Ajak ASN Jaga Kekompakan

2 November 2026 - 15:46 WITA

Tutup Turnamen Mini Soccer, Gubernur Ajak ASN Jaga Kekompakan

Warga Apresiasi Pembangunan Jembatan Rurum Doo, Akses Pendidikan di Krayan Timur Terbantu

2 November 2026 - 15:41 WITA

Warga Apresiasi Pembangunan Jembatan Rurum Doo, Akses Pendidikan di Krayan Timur Terbantu

Sekda Ernes Dorong Puskesmas di Malinau Tingkatkan Transparansi Pengelolaan Keuangan

2 November 2026 - 15:20 WITA

Sekda Ernes Dorong Puskesmas di Malinau

Wabup Hermanus Buka Bupati Cup 2026 di Sei Manggaris, Ajak Masyarakat Junjung Tinggi Sporti

2 November 2026 - 09:14 WITA

Wabup Hermanus Buka Bupati Cup 2026 di Sei Manggaris, Ajak Masyarakat Junjung Tinggi Sporti
Trending di Advertorial