Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 25 Jun 2024 17:38 WITA

Bersinergi Bersama Pemerintah, PW Muslimat NU Kaltara Gelar Penguatan Kapasitas Fasilitator Daerah


 Kepala Biro Kesra, H. Muhammad Rosyit menghadiri penguatan kapasitas fasilitator daerah, Selasa (25/6). Perbesar

Kepala Biro Kesra, H. Muhammad Rosyit menghadiri penguatan kapasitas fasilitator daerah, Selasa (25/6).

TANJUNG SELOR, siagasatu.co.id — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bekerja sama dengan Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat (Nahdatul Ulama) NU Kaltara menggelar kegiatan penguatan kapasitas fasilitator daerah (Fasda) provinsi dan 2 kabupaten dalam rangka pengembangan model Desa Ramah Perempuan Dan Peduli Anak (DRPPA), Selasa (25/6).

Baca Juga: DKISP Gelar Evaluasi Penyusunan Metadata Statistik Sektoral

Mewakili Gubernur Kaltara, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, H. Muh. Rosyit mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang memperjuangkan hak/perlindungan perempuan dan anak di Bumi Benuanta ini.

Pada kesempatan ini, dalam sambutannya, Rosyit mengatakan bahwa Pemprov Kaltara telah melaksanakan penandatanganan komitmen bersama sebagai bentuk mewujudkan kesetaraan gender, perlindungan perempuan dan anak, dan pemenuhan haka nak dengan dibentuknya DPPPA di 3 kabupaten/kota, yakni Malinau, KTT, dan Tarakan.

“Melihat pentingnya peran desa sebagai ujung tombak pembangunan dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan pemerintah provinsi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana telah membentuk model-model DRPPA di kabupaten dan kota,”terangnya.

Melalui kegiatan ini, Rosyit berharap agar setiap pendamping desa dapat meningkatkan pengetahuan dalam pelaksanaan DRPPA.

“Selain itu, dengan adanya DRPPA yang ada di setiap kabupaten / kota, kita bisa mencapai sasaran dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, meningkatkan kualitas pendidikan kebudayaan masyarakat, dan meningkatkan kemandirian sosial ekonomi masyarakat, agar kalimantan utara menjadi provinsi yang zero stunting,” harapnya.

Selanjutnya, Ketua PW Muslimat NU Kaltara Hj. Sumiati mengatakan dalam sambutannya, kegiatan ini bukanlah kegiatan seremonial saja. Diharapan peserta kegiatan, Sumiati berpesan bahwa organisasi ini adalah organisasi sosial keagamaan yang memiliki visi program kerjanya berpusat pada masyarakat.

Dikatakan juga, perananan PW Muslimat NU Kaltara menyempatkan menyampaikan sosialisasi dalam pengajian.

“Kemudian untuk pencegahan stunting, PW Muslimat NU juga dilibatkan dalam tim TPPS. Selain kami aktif melaksanakan sosialisasi cegah stunting, kami juga mengedukasi ibu hamil untuk menjaga kehamilannya dan memberikan makanan bergizi. Itu sudah kami lakukan karena ini sangat penting sekali,”tuntasnya.® (dkisp)

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Lantik 55 Anggota BPD, Bupati Nunukan Tekankan Amanah dan Transparansi Pemerintahan Desa

3 November 2026 - 08:21 WITA

Lantik 55 Anggota BPD

Bupati Wempi Tinjau Sekolah dan Sosialisasikan Bahaya Kenakalan Remaja

2 November 2026 - 17:09 WITA

Bupati Wempi Tinjau Sekolah dan Sosialisasikan Bahaya Kenakalan Remaja

Tutup Turnamen Mini Soccer, Gubernur Ajak ASN Jaga Kekompakan

2 November 2026 - 15:46 WITA

Tutup Turnamen Mini Soccer, Gubernur Ajak ASN Jaga Kekompakan

Warga Apresiasi Pembangunan Jembatan Rurum Doo, Akses Pendidikan di Krayan Timur Terbantu

2 November 2026 - 15:41 WITA

Warga Apresiasi Pembangunan Jembatan Rurum Doo, Akses Pendidikan di Krayan Timur Terbantu

Sekda Ernes Dorong Puskesmas di Malinau Tingkatkan Transparansi Pengelolaan Keuangan

2 November 2026 - 15:20 WITA

Sekda Ernes Dorong Puskesmas di Malinau

Wabup Hermanus Buka Bupati Cup 2026 di Sei Manggaris, Ajak Masyarakat Junjung Tinggi Sporti

2 November 2026 - 09:14 WITA

Wabup Hermanus Buka Bupati Cup 2026 di Sei Manggaris, Ajak Masyarakat Junjung Tinggi Sporti
Trending di Advertorial