Menu

Mode Gelap

Daerah · 7 Nov 2023 09:17 WITA

Pemprov Kaji 11 Faktor Rencana Penggabungan Berau ke Provinsi Kaltara


 Pemprov Kaji 11 Faktor Rencana Penggabungan Berau ke Provinsi Kaltara Perbesar

TANJUNG SELOR, siagasatu.co.id — Wacana menggaet Kabupaten Berau bergabung bersama Kalimantan Utara (Kaltara) terus dilakukan.

Keseriusan ini terpampang saat sebelumnya Tim Akedemisi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Borneo Tarakan mengunjungi Bumi Batiwakkal itu guna melakukan survei dan pengambilan data.

Bertempat di Ruang Serbaguna Lt.1 Gedung Gabungan Dinas, Gubernur Drs. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum menghadiri sekaligus membuka kegiatan Laporan Kajian Studi Kelayakan Penggabungan Kabupaten Berau ke Provinsi Kaltara.

Dasar pelaksanaan kegiatan yang digelar oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda – Litbang) Kaltara ini melihat dari 11 faktor yang akan dikaji.

Diantaranya adalah kependudukan, kemampuan ekonomi, potensi daerah, kemampuan keuangan, sosial budaya, politik, luas daerah, pertahanan, tingkat kesejahteraan, dan faktor lainnya.

“Hasil kajian ini akan memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai dampak, manfaat, serta tantangan yang mungkin dihadapi apabila penggabungan Kabupaten Berau ke Provinsi Kaltara direalisasikan. Ini memiliki makna yang sangat penting dalam konteks penyelenggaraan pemerintahan,” kata Gubernur, Senin (6/11).

Dikatakan Gubernur, mengenai pengelolaan anggaran yang masih menjadi pertimbangan. Menurutnya, bahwa mengenai anggaran daerah, provinsi tidak akan ikut campur dibagian itu. Bahkan, ia akan mendukung dan membantu optimalisasi anggaran untuk kabupaten yang akan bergabung nantinya.

Disisi lain, ia juga menjelaskan keuntungan jika Berau bergabung ke Kaltara. Hal-hal yang menyangkut administrasi akan lebih efisien apabila dilakukan di Kaltara mengingat jarak tempuh yang relatif singkat.

Diwawancarai usai kegiatan, menurut kajian dari LPPM UBT menunjukan 70 persen masyarakat Berau menginginkan bergabung bersama Kaltara.

“Memang ada satu item yang masih pro-kontra, selanjutnya masalah anggaran. Tadi saya sampaikan kalau masalah anggaran silakan urus, kita tidak otak atik. Yang penting masyarakat Berau bisa mendapat pelayanan yang cepat, prima, dan tidak memakan waktu yang lama mencapai ibu kotanya,” tuntasnya.® (dkisp)

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Wabup Hermanus Buka Turnamen Sepak Bola Lumbis, Satukan Semangat Olahraga dan Persaudaraan Perbatasan

21 August 2026 - 06:37 WITA

Wabup Hermanus Buka Turnamen Sepak Bola Lumbis, Satukan Semangat Olahraga dan Persaudaraan Perbatasan

Wagub Ajak Pelajar Kaltara Maknai Kemerdekaan Lewat Kreativitas

21 August 2026 - 06:32 WITA

Wagub Ajak Pelajar Kaltara Maknai Kemerdekaan Lewat Kreativitas

Bupati Malinau Sambut Kunjungan Kapolda Kaltara, Perkuat Sinergitas Polri dan Pemda Malinau

20 August 2026 - 18:17 WITA

Bupati Malinau Sambut Kunjungan Kapolda Kaltara

Pemkab Malinau Matangkan Irau Ke-12, Sekda Ernes Tekankan Harus Jadi Panggung Budaya dan Potensi Lokal Hingga KORMI Turut Dilibatkan

20 August 2026 - 16:18 WITA

Pemkab Malinau Matangkan Irau Ke-12

Malam di Tepian Kayan, Gubernur Ikut Gowes Bareng Ratusan Warga

20 August 2026 - 14:27 WITA

Malam di Tepian Kayan, Gubernur Ikut Gowes Bareng Ratusan Warga

Malam Ramah Mesra Nunukan–Nabawan, Pererat Persaudaraan Masyarakat Adat Rumpun Murut

20 August 2026 - 09:48 WITA

Malam Ramah Mesra Nunukan–Nabawan
Trending di Advertorial