Menu

Mode Gelap

Headline · 10 Apr 2022 15:12 WITA

Bejad, Ibu Paksa Puterinya Melayani Nafsu Ayah Tirinya Enam Kali


 SF dan IN ditahan di Polres Kuantan Singingi. Perbesar

SF dan IN ditahan di Polres Kuantan Singingi.

RIAU [siagasatu.co.id] – Seorang ibu kandung di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau tega menyuruh anak gadis kandungnya untuk melayani nafsu bejat ayah tirinya sebanyak enam kali.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Kuantan Singingi, AKP Boy Marudut Tua yang mengatakan, pelaku berinisial SF (45) sudah melakukan berulang kali.

“Pelaku yang tak lain ayah tiri korban berinisial SF itu terakhir kali melakukan aksi bejatnya pada Selasa 5 April 2022 kemarin,” ungkap Akp Boy Marudut kepada wartawan, Minggu (10/4/2022).

Diketahui korban yang masih berusia 17 tahun itu, merupakan anak kandung dari IN.

“IN dan SF ini tinggal satu rumah. Ngaku sudah menikah, tapi tidak ada surat yang mengatakan tentang pernikahan. Hanya sebatas pengakuan,” katanya.

Kejadian bermula saat pelaku SF meminta kepada IN untuk berhubungan badan, tapi Ia beralasan sedang sakit.

Ironisnya, IN yang tak lain adalah ibu kandung korban, malah menyuruh anak kandungnya untuk menggantikannya.

Mendengar hal tersebut, pelaku SF setuju untuk tidur dengan anak tirinya.

“Korban ini dipaksa oleh ibunya untuk mau berhubungan badan dengan bapak tirinya. Si korban sempat menolak, tetapi dipukul oleh ibunya, bahkan korban diancam akan diusir keluar dari rumah,” kata Boy.

Tidak hanya sekali, pelaku malah berulang kali minta tidur dengan korban. Namun sebelumnya, Ia selalu menyampaikan pada istrinya.

“Pelaku SF selalu menunjuk korban sambil mengatakan ‘bagaimana kalau itu’, lalu ibu korban jawab ‘kalau Dia mau ya pakai lah’. Kemudian pelaku mengatakan ‘sampaikan lah dulu’ dan disampaikan kepada korban,” kata Boy.

Tidak sampai di situ, kedua pelaku bahkan melarang anak-anaknya keluar rumah. Hal itulah yang membuat tetangga curiga dan akhirnya dilaporkan ke Polres pada Kamis (7/4/2022) lalu.

“Menurut pengakuan korban, sudah ada 6 kali perbuatan itu dilakukan. Semuanya dilakukan di rumah mereka, di mana anak ini sebelumnya sekolah di Pekanbaru, tapi karena ini jadi putus sekolah,” kata Boy.®

Sumber : tvonenews.com

Artikel ini telah dibaca 216 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Kolaborasi Jadi Kunci, Wakil Bupati Nunukan Buka Workshop Masyarakat Hukum Adat

7 April 2026 - 07:23 WITA

Wakil Bupati Nunukan Buka Workshop Masyarakat Hukum Adat

Peluang PPPK 2026: Alih Status Dari Paruh Waktu ke Status Tetap, Begini Mekanismenya

2 April 2026 - 15:23 WITA

Peluang PPPK 2026

Dukung Efisiensi Presiden, BKN Fokuskan Akselerasi Digitalisasi Manajemen ASN

2 April 2026 - 12:04 WITA

Dukung Efisiensi Presiden, BKN Fokuskan Akselerasi Digitalisasi Manajemen ASN

Titik Panas Mulai Muncul di Kaltim dan Kaltara, 8 Hektar Lahan Terbakar

2 April 2026 - 11:53 WITA

Titik Panas Mulai Muncul di Kaltim dan Kaltara

Bupati dan Wabup Malinau Hadiri Safari Ramadhan di Masjid Agung Darul Jalal

6 March 2026 - 21:43 WITA

Bupati dan Wabup Malinau Hadiri Safari Ramadhan di Masjid Agung Darul Jalal

Perempuan dan Anak Jadi Prioritas, Wabup Malinau Hadiri MoU Perlindungan Pasca Perceraian

29 January 2026 - 08:10 WITA

Perempuan dan Anak Jadi Prioritas, Wabup Malinau Hadiri MoU Perlindungan Pasca Perceraian
Trending di Advertorial