MALINAU, siagasatu.co.id — Pemerintah Kabupaten Malinau tengah menggenjot upaya penanganan stunting dengan meningkatkan cakupan penimbangan bayi dan balita di Posyandu.
Baca Juga: Ernes Silvanus: Kesehatan dan Masa Depan Anak-Anak Merupakan Wajah Malinau Dimasa Mendatang
Saat ini capaian bayi tertimbang di Malinau baru sekitar 40%. Padahal target nasional adalah di atas 85%. Untuk mengejar target tersebut, Pemda akan menggelar penimbangan serentak pada 3 November 2026 dalam rangka Hari Kesehatan Nasional.
“Tenaga kesehatan tidak bisa bekerja sendiri. Ini tanggung jawab bersama camat, desa, RT, hingga seluruh elemen masyarakat,” ujar perwakilan Pemda dalam rapat koordinasi.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan, ada 4 penyebab rendahnya kunjungan Posyandu, di antaranya kurangnya kesadaran ibu dan dukungan keluarga. Pemda menekankan pentingnya edukasi dan deteksi dini agar masalah tumbuh kembang balita bisa diantisipasi sebelum menjadi stunting.
Pemda mengajak seluruh masyarakat bersama TNI, Polri, dan Kejaksaan untuk mendukung gerakan penimbangan serentak demi mewujudkan generasi Malinau yang sehat dan bebas stunting.® (red)















