Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 15 Apr 2026 20:12 WITA

Gubernur Buka Konreg PDRB Kasulampua 2026, Perkuat Ekonomi Kawasan


 Gubernur Buka Konreg PDRB Kasulampua 2026, Perkuat Ekonomi Kawasan Perbesar

TANJUNG SELOR, siagasatu.co.id — Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum secara resmi membuka Konsultasi Regional (Konreg) Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua (Kasulampua) Tahun 2026 di Aula Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (15/4).

Baca Juga: Kaltara Gelar Welcome Dinner, Awali Konreg PDRB Kasulampua 2026

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur Zainal didampingi Wakil Gubernur (Wagub) Ingkong Ala, S.E., M.Si. Kegiatan ini dihadiri perwakilan dari 19 provinsi serta berbagai instansi, termasuk Bapperida Kaltara, Bank Indonesia wilayah Kaltara, dan Badan Pusat Statistik (BPS) se-Kasulampua.

Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menyampaikan bahwa kawasan Kasulampua memiliki sumber daya alam yang melimpah dan berpotensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Namun demikian, kawasan ini masih menghadapi berbagai keterbatasan, terutama dalam pemenuhan layanan dasar masyarakat dan pemerataan pembangunan antarwilayah.

“Kasulampua adalah kawasan strategis dengan peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, baik regional maupun nasional,” kata Zainal.

Ia menegaskan perlunya perumusan kebijakan bersama agar potensi tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Zainal menjelaskan bahwa Kaltara memiliki posisi strategis sebagai wilayah perbatasan sekaligus beranda depan Republik Indonesia yang berbatasan langsung dengan Sabah dan Sarawak, Malaysia.

Hal ini menjadikan Kaltara memiliki peran penting dalam aspek geopolitik dan geoekonomi nasional, dalam mendukung perekonomian nasional maupun dalam menjaga pertahanan dan kemanan negara.

Lebih lanjut, Zainal menekankan bahwa PDRB merupakan indikator utama dalam melihat struktur dan kinerja ekonomi daerah.

“Data PDRB bukan hanya untuk mengukur pertumbuhan, tapi juga dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan,” jelasnya.

Ia menambahkan, tantangan seperti ketimpangan pembangunan, keterbatasan infrastruktur, dan konektivitas masih perlu diatasi, termasuk penguatan kualitas data ekonomi.

Melalui Konreg ini, Zainal berharap terbangun kerja sama antar daerah untuk mengoptimalkan potensi unggulan, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong hilirisasi sektor strategis.® (dkisp)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Irau ke-12 Dongkrak Ekonomi Malinau, Perputaran Uang Capai Rp7,82 Miliar

26 October 2026 - 18:48 WITA

Irau ke-12 Dongkrak Ekonomi Malinau, Perputaran Uang Capai Rp7,82 Miliar

Bupati Nunukan Tekankan Percepatan Pembangunan dan Evaluasi Kinerja OPD dalam Rakordal Triwulan III 2026

26 October 2026 - 17:25 WITA

Bupati Nunukan Tekankan Percepatan Pembangunan dan Evaluasi Kinerja OPD dalam Rakordal Triwulan III 2026

HUT ke-27 Malinau, Bupati Wempi Paparkan Capaian Pembangunan dan Penguatan Ekonomi Daerah

26 October 2026 - 16:37 WITA

Bupati Wempi Paparkan Capaian Pembangunan dan Penguatan Ekonomi Daerah

Hadapi Tantangan Geografis, Kaltara Optimalkan Pelayanan MBG di Wilayah Terpencil

26 October 2026 - 14:37 WITA

Hadapi Tantangan Geografis, Kaltara Optimalkan Pelayanan MBG di Wilayah Terpencil

Sukses Gelar HUT ke-14 Provinsi Kaltara, Sekprov Apresiasi Kerja Bersama

26 October 2026 - 14:33 WITA

Sukses Gelar HUT ke-14 Provinsi Kaltara, Sekprov Apresiasi Kerja Bersama

14 Tahun Kaltara, Saatnya Bertumbuh Bersama dan Memperkuat Persaudaraan

26 October 2026 - 14:28 WITA

14 Tahun Kaltara, Saatnya Bertumbuh Bersama dan Memperkuat Persaudaraan
Trending di Advertorial