Menu

Mode Gelap

Headline · 1 Mar 2022 07:26 WITA

Taliban Mulai Penggeledahan Rumah, Memicu Ketakutan dan Kritik Diplomatik


 Pasukan Taliban mulai melakukan penggeledahan dari rumah ke rumah. Perbesar

Pasukan Taliban mulai melakukan penggeledahan dari rumah ke rumah.

KABUL [siagasatu.co.id] – Taliban telah melakukan penggeledahan rumah secara ekstensif di sekitar ibu kota Afghanistan, Senin (28/2/2022).

Menurut juru bicara Taliban, hal itu untuk mendeteksi aktivitas kriminal, tetapi beberapa diplomat Barat mengatakan penggeledahan telah menargetkan warga biasa.

Juru bicara pemerintahan Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan pencarian itu adalah bagian dari “operasi pembersihan” dan rumah-rumah hanya digerebek jika ada laporan spesifik tentang kemungkinan kegiatan kriminal.

“Operasi itu tidak terhadap sembarang orang, itu terhadap penculik, pencuri profesional dan kelompok kejahatan,” katanya pada konferensi pers pada Minggu (27/2/2022).

Dia juga mengatakan, pihak berwenang menyita senjata dalam penggerebekan, dan juga penangkapan puluhan penjahat dan enam anggota kelompok militan Negara Islam.

Sementara tujuh warga di sekitar Kabul, kepada Reuters mengatakan, pencarian itu dilakukan tanpa pandang bulu dan menyebarkan ketakutan.

Seorang penduduk di barat laut Kabul mengatakan dia dijadwalkan mendapat kunjungan Taliban pada hari Senin, yang berarti ayahnya harus tinggal di rumah setelah bekerja untuk menemani anggota keluarga perempuan.

“Kami tidak senang. Saya tidak ingin mereka masuk ke rumah kami, saya tidak ingin mereka melihat saudara perempuan saya, Saya tidak ingin mereka menggeledah lemari pakaian dan dokumen saya. Saya tidak mau, mereka mengganggu ibu Saya,” katanya.

Warga Kabul lainnya yang dikunjungi oleh pejabat Taliban mengatakan mereka tidak sopan dan tidak mengikuti tradisi melepas alas kaki saat masuk ke rumah.
“Mereka telah memasuki rumah kami dengan sepatu mereka, mereka pergi ke mana-mana,” kata orang itu.

Para duta besar untuk Uni Eropa dan Jerman juga mengkritik operasi tersebut.

“Khawatir tentang laporan penggeledahan rumah, intimidasi, kekerasan terhadap ‘penjahat’ di dalam dan sekitar Kabul,” kata Markus Potzel, duta besar Jerman untuk Afghanistan, pada hari Senin (28/2/2022).

Sejak kelompok Islam mengambil alih negara itu pada Agustus, para pengamat telah memperingatkan munculnya tanda-tanda tindakan keras terhadap perbedaan pendapat dan pembalasan terhadap mantan anggota pasukan keamanan dan aktivis.

Kekhawatiran akan keselamatan lawan vokal Taliban dan wanita terkemuka telah meningkat sejak kelompok Islam itu mengambil alih negara itu.

Badan-badan internasional menyatakan kekhawatiran atas hilangnya beberapa aktivis wanita dalam beberapa bulan terakhir.

Taliban menyangkal pembalasan yang ditargetkan dan mengatakan sedang menyelidiki laporan kekerasan dan penghilangan.

Seorang juru bicara komandan Taliban untuk Kabul mengatakan bahwa dalam “operasi militer” polisi diizinkan untuk masuk memakai sepatu, bahwa hanya polisi wanita yang akan menggeledah barang-barang wanita dan bahwa perwakilan agama dari daerah itu akan menemani polisi selama pencarian.

Mujahid mengatakan mereka akan menyelidiki setiap kasus ‘perilaku buruk’ yang dilaporkan.

Duta Besar Uni Eropa Andreas von Brandt mengatakan penggeledahan rumah harus segera dihentikan.®

Editor : Suryadi
Sumber : Reuters

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Kolaborasi Jadi Kunci, Wakil Bupati Nunukan Buka Workshop Masyarakat Hukum Adat

7 April 2026 - 07:23 WITA

Wakil Bupati Nunukan Buka Workshop Masyarakat Hukum Adat

Bupati dan Wabup Malinau Hadiri Safari Ramadhan di Masjid Agung Darul Jalal

6 March 2026 - 21:43 WITA

Bupati dan Wabup Malinau Hadiri Safari Ramadhan di Masjid Agung Darul Jalal

Perempuan dan Anak Jadi Prioritas, Wabup Malinau Hadiri MoU Perlindungan Pasca Perceraian

29 January 2026 - 08:10 WITA

Perempuan dan Anak Jadi Prioritas, Wabup Malinau Hadiri MoU Perlindungan Pasca Perceraian

Pemkab Malinau dan Kejari Teken PKS, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

18 December 2025 - 18:54 WITA

Pemkab Malinau dan Kejari Teken PKS, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Wakil Bupati Malinau Sampaikan Propemperda 2026 pada Rapat Paripurna DPRD

8 December 2025 - 12:47 WITA

Wakil Bupati Malinau Sampaikan Propemperda 2026 pada Rapat Paripurna DPRD

Bupati Malinau Luruskan Isu: Sengketa Km 19 Murni Persoalan Oknum, Bukan Konflik Suku

3 December 2025 - 18:26 WITA

Bupati Malinau Luruskan Isu
Trending di Advertorial