Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 29 Aug 2024 16:09 WITA

Kriyanusa 2024 Resmi Dimulai Hitungan Jam, Kerajinan Kaltara Laku Puluhan Juta


 KRIYANUSA: Dekranas memulai agenda pameran Kriyanusa 2024 di JCC, Rabu (28/8). Perbesar

KRIYANUSA: Dekranas memulai agenda pameran Kriyanusa 2024 di JCC, Rabu (28/8).

JAKARTA, siagasatu.co.id — Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) resmi memulai agenda pameran Kriyanusa 2024. Agenda yang mempertemukan pengrajin dari seluruh Indonesia ini, dibuka langsung oleh Ketua Dekranas, Hj. Wury Ma’ruf Amin, bertempat di Jakarta Convention Centre (JCC), Rabu (28/8).

Dalam hitungan jam beberapa kerajinan khas Kalimantan Utara laku terjual puluhan juta rupiah, oleh Dekranasda Kaltara bersama Tarakan,Tana Tidung, Nunukan dalam satu booth dan Dekranasda Malinau yang memiliki boothnya sendiri.

Sulowati salah satu perajin tas rotan dari Malinau yang produknya sudah dikenal di Indonesia mengungkapkan telah meraup kurang lebih 15 juta rupiah, beberapa jam setelah Kriyanusa 2024 dimulai.

Baca Juga: 30 Calon Penyidik PNS Kehutanan dan Lingkungan Hidup Kaltara Jalani Diklat di Lemdiklat Reserse Polri Megamendung

“Sudah untung 15 juta dalam sehari dan kegiatan ini selama enam hari. Tas Rotan paling laku, karena tahun ini temanya Kalimantan,”ujar Sulo.

Ketua Dekranas Hj. Wury Ma’ruf Amin dan Hj. Muvida Kalla juga turut membeli tas masing-masing 2 buah, manik dan kain batik juga dicari oleh para pembeli.

Semoga barang-barang dari Kaltara khususnya Malinau bisa lebih dikenal di seluruh penjuru nusantara, Indonesia,” katanya.

Sementara itu anggota Dekranasda Kaltara, Herlin Ike Meriana, ST mengatakan anyaman rotan atau placemat/nampan rotan dari Krayan, syal tenun dan tas rotan.

“Hampir 15 juta. Dengan ikon Kriyanusa tahun ini Kalimantan Timur kita juga diuntungkan karena banyak produk ya dicari di Kaltim, ada juga di Kaltara, bagaimanapun Kaltim sebagai saudara tua pasti ada kemiripan,” ulasnya.

Ciri khas Kaltara yang memiliki anyaman lebih rapi menjadi nilai tambah tersendiri. Dirinya juga optimis Kriyanusa tahun ini akan lebih menguntungkan pengrajin Kaltara terutama untuk produk yang menggunakan pewarna alam.

“Mereka suka tenun kita karena menggunakan warna alam dan juga rotan. Kunjungan dari ibu-ibu Dekranas pusat sangat antusias melihat produk sau’ng dari Tana Tidung, dan tahun lalu nampan rotan dari Krayan memperoleh penghargaan nasional,” tutupnya.

Petinggi Dekranas pusat silih berganti mengunjungi booth Kaltara dan Malinau terakhir terlihat Endang Budhi Karya serta Zara Murzandina Budi Arie yang turut melihat dan membeli kriya dari Kaltar.® (dkisp)

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Irau Malinau 2026 Digelar 20–26 Oktober, Meriahkan HUT ke-27 Kabupaten Malinau

17 October 2026 - 12:25 WITA

Irau Malinau 2026 Digelar 20–26 Oktober

Gubernur Zainal Tekankan Pentingnya Transparansi PAD

16 October 2026 - 19:41 WITA

Gubernur Zainal Tekankan Pentingnya Transparansi PAD

Gedung Laboratorium Terpadu Politeknik Negeri Nunukan (PNN) Diresmikan

16 October 2026 - 19:27 WITA

Gedung Laboratorium Terpadu Politeknik Negeri Nunukan (PNN) Diresmikan

Hadiri TEI 2026, Wagub Dorong Produk Unggulan Kaltara Tembus Pasar Internasional

15 October 2026 - 18:21 WITA

Hadiri TEI 2026, Wagub Dorong Produk Unggulan Kaltara Tembus Pasar Internasional

Wabup Jakaria Buka Sosialisasi Peningkatan Partisipasi Perempuan di Kabupaten Malinau

15 October 2026 - 18:04 WITA

Wabup Jakaria Buka Sosialisasi Peningkatan Partisipasi Perempuan di Kabupaten Malinau

Nidji Meriahkan Penutupan Paras Fest 2026, Perputaran Ekonomi Nunukan Capai Rp12,604 Miliar

15 October 2026 - 16:29 WITA

Nidji Meriahkan Penutupan Paras Fest 2026, Perputaran Ekonomi Nunukan Capai Rp12,604 Miliar
Trending di Advertorial