Menu ✖

Mode Gelap

Ekonomi · 18 Mar 2022 11:29 WITA

Satu Kontainer Minyak Goreng Tujuan Hongkong Disita Penyelidik Kejati DKI Jakarta


 Satu kontainer minyak goreng yang akan diekspor ke Hongkong disita Kejati DKI Perbesar

Satu kontainer minyak goreng yang akan diekspor ke Hongkong disita Kejati DKI

JAKARTA [siagasatu.co.id] – Satu kontainer berisi 1.835 karton minyak goreng di Jakarta International Container Terminal (JICT) I Pelabuhan Tanjung Priok disita Tim Penyelidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta, Kamis (17/03/2022).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung) Ketut Sumedana mengatakan, satu kontainer minyak goreng tersebut diduga akan diekspor ke Hong Kong.

“1.835 karton minyak goreng kemasan merek tertentu yang akan diekspor dengan melawan hukum oleh PT AMJ bersama-sama dengan perusahaan lainnya ke negara tujuan Hong Kong,” katanya.

Sumedana mengungkapkan ekspor satu kontainer minyak goreng kemasan yang akan dilakukan PT AMJ tersebut terindikasi melawan hukum karena dilakukan dengan menyalahi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kejati DKI menyampaikan kepada Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok terhadap temuan 1 unit kontainer tersebut untuk diamankan dan tidak dipindahtempatkan atau dikeluarkan dari Terminal Kontainer JICT I sampai dengan proses hukum selesai.

“Ekspor tersebut memberikan dampak kerugian perekonomian negara dengan adanya kelangkaan minyak goreng kemasan di Indonesia,” ucap dia.

Tindakan PT AMJ diperkirakan memberi keuntungan tidak sah sebesar Rp400 juta per kontainer. Dalam melakukan pengecekan lapangan, Tim Penyelidik Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok.

Tim Penyelidik Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta melakukan pemeriksaan lapangan dan permintaan keterangan kepada pihak-pihak terkait berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta tanggal 16 Maret 2022.

Surat perintah tersebut sehubungan dengan pemberantasan mafia minyak goreng yang berkualifikasi tindak pidana korupsi.

Perkara ini terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi dan perbuatan melawan hukum yang dilakukan PT AMJ dan perusahaan lainnya tahun 2021 dan 2022 dalam proses distribusi minyak goreng kemasan yang diekspor melalui Pelabuhan Tanjung Priok.

“Hal itu memberikan akibat atau dampak perekonomian negara secara langsung dengan terjadinya kelangkaan minyak goreng di Indonesia,” kata Ketut Sumedana.®

Editor : Suryadi
Sumber: CNN Indonesia

Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Wali Kota Tarakan Hadiri Pertemuan CityNet ke-46, Perkuat Kolaborasi Antarkota Asia Pasifik

5 November 2026 - 07:35 WITA

Wali Kota Tarakan Hadiri Pertemuan CityNet ke-46, Perkuat Kolaborasi Antarkota Asia Pasifik

Bea Cukai Hibahkan Barang Tangkapan Senilai Rp290,95 Juta kepada Pemkab Nunukan

31 October 2026 - 07:36 WITA

Bea Cukai Hibahkan Barang Tangkapan Senilai Rp290,95 Juta kepada Pemkab Nunukan

Wakil Bupati Malinau Buka Penyuluhan Hukum Kejati Kaltara, Perkuat Tata Kelola Pemerintah yang Berintegritas

29 October 2026 - 19:07 WITA

Wakil Bupati Malinau Buka Penyuluhan Hukum Kejati Kaltara

Irau ke-12 Malinau Resmi Ditutup, Perputaran Uang Tembus Rp9,94 Miliar

27 October 2026 - 13:42 WITA

Irau ke-12 Malinau Resmi Ditutup, Perputaran Uang Tembus Rp9,94 Miliar

Irau ke-12 Dongkrak Ekonomi Malinau, Perputaran Uang Capai Rp7,82 Miliar

26 October 2026 - 18:48 WITA

Irau ke-12 Dongkrak Ekonomi Malinau, Perputaran Uang Capai Rp7,82 Miliar

Dari Promosi hingga Penjualan, Irau Malinau Jadi Peluang bagi UMKM Lokal Berkembang

26 October 2026 - 11:06 WITA

Dari Promosi hingga Penjualan, Irau Malinau Jadi Peluang bagi UMKM Lokal Berkembang
Trending di Advertorial