Menu

Mode Gelap

Headline · 4 Oct 2022 10:29 WITA

Panglima TNI akan Pidanakan Anggota TNI yang Lakukan Kekerasan di Stadion Kanjuruhan


 Sikap Tegas Panglima Jenderal TNI Andika. Kanal YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa ©2022 siagasatu.co.id Perbesar

Sikap Tegas Panglima Jenderal TNI Andika. Kanal YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa ©2022 siagasatu.co.id

JAKARTA [siagasatu.co.id] – Panglima Jenderal TNI Andika perkasa tidak segan mempidankan anak buahnya yang terbukti melakukan tindak kekerasan terhadap suporter Arema FC di stadion Kanjuruhan, Malang Sabtu, 1 Oktober 2022.

Apa yang dilakukan Jenderal Andika Perkasa sejalan dengan beredarnya Vidio di media sosial yang viral memperlihatkan tindak kekerasan yang dilakukan oleh aparat berseragam TNI terhadap suporter Arema FC.

Dalam aksi kerusuhan tersebut, terekam seorang anggota TNI yang menendang seorang penonton dari arah belakang.

Menanggapi hal itu, Andika dalam rapat koordinasi khusus di Gedung Kemenpolhukam Senin, 3 Oktober 2022 menegaskan bahwa sejauh ini pihaknya telah melakukan investigasi sekaligus proses hukum.

Menurutnya, tindakan kekerasan yang dilakukan aparat berseragam TNI tersebut sangat berlebihan karena diluar batas kewenangan.

“Jadi kalau KUHP Militer pasal 126 sudah kena, belum lagi KUHP-nya. Jadi kami tidak akan mengarah pada disiplin, tetapi pidana. Karena memang itu sudah sangat berlebihan,” ujar Andika.

Mengenai proses hukum, Andika menekankan akan dilaksanakan secara langsung oleh Mabes TNI. Andika juga berjanji akan segera menuntaskannya hingga Selasa sore.

“Kami juga sambil menunggu nih apabila ada video-video lain yang bisa dikirim ke kami, siapa tahu ada penonton yang saat itu juga mengambil video yang bisa menjadi bahan melengkapi investigasi dan proses hukum kami,” katanya.

Sejauh ini, Andika juga akan segera menindaklanjuti video-video yang tersebar di media sosial.

Ia mengerahkan pihaknya mengumpulkan dan melakukan investigasi dari video-video yang beredar di media sosial tersebut.

“Karena memang tidak boleh terjadi lagi, dan bukan tugas mereka untuk melakukan yang terlihat di video itu,” ujarnya.

Mahmud MD dalam keterangannya juga sejauh ini mengatakan dengan menetapkan tersangka merupakan langkah jangka pendek mengungkap tragedi Kanjuruhan tersebut.

Tepat hari ini, pemerintah Indonesia akan membetuk Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPI).

Nantinya, tim untuk mengungkap tragedi Kanjuruhan ini akan dipimpin langsung oleh Menko Polhukam.

Untuk anggotanya, akan ditetapkan dalam 24 jam kedepan dari berbagai pihak dan elemen.

Itu dia tindakan tegas Jenderal Andika Perkasa yang akan pidanakan anggota TNI yang lakukan tindakan kekerasan di Stadion Kanjuruhan Malang.®

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Mendag Pastikan HET Minyak Goreng Rp14.000/Liter selama Ramadan dan Idulfitri 2024

14 March 2024 - 17:08 WITA

Mendag Pastikan HET Minyak Goreng

Jenasah Korban Jatuhnya Pesawat Smart Air Dipulangkan ke Kampung Halaman

11 March 2024 - 12:25 WITA

Jenasah Korban Jatuhnya Pesawat Smart Air Dipulangkan ke Kampung Halaman

MUI: Penetapan Awal Ramadhan Berbeda, Lebaran Tetap Harus Bersatu dan Meriah

11 March 2024 - 09:19 WITA

MUI

Belum Ditemukan, Pencarian Pesawat Kargo Smart Air yang Hilang Kontak Dilanjutkan Besok

8 March 2024 - 22:05 WITA

Belum Ditemukan, Pencarian Pesawat Kargo Smart Air yang Hilang Kontak Dilanjutkan Besok

Pesawat Smart Air Rute Tarakan-Krayan Hilang Kontak

8 March 2024 - 15:42 WITA

Pesawat Smart Air Rute Tarakan-Krayan Hilang Kontak

Presiden Jokowi Lantik Hadi Tjahjanto dan AHY Jadi Menteri

21 February 2024 - 16:32 WITA

Presiden Jokowi Lantik Hadi Tjahjanto dan AHY Jadi Menteri
Trending di Nasional