Menu

Mode Gelap

Headline · 8 Feb 2023 15:46 WITA

Nasib Pilot dan Penumpang Pesawat Susi Air Belum Diketahui


 Nasib Pilot dan Penumpang Pesawat Susi Air Belum Diketahui Perbesar

JAKARTA [siagasatu.co.id] – Hingga saat ini keberadaan pilot dan penumpang pesawat Susi Air PK-BVY belum diketahui nasibnya.

Informasi tersebut disampaikan Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/2/2023).

Adita menjelaskan, Ditjen Perhubungan Udara melalui Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah X Merauke terus berkoordinasi dan memonitor perkembangan kasus penyerangan pesawat yang terjadi di Lapangan Terbang (Lapter) Paro, Papua tersebut.

“Lapangan terbang Paro masih ditutup sementara, mengingat posisi pesawat yang rusak berada di tengah-tengah lapangan terbang, sehingga tidak memungkinkan operasional penerbangan ke atau dari Paro,” kata Adita .

Ditjen Perhubungan Udara, lanjutnya, juga meminta supaya pihak terkait meningkatkan keamanan penyelenggara bandara dan selalu berkoordinasi dengan pihak keamanan setempat.

Selain itu, kewaspadaan juga mesti ditingkatkan dengan melakukan pemeriksaan seperti izin masuk terhadap orang sebelum masuk ke daerah keamanan terbatas bandar udara.

Kementerian Perhubungan juga meminta agar pemeriksaan terhadap penumpang dilakukan lebih intensif, dengan memeriksa boarding pass dan mencocokkan identitas diri, serta memeriksa barang bawaan.

“Untuk seluruh lapangan terbang yang berada di Kabupaten Nduga, Papua, yang selama ini dikelola Pemda kami imbau agar selektif dan selalu berkoordinasi dengan pihak keamanan dalam hal pemberian izin terbang,” kata Adita.

Adapun laporan awal ihwal insiden yang menimpa pesawat Susi Air tersebut diterima Direktorat Jenderal Perhubungan Udara pada Selasa, 7 Februari 2022, pukul 06.17 WIT.

Berdasarkan laporan, kata Adita, pesawat PK-BVY rute penerbangan perintis Timika – Paro take off normal dari Bandara Timika pukul 05.30 WIT. Kemudian landing pukul 06.17 WIT di Lapangan Terbang Paro.

Setelah beberapa jam, pihak Station Susi Air di Timika mendapat info dari Polres Kabupaten Nduga bahwa pesawat dirusak.

Sementara Kuasa hukum Susi Air, Donal Fariz, mengatakan pesawat itu terbang dengan membawa lima penumpang dan barang bawaan dengan total muatan 452 kilogram. Menurut dia, setelah dua jam mengalami hilang kontak Susi Air mendapati ELT pesawat dalam posisi aktif pukul 09.12 WIT.

Perusahaan kemudian mengirimkan pesawat lain mengecek posisi pesawat dan kemudian ditemukan dalam kondisi terbakar di runway.

“Dugaan sementara terbakarnya pesawat bukan karena gangguan teknis. Hal ini disebabkan karena pesawat mendarat dan parkir dengan aman,” kata Donal, Selasa, 7 Februari 2023.®

Artikel ini telah dibaca 62 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Peluang PPPK 2026: Alih Status Dari Paruh Waktu ke Status Tetap, Begini Mekanismenya

2 April 2026 - 15:23 WITA

Peluang PPPK 2026

Dukung Efisiensi Presiden, BKN Fokuskan Akselerasi Digitalisasi Manajemen ASN

2 April 2026 - 12:04 WITA

Dukung Efisiensi Presiden, BKN Fokuskan Akselerasi Digitalisasi Manajemen ASN

Titik Panas Mulai Muncul di Kaltim dan Kaltara, 8 Hektar Lahan Terbakar

2 April 2026 - 11:53 WITA

Titik Panas Mulai Muncul di Kaltim dan Kaltara

Bupati dan Wabup Malinau Hadiri Safari Ramadhan di Masjid Agung Darul Jalal

6 March 2026 - 21:43 WITA

Bupati dan Wabup Malinau Hadiri Safari Ramadhan di Masjid Agung Darul Jalal

Dihadiri Ketua Umum PGRI, Malinau Tuan Rumah Upacara HUT ke-80 PGRI dan HGN 2025

17 December 2025 - 09:18 WITA

Dihadiri Ketua Umum PGRI, Malinau Tuan Rumah Upacara HUT ke-80 PGRI dan HGN 2025

Malinau Jadi Pusat Perhatian Nasional, Ketua Umum PGRI Hadir Dorong Inovasi Pendidikan

17 December 2025 - 08:07 WITA

Malinau Jadi Pusat Perhatian Nasional
Trending di Advertorial