Menu

Mode Gelap

Advertorial · 8 Aug 2022 16:11 WITA

Nakes jadi Sasaran Utama Booster Kedua


 VAKSINASI : Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum mengikuti rangkaian vaksinasi di Tanjung Selor beberapa waktu lalu. Perbesar

VAKSINASI : Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum mengikuti rangkaian vaksinasi di Tanjung Selor beberapa waktu lalu.

TANJUNG SELOR [siagasatu.co.id] – Secara nasional, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis IV atau booster kedua telah dimulai pada Jum’at (29/7/2022) lalu. Namun, untuk di Kalimantan Utara (Kaltara) hingga kini masih proses persiapan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara, Usman mengatakan, untuk tahap awal, booster kedua ini ditujukan untuk tenaga kesehatan (nakes). Sementara untuk sasaran lainnya belum diinstruksikan untuk dilakukan booster kedua.

“Saat ini kita masih mendata mengenai SDM kesehatan mana saja yang booster sebelumnya menggunakan vaksin Moderna. Karena SDM kesehatan kita kemarin itu banyak yang booster pakai Moderna,” ujar Usman, belum lama ini.

Pada pelaksanaannya, orang yang booster-nya menggunakan vaksin Moderna, itu harus melakukan booster kedua dengan vaksin Moderna juga. Ini sudah ditetapkan berdasarkan petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan vaksinasi.

“Untuk SDM kesehatan, kita di Kaltara ini hampir 90 persen melakukan booster menggunakan Moderna. Nah, ini harus kita lanjutkan (booster kedua) dengan Moderna juga,” jelas Usman.

Perlunya dilakukan pendataan, karena stok vaksin Moderna di Kaltara saat ini masih sangat terbatas. Tapi, persiapan ini juga sudah dikoordinasikan ke kabupaten/kota agar mereka melaporkan jumlah SDM kesehatan yang ada.

“Ini untuk kebutuhan penyiapan vaksin Moderna. Kalau yang booster pakai vaksin lain, itu bisa pakai Pfizer atau yang lain untuk booster keduanya,” sebut Usman.

Berbicara soal pelaksanaan booster kedua ini, Usman menegaskan dalam hal ini bukan bicara soal wajib atau tidak. Tapi lebih kepada karena ini merupakan instruksi dari pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Ini merupakan bentuk upaya untuk memberikan perlindungan kepada tenaga kesehatan, khususnya di Kaltara ini,” tuturnya.

Menurutnya, ini akan sama polanya dengan yang sebelum-sebelumnya, yakni SDM kesehatan dulu yang diutamakan, kemudian baru disusul dengan sasaran lainnya. Kenapa? Karena SDM kesehatan ini merupakan kelompok yang paling berisiko terpapar penyakit, salah satunya Covid-19.

“Maka mereka yang terlebih dahulu perlu dilindungi,” sebutnya.

Usman memperkirakan, pendataan sasaran booster kedua dengan vaksin Moderna ini diupayakan dapat secepatnya selesai. Pastinya, data ini akan diminta lagi oleh pihaknya ke kabupaten/kota, karena sebelumnya sudah disurati juga terkait hal ini.® (dkisp-adv)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Bantuan Perikanan Berbuah Panen Perdana, Wabup Jakaria Optimis Perikanan Jadi Andalan Ekonomi Malinau

4 September 2026 - 12:25 WITA

Bantuan Perikanan Berbuah Panen Perdana, Wabup Jakaria Optimis Perikanan Jadi Andalan Ekonomi Malinau

Kaltara Raih Penghargaan Terbaik II Akses Pendidikan

4 September 2026 - 10:40 WITA

Kaltara Raih Penghargaan Terbaik II Akses Pendidikan

Pemda Malinau Kejar Target 85% Bayi Tertimbang, Gelar Penimbangan Serentak November

3 September 2026 - 21:24 WITA

Pemda Malinau Kejar Target 85% Bayi Tertimbang, Gelar Penimbangan Serentak November

Potensi Energi Besar, Kaltara Dorong Pemerataan Akses Listrik

3 September 2026 - 16:27 WITA

Potensi Energi Besar, Kaltara Dorong Pemerataan Akses Listrik

Optimalkan PAD, Gubernur Terbitkan Surat Edaran Penggunaan Produk dan Jasa Lokal

3 September 2026 - 16:15 WITA

Optimalkan PAD, Gubernur Terbitkan Surat Edaran Penggunaan Produk dan Jasa Lokal

Ernes Silvanus: Kesehatan dan Masa Depan Anak-Anak Merupakan Wajah Malinau Dimasa Mendatang

3 September 2026 - 15:08 WITA

Kesehatan dan Masa Depan Anak-Anak Merupakan Wajah Malinau Dimasa Mendatang
Trending di Advertorial