Menu

Mode Gelap

Advertorial · 3 Dec 2025 18:34 WITA

Kajian Tanggap Darurat PLTA Mentarang Dimulai, Pemkab Tekankan Transparansi Komunikasi


 Kajian Tanggap Darurat PLTA Mentarang Dimulai, Pemkab Tekankan Transparansi Komunikasi Perbesar

MALINAU, siagasatu.co.id — Pemerintah Kabupaten Malinau bersama PT Kayan Hydropower Nusantara (KHN) menggelar rapat koordinasi persiapan implementasi Studi Rencana Tanggap Darurat (RTD) Bendungan PLTA Mentarang Induk 1.375 MW di ruang rapat Sekda Malinau, Rabu (3/12/2025).

Kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari amanat Peraturan Menteri PUPR Nomor 27/PRT/M/2015 yang mewajibkan setiap pengelola bendungan menyiapkan dokumen rencana tanggap darurat.

Baca Juga: Bupati Malinau Luruskan Isu: Sengketa Km 19 Murni Persoalan Oknum, Bukan Konflik Suku

Dalam kesempatan tersebut, PT KHN selaku pengelola bendungan menunjuk PT Aditya Engineering Consultant sebagai konsultan pelaksana studi RTD. Dokumen ini akan menjadi acuan tindakan saat terjadi kondisi darurat di bendungan maupun di wilayah hilir.

Sekda Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., yang memimpin rapat menegaskan bahwa penyusunan dokumen ini harus memperhatikan kondisi riil masyarakat, terutama yang berpotensi terdampak.

Ia menekankan pentingnya pengumpulan data yang akurat, terutama terkait sumber air, vegetasi yang tergenang, hingga potensi timbulnya aroma akibat pembusukan material organik saat kawasan mulai terendam.

Menurutnya, aspek-aspek tersebut tidak bisa diabaikan karena akan berdampak jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat.
Sekda juga menyoroti pentingnya komunikasi yang baik antara pihak perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Ia mengingatkan agar setiap kegiatan, termasuk mobilisasi alat dan survei lapangan, selalu dikoordinasikan dengan pemerintah kecamatan dan perangkat daerah terkait.

Ia mencontohkan sejumlah kesalahpahaman yang terjadi sebelumnya hanya karena minimnya komunikasi antar pihak.

“Kalau komunikasi tidak dibangun, nanti pemerintah seolah-olah hanya mau mencari salah. Padahal ujungnya pemerintah juga yang harus memberikan penjelasan kepada masyarakat. Jadi ini harus diperbaiki,” tegasnya.

Dalam rapat itu, Sekda meminta agar dokumen rencana tanggap darurat yang disusun nantinya juga disampaikan kepada Pemkab Malinau sebagai bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan daerah, terutama yang beririsan dengan program pembangunan.

Ia juga menekankan perlunya pemahaman karakter sosial masyarakat, mengingat setiap wilayah memiliki budaya, perilaku, dan pendekatan yang berbeda.

Sekda berharap semua pihak dapat bekerja sama dan memberikan kontribusi positif bagi penyusunan rencana tanggap darurat, termasuk jika dibutuhkan pendapat atau masukan dari pemerintah daerah.® (HS)

 

“Teruslah Bersemangat dan Bekerjasama”
“Saya Ada Untuk Semua”
“Bersama Kita Pasti Bisa”
“Salam Harmonis Untuk Kita Semua”

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Kaltara Raih Predikat Provinsi Teraman Kedua, Gubernur Ajak Jaga Kebersamaan

2 July 2026 - 16:04 WITA

Kaltara Raih Predikat Provinsi Teraman Kedua, Gubernur Ajak Jaga Kebersamaan

Sekda Monitoring Arena 2 MTQ Kaltara, Pastikan Pelaksanaan Berjalan Lancar

1 July 2026 - 18:15 WITA

Sekda Monitoring Arena 2 MTQ Kaltara, Pastikan Pelaksanaan Berjalan Lancar

Sekprov Pacu Perangkat Daerah Rebut Peluang DAK 2027 untuk Percepat Pembangunan Kaltara

1 July 2026 - 15:43 WITA

Sekprov Pacu Perangkat Daerah Rebut Peluang DAK 2027 untuk Percepat Pembangunan Kaltara

Wagub Perkuat Sinergi Kaltara-Kaltim untuk Akselerasi Konektivitas Perbatasan

1 July 2026 - 13:51 WITA

Wagub Perkuat Sinergi Kaltara-Kaltim untuk Akselerasi Konektivitas Perbatasan

Hari Bhayangkara ke-80, Bupati Wempi Apresiasi Peran Polri Jaga Stabilitas Malinau

1 July 2026 - 12:23 WITA

Hari Bhayangkara ke-80, Bupati Wempi Apresiasi Peran Polri Jaga Stabilitas Malinau

Bupati Nunukan dan Ketua TP PKK Tinjau Gelar Produk UMKM/UP2K PKK, Dorong Produk Lokal Naik Kelas

1 July 2026 - 12:01 WITA

Bupati Nunukan dan Ketua TP PKK Tinjau Gelar Produk UMKM/UP2K PKK, Dorong Produk Lokal Naik Kelas
Trending di Advertorial