Menu

Mode Gelap

Daerah · 2 Mar 2022 15:48 WITA

Jalan ke Sepunggur Mirip Kubangan di Sawah, Diperbaiki Jelang Pilkada Lalu


 Akses jalan keluar masuk area transmigrasi Sepunggur Perbesar

Akses jalan keluar masuk area transmigrasi Sepunggur

TANJUNG SELOR, [siagasatu.co.id] – Setiap hujan mengguyur, wilayah transmigrasi di daerah Sepunggur yang letaknya hanya beberapa kilometer dari ibukota Kaltara, Tanjung Selor, sepertinya langsung terisolir.

Pasalnya, satu-satunya akses jalan sebagai pintu keluar masuk daerah ini tak lagi layak dilalui, tampak seperti kubangan kerbau, Selasa (1/3/2022).

Marwoto (38), transmigran asal pulau Jawa yang ditempatkan di daerah Sepunggur beberapa tahun lalu, mengaku sangat kesulitan menembus akses jalan, menjual hasil tanaman sayuran ke Tanjung Selor.

“Kalau abis hujan, bukan main perjuangan motor untuk bisa lewat jalan itu. Jalanan seperti sawah yang habis dibajak gitu,” ungkapnya.

Nekat menembus jalan untuk menjual sayurannya ke Tanjung Selor, Marwoto mengaku telah terbanting empat kali dari sepeda motornya.

“Sudah empat kali terbanting ini, sayuran jadi remek, motor juga untung masih bisa hidup lagi,” keluhnya.

Marwoto berharap uluran perhatian dari pemerintah agar akses jalan ke sepunggur bisa dilewati.

“Tak perlu bagus-bagus lah, yang penting kami masih bisa lewat tanpa harus menderita seperti ini,” harapnya.

Hal senada diungkap Sumiati (56), pemilik warung di daerah Selimau.

Dia mengaku kasihan dengan warga Sepunggur yang sangat sulit mengakses jalannya.

“Kasihan mereka kalau habis hujan, gak mungkin bisa keluar lagi. Mesti menunggu jalan agak kering bsaru bisa lewat, itupun lumayan berat karena jalan memang sudah lama rusak,” terangnya.

Sumiati juga khawatir dengan putrinya yang Senin (28/2) kemarin berkunjung ke kerabatnya di Sepunggur, hingga kini belum bisa keluar karena turun hujan yang membuat akses jalan mustahil dilewati.

“Putri Saya di Sepunggur sudah dua hari belum bisa keluar. Tunggu panas, jalan agak kering baru Dia bisa keluar,” katanya.

Saat Pilakda lalu, kata Sumiati, jalan sempat diperbaiki dengan alat berat sehingga lumayan bisa dilalui warga Sepunggur.

“Saat menjelang Pilkada saja jalan diperbaiki. Cuma diratakan saja, masih tetap jalan tanah, jadi setelah hujan beberapa kali jalan kembali hancur lebur,” ungkapnya.

Akses jalan di Sepunggur dikabarkan masih belum bisa diperbaiki pihak pemerintah daerah karena masih merupakan aset jalan pihak kementerian dan belum diserahkan ke daerah.

Hal ini, masih belum terkonfirmasi ke pihak pemerintah daerah.®

Reporter : Nasir

 

 

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Kaltara Tergolong Aman, Mendagri Terbitkan Surat Edaran

10 September 2026 - 11:44 WITA

Kaltara Tergolong Aman, Mendagri Terbitkan Surat Edaran

Tiga Wilayah di Kaltara Masuk Dalam Perluasan Piloting Digitalisasi Bansos

9 September 2026 - 22:17 WITA

Tiga Wilayah di Kaltara Masuk Dalam Perluasan Piloting Digitalisasi Bansos

Pemda Malinau Gerakkan Kembali Ssikambling, Tekankan Sinergi Jaga Ketertiban dan Keamanan Wilayah di Malinau

9 September 2026 - 11:03 WITA

Pemda Malinau Gerakkan Kembali Ssikambling, Tekankan Sinergi Jaga Ketertiban dan Keamanan Wilayah di Malinau

Gubernur Ajak Muslimat NU Perkuat Pendidikan Generasi Muda

9 September 2026 - 08:22 WITA

Gubernur Ajak Muslimat NU Perkuat Pendidikan Generasi Muda

Misi Dagang Kaltara-Jatim Catat Transaksi Lebih dari Rp 2 Triliun

9 September 2026 - 08:15 WITA

Misi Dagang Kaltara-Jatim Catat Transaksi Lebih dari Rp 2 Triliun

Rapat RDTR Perkotaan Malinau, Pemda Tekankan Konsistensi Tata Ruang dan Cegah Alih Fungsi Lahan

8 September 2026 - 20:45 WITA

Rapat RDTR Perkotaan Malinau, Pemda Tekankan Konsistensi Tata Ruang dan Cegah Alih Fungsi Lahan
Trending di Advertorial