Menu

Mode Gelap

Advertorial · 27 Aug 2025 07:33 WITA

Gubernur Beri Jawaban Pandangan Umum Fraksi Atas Ranperda APBD Perubahan Kaltara 2025


 Gubernur Beri Jawaban Pandangan Umum Fraksi Atas Ranperda APBD Perubahan Kaltara 2025 Perbesar

TANJUNG SELOR, siagasatu.co.id — Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum menyampaikan jawaban Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025, dalam Rapat Paripurna ke-29 DPRD Provinsi Kaltara, Selasa (26/8).

Sidang Paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Provinsi Kaltara H. Achmad Djufrie, SE., MM., didampingi Wakil Ketua DPRD Provinsi Kaltara H. Muhammad Nasir, SE., MM merupakan rangkaian setelah penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi di hari yang sama.

Baca Juga: Penuhi Hak Disabilitas, Pemprov Gelar Lokakarya Pelaksanaan Perda Kaltara Nomor 17 Tahun 2024

Gubernur Zainal menuturkan pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak hanya bergantung pada retribusi dan pajak, tetapi mengedepankan pemberdayaan ekonomi rakyat dan sektor produktif berbasis UMKM, serta optimalisasi pengelolaan PAD secara efektif dan efisien.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara tetap berkomitmen dalam pemenuhan belanja Mandatory Spending sesuai amanat Undang-Undang, pemenuhan belanja pendidikan 20 persen, pemenuhan belanja infrastruktur 40 persen, dan belanja pengawasan sebesar 0,9 persen,” kata Gubernur Zainal.

Pemprov Kaltara dinilai tanggap terhadap perubahan APBD dengan mengedepankan langkah yang tepat, hati-hati, dan berdasarkan alasan yang kuat. Untuk itu, pandangan ini sejalan dengan filosofi Pemprov Kaltara dalam merancang kebijakan keuangan.

Gubernur menegaskan Pemprov Kaltara sangat mendukung prinsip Spending Better atau belanja yang lebih baik yang tercermin dari penurunan total belanja sebesar 5,39 persen atau Rp480,10 miliar.

Terangnya, dukungan fraksi terhadap peningkatan alokasi belanja tidak terduga (BTT) dari Rp25 miliar menjadi Rp41,74 miliar. Pemprov Kaltara menunjukkan kesiapan dalam menghadapi ketidakpastian dan situasi darurat.

“Kami sepakat bahwa perubahan APBD ini akan tetap berpedoman pada tema kebijakan keuangan nasional akselerasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan serta visi Indonesia Emas 2045,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Gubernur Zainal berharap sinergi yang telah dibangun dan terjalin dengan baik antara lembaga eksekutif dan legislatif dapat terus dijaga serta diperkuat.

“Mari kita bersama-sama melanjutkan pembahasan rancangan ini dengan semangat kebersamaan demi kemaslahatan seluruh rakyat Kaltara,” pungkasnya.® (dkisp)

 

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Bunda PAUD Nunukan Luncurkan SIBUNDA dan GESIT, Perkuat Layanan Inklusif

2 September 2026 - 09:03 WITA

Bunda PAUD Nunukan Luncurkan SIBUNDA dan GESIT, Perkuat Layanan Inklusif

Wabup Malinau Sambut Pangdam VI/Mulawarman, Dorong Perhatian Untuk Wilayah Perbatasan

2 September 2026 - 08:51 WITA

Wabup Malinau Sambut Pangdam VIMulawarman, Dorong Perhatian Untuk Wilayah Perbatasan

Wabup Jakaria Sambut Kedatangan Pangdam VI/Mulawarman di Bumi Intimung

1 September 2026 - 17:05 WITA

Wabup Jakaria Sambut Kedatangan Pangdam VIMulawarman di Bumi Intimung

Sekda Malinau Imbau Warga Waspadai Kabut Asap, Pemkab Siapkan 2.200 Kotak Masker

1 September 2026 - 16:56 WITA

Sekda Malinau Imbau Warga Waspadai Kabut Asap

Wagub Dorong Pengkajian Pajak dan Retribusi untuk Perkuat PAD Kaltara

1 September 2026 - 16:12 WITA

Wagub Dorong Pengkajian Pajak dan Retribusi untuk Perkuat PAD Kaltara

DKISP Kaltara Perkuat Kompetensi Digital ASN dan Tenaga Pendidik melalui Sertifikasi Ruijie

1 September 2026 - 16:04 WITA

DKISP Kaltara Perkuat Kompetensi Digital ASN dan Tenaga Pendidik melalui Sertifikasi Ruijie
Trending di Advertorial