Menu

Mode Gelap

Advertorial · 28 Jun 2022 08:43 WITA

Capaian IDM Kaltara, 39 Desa Dikategorikan Mandiri Desa Berkembang Mencapai 44,97 Persen


 Capaian IDM Kaltara, 39 Desa Dikategorikan Mandiri Desa Berkembang Mencapai 44,97 Persen Perbesar

TANJUNG SELOR [siagasatu.co.id] – Sebanyak 39 desa dikategorikan mandiri pada tahun ini. Pencapaian ini berdasarkan hasil pemutakhiran data Indeks Desa Membangun (IDM) Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2022.

Jika dibandingkan dengan tahun lalu jumlah desa mandiri bertambah 8 desa. Sedangkan desa tertinggal berkurang 54 desa dibandingkan tahun lalu yakni menjadi 140 desa.

Selanjutnya, untuk desa kategori maju pada tahun ini bertambah 18 desa. Di mana tahun sebelumnya hanya 47 desa. Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum menyebut pencapaian yang cukup signifikan pada desa kategori berkembang, di mana terjadi penambahan 32 desa dibanding tahun lalu menjadi 201 desa atau 44,97 persen.

“Alhamdulillah, atas capaian ini saya mengapresiasi kinerja organisasi perangkat daerah terkait. Hal ini sesuai dengan visi dan misi yang kita kerjakan saat ini yaitu Membangun Desa, Menata Kota,” jelas gubernur, Senin (27/6/2022).

Gubernur mengungkapkan, IDM adalah indeks komposit yang dibentuk dari Indeks Ketahanan Sosial (IKS), Indeks Ketahanan Ekonomi (IKE) dan Indeks Ketahanan Ekologi Desa (IKED).

“Karena itu, Saya menghimbau agar perangkat terkait dapat bekerja maksimal, sehingga target yang telah ditetapkan dapat tercapai,” kata gubernur.

Ia menjelaskan bahwa IDM disusun untuk mendukung pemerintah dalam menangani pengentasan desa tertinggal menjadi desa mandiri. Sejak 2016 hingga tahun 2022, progress IDM di Kaltara mengalami kemajuan yang signifikan.

“Dengan kata lain, tahun ini Pemprov Kaltara masih harus menangani 140 desa kategori tertinggal. Dan dua desa dengan kategori sangat tertinggal. Ini menjadi tugas kita bersama, dan Saya kira seluruh stakeholder harus terlibat,” jelasnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kaltara, Edy Suharto menegaskan bahwa kemajuan desa tidak hanya dilihat dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Desa, melainkan dari fasilitas dan pelayanan yang baik di masyarakat desa.

Sekprov Kaltara Dr H Suriansyah mengapresiasi para stakeholder terkait. Hal ini dapat menjadi referensi dan memberikan perhatian lebih terhadap dua desa dengan status sangat tertinggal.

“Jadi membangun desa ini sesuai dengan apa yang diusahakan oleh Bapak Presiden dan Gubernur Kaltara, oleh karena itu saya berharap kita semua dapat bersinergi dan ikut serta dalam mendukung pengembangan desa,” ujar Sekprov.® (dkisp-adv)

Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Demi Malinau Aman dan Kondusif, TIMPORA Pengawasan Orang Asing Untuk Menjaga Keamanan dan Iklim Investasi di Malinau

17 June 2026 - 14:39 WITA

Demi Malinau Aman dan Kondusif

Pemprov Tuntaskan Legalitas Lahan BPVP, Pembangunan Pusat Pelatihan Vokasi Segera Dimulai

17 June 2026 - 14:23 WITA

Pemprov Tuntaskan Legalitas Lahan BPVP, Pembangunan Pusat Pelatihan Vokasi Segera Dimulai

Plh Sekda Malinau Pimpin Apel Korpri dan Ajak Seluruh Elemen Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

17 June 2026 - 10:15 WITA

Plh Sekda Malinau Pimpin Apel Korpri dan Ajak Seluruh Elemen Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Dilepas Bupati Nunukan, Kontingen Pesparawi Nunukan Siap Berlaga di Pesparawi Nasional XIV di Manokwari

15 June 2026 - 16:08 WITA

Dilepas Bupati Nunukan, Kontingen Pesparawi Nunukan Siap Berlaga di Pesparawi Nasional XIV di Manokwari

Bupati Wempi Mawa Lepas Kontingen Malinau Ikut Penas XVII 2026 di Gorontalo

15 June 2026 - 15:46 WITA

Bupati Wempi Mawa Lepas Kontingen Malinau Ikut Penas XVII 2026 di Gorontalo

Jaga Kekompakan dan Kinerja, Pesan Sekprov Denny untuk ASN Kaltara

15 June 2026 - 15:27 WITA

Jaga Kekompakan dan Kinerja, Pesan Sekprov Denny untuk ASN Kaltara
Trending di Advertorial