MALINAU, siagasatu.co.id — Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malinau, Lawing Liban, S.Sos., M.Si., menghadiri sekaligus menutup Pekan Pemuda Daerah Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Sungai Malinau II Tahun 2026 di Lapangan Sepak Bola Tanjung Nanga, Kecamatan Malinau Selatan Hulu, Jumat (26/6/2026).
Baca Juga: lepas Khafilah Kabupaten Malinau, Wabup Malinau Sampaikan Pesan Ini
Kegiatan yang mengusung tema “Rise & Impact (Bangkit dan Berdampak)” tersebut menjadi momentum untuk membangkitkan semangat generasi muda agar mampu memberikan dampak positif bagi gereja, masyarakat, dan daerah.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, Lawing Liban menyampaikan apresiasi kepada panitia, pembina, pendeta, dan seluruh jemaat yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, Pekan Pemuda tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga wadah membentuk karakter, memperkuat iman, dan mempererat kebersamaan generasi muda.
Ia mengatakan, tema “Rise & Impact” mengajak pemuda untuk bangkit dari berbagai tantangan serta menjadi generasi yang mampu membawa perubahan. “Pemuda harus menjadi pribadi yang berintegritas dan mampu memberikan dampak positif di tengah masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, ia juga mengingatkan para pemuda agar menjauhi penyalahgunaan narkoba, judi online, pinjaman online ilegal, dan berbagai bentuk penyimpangan sosial lainnya. Menurutnya, generasi muda harus menjadi teladan dengan menjunjung tinggi nilai iman, disiplin, dan moral dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Malinau terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program Desa Sarjana dan Milenial Mandiri. Kedua program tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berpendidikan, mandiri, kreatif, dan siap berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Lawing Liban juga mengapresiasi seluruh rangkaian kegiatan Pekan Pemuda yang meliputi ibadah, seminar, pembinaan, olahraga, hingga kegiatan kebersamaan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat persaudaraan, sportivitas, dan semangat kebersamaan di kalangan pemuda.® (red)















