Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 18 Aug 2026 17:10 WITA

Berkarya dan Melestarikan, Dekranasda Malinau Hidupkan Kembali Semangat Membatik Motif Khas Etnis


 Berkarya dan Melestarikan, Dekranasda Malinau Hidupkan Kembali Semangat Membatik Motif Khas Etnis Perbesar

MALINAU, siagasatu.co.id — Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Malinau melaksanakan Pelatihan Membatik Kabupaten Malinau dengan mengusung tema “Berkarya dengan Kreativitas, Melestarikan Warisan Budaya” yang di buka langsung oleh ketua Dekranasda Kabupaten Malinau, Ny. Maylenty Wempi bertempat di Rumah Batik, Kec. Malinau Kota, Selasa (18/08/2026) pagi.

Baca Juga: Malam Resepsi Kenegaraan Meriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia

Kegiatan pelatihan membatik ini diikuti sebanyak 2 orang peserta perwakilan dari masing-masing suku/etnis yang ada di Malinau, yaitu Lundayeh, Kenyah, Tidung, Kayan, Sa’ban, Bulungan, Tahol, Punan, Abai, Tingalan dan Bulusu serta perwakilan dari Pemuda Milenial Malinau dari tanggal 18 s/d 23 Agustus 2026.

Dalam sambutannya, Maylenty menegaskan bahwa pelatihan membatik tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Tetapi para peserta benar-benar mengikuti seluruh pelatihan dengan serius sehingga mampu menghasilkan karya sekaligus mengembangkan keterampilan membatik di Kabupaten Malinau.

“Harapan kami kegiatan ini bukan hanya seremonial atau pelatihan biasa. Kami ingin pembatik-pembatik baru muncul lagi di Malinau, kegiatan membatiknya dilakukan di Malinau, pekerjanya masyarakat Malinau dan hasilnya juga kembali untuk masyarakat Kabupaten Malinau,” ungkap Maylenty.

Maylenty menyampaikan pesan Bupati Malinau, Wempi agar setiap suku di Kabupaten Malinau dapat memunculkan motif batik khas suku masing-masing sehingga dapat merepresentasikan kekayaan budaya dan karakter masyarakat di daerah.

Kami melibatkan milenial karena kami berharap muncul ide-ide baru dan kreativitas baru. Jangan sampai pembatik kita hanya dari generasi yang sudah tua, tetapi anak-anak muda Malinau juga harus mengambil bagian dalam melestarikan budaya.

Maylenty berharap melalui pelatihan ini menjadi langkah nyata dalam melahirkan perajin batik baru, memperkuat identitas budaya daerah, mengembangkan motif khas di Malinau serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.® (red)

 

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Bupati Wempi Sambut Kedatangan Mendagri Tito Karnavian di Malinau dan Suarakan Harapan Perbatasan

6 October 2026 - 15:58 WITA

Bupati Wempi Sambut Kedatangan Mendagri Tito Karnavian di Malinau dan Suarakan Harapan Perbatasan

Kunjungan Kerja Mendagri Tito Karnavian di Malinau, Bupati Wempi Siap Perkuat Kolaborasi Pusat-Daerah

6 October 2026 - 15:12 WITA

Kunjungan Kerja Mendagri Tito Karnavian di Malinau

5.029 Peserta Ramaikan BMC Liga Pelajar 2026, Bupati Wempi Dorong Atlet Muda Bangun Generasi Berprestasi

5 October 2026 - 20:48 WITA

5.029 Peserta Ramaikan BMC Liga Pelajar 2026

Wabup Jakaria Hadiri Paripurna Pandangan Umum Fraksi DPRD Terhadap RAPBD 2027

5 October 2026 - 18:38 WITA

Wabup Jakaria Hadiri Paripurna Pandangan Umum Fraksi DPRD Terhadap RAPBD 2027

Luncurkan SIBATARAKU, Pemprov Kaltara Perkuat Tata Kelola Pajak Alat Berat

5 October 2026 - 15:55 WITA

Luncurkan SIBATARAKU, Pemprov Kaltara Perkuat Tata Kelola Pajak Alat Berat

Hikmat dan Meriah, Upacara HUT TNI yang Ke 81 Digelar di Alun Alun Kota Nunukan

5 October 2026 - 15:51 WITA

Hikmat dan Meriah, Upacara HUT TNI yang Ke 81 Digelar di Alun Alun Kota Nunukan
Trending di Advertorial