Menu

Mode Gelap

Advertorial · 18 Dec 2025 18:36 WITA

Antisipasi Kelangkaan BBM Jelang Nataru, Bupati Wempi Ajukan Izin Bongkar Muat ke KSOP Tarakan


 Antisipasi Kelangkaan BBM Jelang Nataru, Bupati Wempi Ajukan Izin Bongkar Muat ke KSOP Tarakan Perbesar

MALINAU, siagasatu.co.id — Sejumlah warga di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, mengeluhkan sulitnya mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite dan Solar dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini memicu antrean panjang di pom mini dan pengecer BBM.

Berdasarkan penelusuran awak media, gangguan pasokan BBM tersebut bukan disebabkan oleh ketiadaan stok nasional. Permasalahan utama justru berasal dari aspek administratif, khususnya perizinan distribusi serta bongkar muat BBM di wilayah Malinau.

Baca Juga: Apresiasi PGRI Jadi Penyemangat Perkuat SDM Malinau

Beberapa SPBU di Malinau diketahui belum memperbarui izin Pemanfaatan Garis Pantai (PGP) yang masa berlakunya telah habis.

Akibatnya, proses bongkar muat Bahan Bakar Minyak (BBM) dari kapal tanker di pelabuhan tidak dapat dilakukan.

Dari sejumlah SPBU yang seharusnya aktif, hanya satu yang tengah memproses perizinan, sementara lima lainnya belum mengurus izin hingga saat ini.

Kondisi tersebut berdampak langsung pada terhambatnya distribusi BBM resmi di daerah yang secara geografis memang memiliki tantangan tersendiri.

Menyikapi situasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Malinau mengambil langkah antisipatif guna mencegah kekosongan pasokan BBM yang lebih luas, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 yang biasanya diikuti peningkatan kebutuhan energi masyarakat.

Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, SE, MH secara resmi mengajukan permohonan izin bongkar muat BBM kepada Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tarakan. Permohonan itu tertuang dalam surat bernomor 500/257/HUKUM tertanggal 15 Desember 2025.

Dalam surat tersebut, Pemkab Malinau mencantumkan daftar SPBU dan perusahaan penyalur resmi yang mengajukan izin bongkar muat BBM jenis Pertalite dan Solar di lokasi bongkar muat Malinau Seberang RT VIII. Total volume BBM yang diajukan mencapai ratusan ton guna memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun.

Adapun perusahaan penyalur yang tercantum dalam pengajuan tersebut antara lain PT Beringin Jaya Utama Putra Malinau, PT Semoga Jaya, PT Mitra Utama Malinau, PT Energi Harapan Intimung, PT Jacqlien Sukses Energi, PT Pelita Jaya Indah Energy, PT Hayati Mentarang Permai, PT Tunas Jaya Sungai Tubu, serta PT Pelangi Kaltara Jaya Energy.

Bupati Wempi menegaskan, langkah tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjamin kelancaran distribusi BBM bagi masyarakat dan pelaku usaha di seluruh wilayah Kabupaten Malinau. (HS)

“Teruslah Bersemangat dan Bekerjasama”
“Saya Ada Untuk Semua”
“Bersama Kita Pasti Bisa”
“Salam Harmonis Untuk Kita Semua”

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Kaltara Raih Predikat Provinsi Teraman Kedua, Gubernur Ajak Jaga Kebersamaan

2 July 2026 - 16:04 WITA

Kaltara Raih Predikat Provinsi Teraman Kedua, Gubernur Ajak Jaga Kebersamaan

Sekda Monitoring Arena 2 MTQ Kaltara, Pastikan Pelaksanaan Berjalan Lancar

1 July 2026 - 18:15 WITA

Sekda Monitoring Arena 2 MTQ Kaltara, Pastikan Pelaksanaan Berjalan Lancar

Sekprov Pacu Perangkat Daerah Rebut Peluang DAK 2027 untuk Percepat Pembangunan Kaltara

1 July 2026 - 15:43 WITA

Sekprov Pacu Perangkat Daerah Rebut Peluang DAK 2027 untuk Percepat Pembangunan Kaltara

Wagub Perkuat Sinergi Kaltara-Kaltim untuk Akselerasi Konektivitas Perbatasan

1 July 2026 - 13:51 WITA

Wagub Perkuat Sinergi Kaltara-Kaltim untuk Akselerasi Konektivitas Perbatasan

Hari Bhayangkara ke-80, Bupati Wempi Apresiasi Peran Polri Jaga Stabilitas Malinau

1 July 2026 - 12:23 WITA

Hari Bhayangkara ke-80, Bupati Wempi Apresiasi Peran Polri Jaga Stabilitas Malinau

Bupati Nunukan dan Ketua TP PKK Tinjau Gelar Produk UMKM/UP2K PKK, Dorong Produk Lokal Naik Kelas

1 July 2026 - 12:01 WITA

Bupati Nunukan dan Ketua TP PKK Tinjau Gelar Produk UMKM/UP2K PKK, Dorong Produk Lokal Naik Kelas
Trending di Advertorial