Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 16 May 2026 18:13 WITA

Gereja Katolik Stasi Santo Yulianus Desa Putat Diresmikan, Asisten II Harapkan Umat Semakin Bertumbuh dalam Iman


 Gereja Katolik Stasi Santo Yulianus Desa Putat Diresmikan, Asisten II Harapkan Umat Semakin Bertumbuh dalam Iman Perbesar

MALINAU, siagasatu.co.id — Pemerintah Kabupaten Malinau meresmikan Gereja Katolik Stasi Santo Yulianus di Desa Putat, Sabtu (16/5/2026). Peresmian dilakukan oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan , Drs. Agustinus, M.AP.

Dalam sambutannya, Agustinus mengungkapkan rasa syukur atas selesainya rehabilitasi gereja yang kini menjadi tempat ibadah yang lebih layak bagi umat Katolik di Desa Putar.

Baca Juga: Peresmian Rumah Dinas Gembala GKII Harapan Baru, Simbol Pelayanan dan Persatuan Jemaat

Ia menegaskan, peresmian gereja bukan sekadar peresmian sebuah bangunan fisik, melainkan simbol harapan, kebersamaan, dan semangat umat dalam menjaga iman di tengah berbagai keterbatasan.

“Hari ini bukan sekadar peresmian sebuah bangunan. Ini adalah peresmian harapan, kebersamaan, dan semangat umat yang tidak pernah lelah menjaga iman,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan gereja tersebut lahir dari kerja bersama seluruh umat dan masyarakat. Setiap proses pembangunan disebutnya menyimpan cerita perjuangan, doa, pengorbanan, hingga semangat gotong royong yang kuat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Malinau, saya menyampaikan terima kasih kepada Pastor Kepala Paroki Santo Stefanus Malinau, panitia pembangunan, para donatur, tokoh masyarakat, dan seluruh umat Katolik Stasi Santo Yulianus yang telah bekerja bersama menyelesaikan rehabilitasi gereja ini,” katanya.

Agustinus juga menekankan bahwa bantuan hibah pemerintah daerah hanyalah bagian kecil dari perjuangan besar yang lahir dari ketulusan hati umat. Ia menyebut pembangunan gereja sejatinya bukan hanya tentang material bangunan, tetapi juga pembangunan iman, kasih, dan persatuan.

Dalam kesempatan itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga toleransi dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat Kabupaten Malinau.

Menurutnya, gereja memiliki peran penting bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai tempat membangun nilai-nilai kehidupan, memperkuat persaudaraan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

“Saya berharap dengan hadirnya gereja ini, umat Katolik Stasi Santo Yulianus semakin bertumbuh dalam iman, semakin kuat dalam persaudaraan, dan semakin aktif menjadi bagian dari pembangunan daerah,” tuturnya.® (red)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

DPD KNTI Malinau Selenggarakan Pemetaan Partisipatif Tenurial dan Hak-Hak Nelayan Tradisional Kabupaten Malinau Tahun 2026

29 September 2026 - 20:07 WITA

DPD KNTI Malinau Selenggarakan Pemetaan Partisipatif Tenurial

Tindaklanjuti Catatan dan Evaluasi BPK RI, Malinau Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan RSUD

29 September 2026 - 14:02 WITA

Tindaklanjuti Catatan dan Evaluasi BPK RI, Malinau Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan RSUD

Wagub Ingkong Ala Dorong Penataan Aset Daerah untuk Dukung Pembangunan KIPI

28 September 2026 - 20:25 WITA

Wagub Ingkong Ala Dorong Penataan Aset Daerah untuk Dukung Pembangunan KIPI

Kaltara Gandeng Australia Tingkatkan Kompetensi Bahasa Inggris dan Pendidikan Vokasi

28 September 2026 - 19:01 WITA

Kaltara Gandeng Australia Tingkatkan Kompetensi Bahasa Inggris dan Pendidikan Vokasi

Bupati Tegaskan APBD-P 2026 Bukan Sekedar Dokumen, Tapi Komitmen Bersama Untuk Masyarakat Malinau

28 September 2026 - 18:47 WITA

Bupati Tegaskan APBD-P 2026 Bukan Sekedar Dokumen

Akreditasi RSUD dr. H. Jusuf SK, Wagub Tekankan Mutu dan Keselamatan Pasien

28 September 2026 - 17:32 WITA

Akreditasi RSUD dr. H. Jusuf SK, Wagub Tekankan Mutu dan Keselamatan Pasien
Trending di Advertorial