JAKARTA [siagasatu.co.id] — Menteri BUMN Erick Thohir bakal membuat buffer zone atau area pembatas yang aman di Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara.
Hal ini sebagai tindak lanjut dari insiden kebakaran Depo Pertamina Plumpang pada Jumat (3/3/2023) yang mengakibatkan korban tewas warga sekitar.
“Kami akan membuat buffer zone atau wilayah aman disekitar kilang-kilang Pertamina. Tentu tidak hanya di Depo Plumpang tapi ada di Balongan dan juga di Semarang,” kata Erick dikutip siaran berita KompasTV, Selasa (7/3/2023).
Pembuatan buffer zone ini sebagai langkah jangka pendek sebelum merelokasi Depo Pertamina Plumpang ke area pelabuhan milik PT Pelindo.
Pembangunan depo baru di lahan milik PT Pelindo tersebut membutuhkan waktu paling cepat hingga akhir 2024.
“Buffer zone akan dibuat kurang lebih 50meter dari pagar, tentu ini akan menjadi solusi bersama yang kita harapakan dukungan Pemprov DKI dan masyarakat karena keamanan menjadi prioritas bagi kita semua,” ujar Erick.
Lebih jauh ia mengatakan, tujuan utama dibuat buffer zone adalah demi keselamatan masyarakat di sekitar area kilang, agar kejadian kebakaran serupa tidak terulang kembali.
Sebelumnya, area Depo Pertamina Plumpang mengalami kebakaran hebat pada Jumat (3/3/2023). Dugaan awal penyebab kejadian tersebut adalah kesalahan teknis pada saat pengisian dari kilang Balongan menuju Plumpang.
Akibat peristiwa tersebut, sedikitnya 16 orang tewas. Mayoritas merupakan warga Rawa Badak yang tinggal di area terdekat dari lokasi kejadian.
Hingga kini, Polri masih melakukan investigasi terhadap kejadian itu.®















