Menu

Mode Gelap

Daerah · 30 Sep 2022 11:14 WITA

Pemkab Nunukan Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Manajemen Perkoperasian Bagi Pelaku Usaha dan Pengurus Koperasi


 Pemkab Nunukan Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Manajemen Perkoperasian Bagi Pelaku Usaha dan Pengurus Koperasi Perbesar

NUNUKAN [siagasatu.co.id] – Wakil Bupati Nunukan H Hanafiah membuka sosialisasi perkoperasian kepada pelaku usaha mikro dan pelaku perkelompok serta pelatihan manajemen perkoperasian bagi pengurus koperasi Kabupaten Nunukan, Selasa (28/09). Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 28-30 September 2022 dilaksanakan di ruang pertemuan lantai IV Kantor Bupati Nunukan.

Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan pilar terpenting dalam perekonomian Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, jumlah UMKM saat ini mencapai 64,2 juta dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 61,07% atau senilai 8.573,89 triliun rupiah. Dan untuk Nunukan itu sendiri, berdasarkan data dinas Perdagangan mencapai 13 Ribu pelaku usaha, dan koperasinya berjumlah kurang lebih dari 300.

” Ini adalah motor penggerak pembangunan perekonomian di Kabupaten Nunukan, tanpa kita sadari kehadiran UMKM dapat menyerap tenaga kerja yang sungguh luar biasa, untuk itu, Pemerintah tengah menggalakkan agar UMKM itu segera berkembang”, jelas H Hanafiah.

H Hanafiah, demikian sapaan akrabnya, berharap agar para pelaku usaha dapat mengembangkan usahanya untuk lebih jauh masuk dalam dunia usaha global dengan memanfaatkan pemasaran digital di era perkembangan teknologi.

” Dengan menggunakan teknologi, seperti aplikasi aplikasi yang biasa dikembangkan agar dapat semakin memperluas jaringan atau pasar, sehingga produk kita lebih dikenal masyarakat secara luas, meskipun tidak mempunyai etalase atau tempat penjualan,” tambah H Hanafiah.

Kendati demikian, masalah terbesar yang muncul dari dinaikkannya harga BBM sedikit menghambat pertumbuhan ekonomi karena dampak kenaikan harga barang dan jasa yang terjadi akibat komponen biaya yang naik.

Inflasi tidak mungkin dihindari, kata Wabup, untuk itu menjadi tantangan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan media sosial sebagai wahana untuk menekan lonjakan inflasi, dari kenaikan harga BBM tersebut.

” Sekarang waktunya untuk berkompetisi agar bagaimana kita bisa mengembangkan produk produk kita agar masuk pasar regional, nasional dan internasional dengan melalui media sosial,” katanya menjelaskan.®

PROKOMPIM (Teks/Foto/Editor : Ilo/Ilo/Tus)

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

APBD Terbatas, Pemprov Kaltara Fokus Program Prioritas di 2027

21 September 2026 - 12:20 WITA

APBD Terbatas, Pemprov Kaltara Fokus Program Prioritas di 2027

Plh Sekda Buka Bimtek Konveksi Anak dan Sosialisasi Sekolah Ramah Anak

21 September 2026 - 09:58 WITA

Plh Sekda Buka Bimtek Konveksi Anak dan Sosialisasi Sekolah Ramah Anak

Bupati Malinau Resmikan Panggung Ca Kimet Ca Tawai, Perkuat Pelestarian Budaya di Long Loreh

20 September 2026 - 12:27 WITA

Bupati Malinau Resmikan Panggung Ca Kimet Ca Tawai

Program Listrik Pedesaan (LISDES) 2026-2027, Wabup Jakaria: Kami Ada 18 Usulan

18 September 2026 - 09:19 WITA

Program Listrik Pedesaan

DKISP Kaltara Siapkan Program “VIRALKAH” untuk Kemitraan Media yang Lebih Akuntabel

17 September 2026 - 09:55 WITA

DKISP Kaltara Siapkan Program

Bupati Wempi Pimpin Apel Korpri, Tekankan Disiplin dan Optimalisasi Pelayanan ASN

17 September 2026 - 09:25 WITA

Bupati Wempi Pimpin Apel Korpri, Tekankan Disiplin dan Optimalisasi Pelayanan ASN
Trending di Advertorial