Menu

Mode Gelap

Advertorial · 13 Aug 2022 23:32 WITA

Bersama Sekjen KLHK, Gubernur Kembali Menanam Mangrove di Desa Bebatu


 Bersama Sekjen KLHK, Gubernur Kembali Menanam Mangrove di Desa Bebatu Perbesar

SESAYAP [siagasatu.co.id] – Konsistensi rehabilitasi dan perluasan lahan mangrove oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) sejak kunjungan Presiden RI, Ir H Joko Widodo tahun lalu di Desa Bebatu terus berlanjut.

Kali ini Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang, SH, M.Hum kembali menanam mangrove bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) sekaligus Ketua Umum Ikatan Alumni Pelatihan Kepemimpinan Nasional (IKA PIMNAS) tingkat I, Dr Ir Bambang Hendroyono, MM, berserta rombongan sebagai rangkaian agenda kunjungan di Desa Bebatu, Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung (KTT), Sabtu (13/8/2022).

“Kita juga tentu menyadari bahwa, mangrove juga merupakan salah satu ekosistem esensial di dunia yang mendukung sektor perikanan, mengurangi erosi pantai, banjir, menjaga kualitas air pesisir, konservasi keanekaragaman hayati, penyimpanan karbon dan menyediakan bahan-bahan alami penting dan menjadi sumber mata pencaharian bagi jutaan orang,” jelas gubernur

Gubernur menjelaskan pemanfaatan mangrove juga tak seputar terkait lingkungan tetapi ada nilai ekonomis yang tentunya dapat menjadi sebuah olahan yang dapat dikonsumsi sendiri atau diperdagangkan.

“Karena mangrove juga ini bisa diolah menjadi sirup dan berbagai bahan untuk camilan juga bisa diambil dari mangrove ini,” jelasnya.

Untuk itu, Ia mengapresiasi terhadap gerakan menanam mangrove ini. Karena akan memberikan banyak dampak dan manfaat yang positif. Terlebih Kaltara beberapa waktu lalu ditunjuk langsung Presiden Jokowi untuk dijadikan sebagai salah-satu kawasan hutan mangrove terluas di Indonesia.

“Jadi Saya mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih, karena melalui agenda penanaman mangrove ini, semakin menguatkan komitmen Provinsi Kalimantan Utara terhadap peningkatan kualitas perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup,” tutupnya.

Menurut data dari kkp.go.id pada tahun 2021, sebaran mangrove dengan kondisi tutupan sedang tertinggi berada di Provinsi Kalimantan Utara seluas 41.615 Ha.® (dkisp-adv)

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Wabup Malinau Serahkan Sapi Qurban Presiden RI dan Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau

25 May 2026 - 12:43 WITA

Wabup Malinau Serahkan Sapi Qurban Presiden RI dan Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau

Festival Seni Budaya Dayak Lundayeh III Resmi Ditutup

25 May 2026 - 06:32 WITA

Festival Seni Budaya Dayak Lundayeh III Resmi Ditutup

Perjalanan 23 Tahun Bethany BMC Pelita Kanaan, Kesetiaan dan Persatuan Jadi Kunci Kekuatan Gereja

24 May 2026 - 19:43 WITA

Perjalanan 23 Tahun Bethany BMC Pelita Kanaan

Ketua KI Kaltara Bongkar Kekeliruan Pemberitaan Dana Reboisasi: Angka Tak Sesuai, Masalah Sudah Selesai

24 May 2026 - 15:57 WITA

Ketua KI Kaltara Tegaskan Kekeliruan Informasi Penyimpangan

71 Sarjana Terapan Lulusan Politeknik Malinau Siap Bangun Daerah

24 May 2026 - 11:16 WITA

71 Sarjana Terapan Lulusan Politeknik Malinau Siap Bangun Daerah 1

Seleksi Paskibraka Kaltara 2026 Ditutup, Enam Putra Putri Terbaik Lanjut ke Tingkat Nasional

23 May 2026 - 07:08 WITA

Seleksi Paskibraka Kaltara 2026 Ditutup
Trending di Advertorial