NUNUKAN, siagasatu.co.id — Bupati Nunukan H. Irwan Sabri membuka secara resmi kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Bunda PAUD se-Kabupaten Nunukan Tahun 2026 dengan tema “Satu Tahun Prasekolah, Langkah Awal Menuju Generasi Emas 2045”, Senin (31/8/2026).
Kegiatan Rakor yang dilaksanakan di ruang serbaguna lantai V Kantor Bupati Nunukan ini juga dihadiri secara daring Direktur PAUD Dirjen PAUD Pendidikan Dasar dan Pendidikan Non Formal dan Informal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI Kurniawan, S.T., M.B.A., Deni Wijaya, M.M., Penelaah teknis Kebijakan Direktorat PAUD Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI.
Turut hadir pada kesempatan ini Wakil Bupati Nunukan Hermanus, Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan H. Raden Iwan Kurniawan, Bunda PAUD Kabupaten Nunukan Andi Annisa Muthia Irwan, Kepala Badan Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Utara, Kepala OPD Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan, Camat Sekabupaten Nunukan, Bunda PAUD Sekecamatan/Sekelurahan, Mitra Paud, Himpaudi, IGABA, dan IGRA.
Baca Juga: Bupati Nunukan Terbitkan Edaran Antisipasi Dampak Sebaran Asap Karhutla
Dalam sambutannya, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menyampaikan bahwa anak-anak adalah masa depan sehingga pendidikan sejak usia dini menjadi tanggung jawab bersama.
“Tema ‘Satu Tahun Prasekolah, Langkah Awal Menuju Generasi Emas 2045’ mengingatkan kita bahwa masa depan anak dimulai dari langkah kecil hari ini,” ujarnya.
Menurutnya, pendidikan prasekolah bukan hanya soal membaca, menulis, dan berhitung. Yang paling penting adalah membentuk anak agar tumbuh sehat, mandiri, percaya diri, punya karakter baik, dan mampu bersosialisasi.
Ia juga menegaskan pentingnya memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan yang sama, baik yang tinggal di perkotaan, perbatasan, pedalaman, maupun daerah terpencil.
“Membangun PAUD tidak bisa dilakukan sendiri. Kita membutuhkan kerja sama pemerintah, Bunda PAUD, guru, orang tua, dan masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga berharap Bunda PAUD terus hadir di tengah masyarakat untuk melihat kondisi PAUD, mendengar kebutuhan guru dan orang tua, dan masyarakat.
Kepada para guru PAUD, Bupati Irwan menyampaikan terima kasih atas ketulusan dan kesabaran dalam mendampingi anak-anak.
“Tugas Bapak dan Ibu sangat mulia karena dari tangan dan kasih sayang Bapak-Ibu, karakter anak-anak kita mulai dibentuk,” tuturnya.
Sekali lagi Bupati Irwan menegaskan, Pemerintah Kabupaten Nunukan ingin anak-anak Nunukan tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, mandiri, dan mampu bersaing, namun tetap mencintai daerah dan bangsanya.
Ia berharap Rakor tersebut menghasilkan gagasan dan langkah nyata untuk masa depan anak-anak Kabupaten Nunukan.
Selain itu, pada kesempatan yang sama, Bunda PAUD Kabupaten Nunukan Andi Annisa Muthia Irwan juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Nunukan yang telah membuka hati mendengarkan langsung aspirasi para guru PAUD. Dengan kebijakan untuk menaikan insentif para guru PAUD yang ada di Kabupaten Nunukan ini secara signifikan.
“Tidak hanya itu, Kebijakan Bapak Bupati dalam memberikan beasiswa Pendidikan bagi guru PAUD , dengan Kuota sebanyak 200 orang, merupakan Langkah nyata untuk meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan kualitas mengajar mereka,”ungkapnya.
Andi Annisa juga memperkenalkan dan meluncurkan dua program inovasi Bunda PAUD Kabupaten Nunukan, yaitu SIBUNDA (Sistem Informasi Bunda PAUD untuk Pendataan Anak). Aplikasi ini diharapkan dapat menjadi instrumen dalam memperoleh data PAUD yang lebih terintegrasi, akurat dan mudah diperbarui.
Yang kedua GESIT (Gerakan Satu Anak Satu Identitas). Program ini merupakan sinergi Bunda PAUD dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan SIpil Kabupaten Nunukan, untuk mendorong setiap anak usia dini memilii identitas kependudukan yang lengkap dan tercatat.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama dan peluncuran berbagai program inovasi. Bupati berharap seluruh program tidak berhenti pada acara dan dokumen, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anak-anak dan masyarakat.® (Ak)















