Menu

Mode Gelap

Headline · 8 Mar 2022 19:26 WITA

Kapolri Sigit: Akselerasi Vaksinasi sebagai Strategi Mengubah Pandemi Menjadi Endemi


 Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau langsung kegiatan percepatan vaksinasi di GOR BRI Radio Dalam, Jakarta. Perbesar

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau langsung kegiatan percepatan vaksinasi di GOR BRI Radio Dalam, Jakarta.

JAKARTA [siagasatu.co.id] – Akselerasi vaksinasi akan terus dilaksanakan di seluruh Indonesia sebagai upaya mempersiapkan, serta mendukung strategi Pemerintah, mengubah Pandemi menjadi Endemi.

Hal ini dinyatakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau langsung kegiatan percepatan vaksinasi di GOR BRI Radio Dalam, Jakarta Selatan, Selasa (8/3/2022).

Pernyataan Kapolri ini, senada dengan penyampaian Menteri Kesehatan bahwa Pemerintah Indonesia sedang mempersiapkan strategi untuk mengubah Pandemi menjadi Endemi.

Kegiatan akselerasi vaksinasi juga dilakukan di 5.777 titik vaksinasi seluruh Indonesia, dengan target 1,5 juta dosis vaksin.

“Kita memang ingin mengejar, melakukan upaya untuk mempersiapkan program mengubah dari Pandemi menjadi Endemi,” kata Sigit usai meninjau kegiatan kepada wartawan.

Mendukung upaya Pemerintah tersebut, kata Sigit, salah satu tolak ukur untuk terlaksananya strategi itu dengan melakukan percepatan vaksinasi untuk masyarakat Indonesia.

Selain itu, lanjut Dia, tentunya harus diiringi dengan pengendalian laju pertumbuhan Covid-19.

“Di satu sisi kita mengontrol bagaimana laju pertumbuhan Covid-19 bisa kita kendalikan. Kemudian angka kesembuhan kita harapkan akan meningkat dan angka kematian yang kita jaga untuk minimal, dengan melakukan perawatan terhadap masyarakat di rumah sakit. Sehingga tingkat fatalitas bisa dihindarkan,” bebernya.

Mantan Kabareskrim Polri ini juga mengungkapkan, Indonesia mendapatkan target dari WHO di akhir bulan Mei nanti untuk mewujudkan seluruh provinsi bisa mencapai angka vaksinasi sebesar 70 persen.

“Walaupun secara nasional angka kita saat ini untuk dosis dua sudah cukup tinggi diatas 71 persen. Namun demikian kalau kita hitung secara provinsi belum merata kalau pun seperti di DKI Jakarta sendiri dosisi II sudah di atas 100 persen,” ucapnya.

Disisi lain, mantan Kapolda Banten ini juga kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk melakukan vaksinasi dosis 3 atau booster dengan memanfaatkan gerai-gerai serta fasilitas yang telah disediakan pihak terkait.

Sigit memaparkan, vaksinasi dosis 3 akan memberikan imunitas atau kekebalan yang lebih tinggi terhadap segala jenis varian Covid-19.

Vaksin Booster, kata Dia, dapat menurunkan fatalitas bagi masyarakat yang terpapar virus corona, khususnya mereka yang memiliki komorbid.

“Statistiknya ada. Tentunya yang lebih lengkap tingkat imunitasnya menjadi lebih tinggi dan risiko fatalitasnya menjadi lebih rendah. Ini yang tentunya terus kita ingatkan. Sehingga kita betul-betul bisa mempersiapkan masyarakat kita dari varian Delta, Omicron atau varian baru yang tentunya ada mutasi yang kita harus selalu siap,” pungkasnya.®

Editor : Suryadi

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Peluang PPPK 2026: Alih Status Dari Paruh Waktu ke Status Tetap, Begini Mekanismenya

2 April 2026 - 15:23 WITA

Peluang PPPK 2026

Dukung Efisiensi Presiden, BKN Fokuskan Akselerasi Digitalisasi Manajemen ASN

2 April 2026 - 12:04 WITA

Dukung Efisiensi Presiden, BKN Fokuskan Akselerasi Digitalisasi Manajemen ASN

Titik Panas Mulai Muncul di Kaltim dan Kaltara, 8 Hektar Lahan Terbakar

2 April 2026 - 11:53 WITA

Titik Panas Mulai Muncul di Kaltim dan Kaltara

Bupati dan Wabup Malinau Hadiri Safari Ramadhan di Masjid Agung Darul Jalal

6 March 2026 - 21:43 WITA

Bupati dan Wabup Malinau Hadiri Safari Ramadhan di Masjid Agung Darul Jalal

Dihadiri Ketua Umum PGRI, Malinau Tuan Rumah Upacara HUT ke-80 PGRI dan HGN 2025

17 December 2025 - 09:18 WITA

Dihadiri Ketua Umum PGRI, Malinau Tuan Rumah Upacara HUT ke-80 PGRI dan HGN 2025

Malinau Jadi Pusat Perhatian Nasional, Ketua Umum PGRI Hadir Dorong Inovasi Pendidikan

17 December 2025 - 08:07 WITA

Malinau Jadi Pusat Perhatian Nasional
Trending di Advertorial