Menu

Mode Gelap

Advertorial · 19 Dec 2025 12:51 WITA

Bupati Malinau Wempi Mawa Resmikan Masjid Raudhatul Jannah, Menautkan Ibadah dan Pembinaan Sosial


 Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, meresmikan Masjid Raudhatul Jannah Kabupaten Malinau pada Jumat, (19/12/25) Perbesar

Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, meresmikan Masjid Raudhatul Jannah Kabupaten Malinau pada Jumat, (19/12/25)

MALINAU, siagasatu.co.id — Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, meresmikan Masjid Raudhatul Jannah Kabupaten Malinau pada Jumat, (19/12/25). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita, disusul peninjauan langsung bangunan masjid yang berdiri di Desa Malinau Kota, Kecamatan Malinau Kota.

Baca Juga: Wabup Pastikan Stok BBM Malinau Aman Hingga Akhir Tahun

Bupati Wempi yang merupakan sosok egaliter tersebut menegaskan bahwa masjid tidak boleh dipersempit fungsinya hanya sebagai ruang ritual ibadah. Lebih dari itu, masjid harus hadir sebagai pusat pembinaan umat, ruang penguatan nilai keimanan, serta wahana menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Masjid adalah titik temu antara ibadah dan kehidupan sosial. Di sinilah nilai-nilai akhlak, persaudaraan, dan tanggung jawab sosial dibangun,” ujar Wempi.

Menurutnya, keberadaan Masjid Raudhatul Jannah memiliki posisi strategis dalam menopang kehidupan keagamaan masyarakat Malinau. Selain menjadi tempat shalat, masjid ini diharapkan berkembang sebagai pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Bupati Wempi juga menyampaikan apresiasi kepada panitia pembangunan, para donatur, serta masyarakat yang telah berkontribusi dalam proses pembangunan masjid. Ia menilai partisipasi kolektif tersebut mencerminkan kuatnya semangat gotong royong dan keikhlasan warga dalam membangun sarana keagamaan.

“Pembangunan masjid ini adalah hasil kerja bersama. Ini menunjukkan bahwa pembangunan spiritual berjalan seiring dengan pembangunan fisik,” katanya.

Lebih jauh, Wempi mengajak masyarakat untuk terus mendukung pembangunan di bidang keagamaan sebagai bagian dari investasi jangka panjang sumber daya manusia—manusia yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Ia berharap Masjid Raudhatul Jannah dapat dimakmurkan melalui berbagai aktivitas positif, mulai dari ibadah rutin, kajian keilmuan, hingga pembinaan generasi muda.

Dengan nama yang bermakna “taman surga”, masjid ini diharapkan tak hanya indah secara arsitektural, tetapi juga hidup dengan denyut aktivitas keagamaan dan sosial. Wempi menilai, masjid yang hidup adalah masjid yang mampu menjadi perekat persatuan serta penjaga kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Malinau.® (HS)

“Teruslah Bersemangat dan Bekerjasama”
“Saya Ada Untuk Semua”
“Bersama Kita Pasti Bisa”
“Salam Harmonis Untuk Kita Semua”

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Bupati Tinjau Pintu Air Embung Lapri Sebatik, Tegaskan Anggaran 24 Miliar Siap untuk Pembebasan Lahan

17 May 2026 - 10:17 WITA

Bupati Tinjau Pintu Air Embung Lapri Sebatik

Presiden Prabowo Subianto Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Pemkab Malinau Ikut Saksikan Secara Daring

17 May 2026 - 07:06 WITA

Presiden Prabowo Subianto Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Pemkab Malinau Ikut Saksikan Secara Daring

Gereja Katolik Stasi Santo Yulianus Desa Putat Diresmikan, Asisten II Harapkan Umat Semakin Bertumbuh dalam Iman

16 May 2026 - 18:13 WITA

Gereja Katolik Stasi Santo Yulianus Desa Putat Diresmikan

112 Koperasi Merah Putih Siap Beroperasi, Kaltara Perkuat Ekonomi Desa

16 May 2026 - 18:01 WITA

112 Koperasi Merah Putih Siap Beroperasi, Kaltara Perkuat Ekonomi Desa

Gubernur Respons Aspirasi Mahasiswa Kaltara di Makassar, Siap Cari Solusi Rumah Singgah

16 May 2026 - 17:56 WITA

Gubernur Respons Aspirasi Mahasiswa Kaltara di Makassar, Siap Cari Solusi Rumah Singgah

Timeless Generation, Tema Bible Camp Gelaran Yayasan Fajar Harapan Baru Nunukan

15 May 2026 - 12:58 WITA

Timeless Generation, Tema Bible Camp Gelaran Yayasan Fajar Harapan Baru Nunukan
Trending di Advertorial