Menu

Mode Gelap

Advertorial · 27 Nov 2025 19:44 WITA

Pemprov Dorong Keterlibatan Penyandang Disabilitas Dalam Program Pembangunan Daerah


 Pemprov Dorong Keterlibatan Penyandang Disabilitas Dalam Program Pembangunan Daerah Perbesar

TANJUNG SELOR, siagasatu.co.id — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) berkomitmen memastikan bahwa setiap kebijakan pembangunan daerah mengedepankan prinsip kesetaraan dan keberpihakan kepada kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas dan perempuan.

‎Ini disampaikan Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Hubungan Antar Lembaga, Ir. Wahyuni Nuzband, M.A.P., ketika membuka Seminar Gender Equality and Disability (GEDSI) dan Kesehatan Reproduksi Perempuan, Dalam Rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) HWDI, PPDI, PPUAD dan NPCI, di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Kaltara, Kamis (27/11).

Baca Juga: Bappeda-Litbang Satukan Persepsi dan Arah Membangun Kaltara

Dalam kesempatan itu, Wahyuni menyampaikan selamat ulang tahun kepada Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), Pusat Pemilihan Umum Akses Disabilitas (PPUAD), dan National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI).

“Semoga di usia yang bertambah, organisasi-organisasi ini semakin kokoh, semakin kompak, dan semakin kuat dalam memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas, serta menjadi mitra strategis Pemerintah dalam mewujudkan Kalimantan Utara yang inklusif,” ucap Staf Ahli Gubernur ini.

‎Wahyuni menuturkan dalam pembangunan di Kaltara harus berprinsip “Tidak Meninggalkan Siapa Pun”, yang artinya setiap warga tanpa terkecuali, termasuk perempuan dan laki-laki penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk berpartisipasi dan merasakan manfaat pembangunan.

“Isu kesetaraan gender dan disabilitas bukan lagi isu pinggiran, tetapi menjadi bagian penting dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan,” tegasnya.

Ia berharap kegiatan seminar GEDSI dan HWDI ini, dapat muncul gagasan dan rekomendasi yang memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah, lembaga masyarakat, serta komunitas penyandang disabilitas dalam memperjuangkan hak dan peran mereka di berbagai sektor kehidupan.

‎”Saya menegaskan Pemprov Kaltara akan terus memperkuat kerjasama dengan organisasi-organisasi disabilitas. Kita akan dorong berbagai program yang sifatnya peduli akan disabilitas. Semoga sinergi dan kolaborasi seperti ini terus kita jaga dan kita tingkatkan ke depan,” pungkasnya.

‎Kegiatan ini diisi dengan diskusi interaktif yang menghadirkan narasumber berkompeten di bidang gender dan disabilitas, yang menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat penerapan prinsip GEDSI di Bumi Benuanta.® (dkisp)

Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Persiapan Pesparani IV Tingkat Provinsi Kaltara di Malinau Dimatangkan

26 August 2026 - 12:27 WITA

Persiapan Pesparani IV Tingkat Provinsi Kaltara di Malinau Dimatangkan

Dekranasda Dorong Talenta Muda Fashion Naik Kelas

24 August 2026 - 19:30 WITA

Dekranasda Dorong Talenta Muda Fashion Naik Kelas

Warisan Budaya Jadi Penggerak UMKM, Bupati Wempi Dorong Batik Malinau Jadi Ikon Produk Lokal dan Unggulan Daerah

24 August 2026 - 17:01 WITA

Warisan Budaya Jadi Penggerak UMKM

Wabup Jakaria Dorong Lulusan UT Malinau Jadi SDM yang Memberi Dampak

23 August 2026 - 18:33 WITA

Wabup Jakaria Dorong Lulusan UT Malinau Jadi SDM yang Memberi Dampak

Pimpinan Pondok Pesantren Ibnu Syam Isi Tausiyah Tabligh Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Mujahidin

23 August 2026 - 12:17 WITA

Pimpinan Pondok Pesantren Ibnu Syam Isi

Lomba Gerak Jalan Meriahkan HUT RI ke 81 Tahun 2026, Inilah Para Juaranya

23 August 2026 - 10:09 WITA

Lomba Gerak Jalan Meriahkan HUT RI ke 81 Tahun 2026, Inilah Para Juaranya
Trending di Advertorial