Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 24 Aug 2026 19:30 WITA

Dekranasda Dorong Talenta Muda Fashion Naik Kelas


 Dekranasda Dorong Talenta Muda Fashion Naik Kelas Perbesar

TANJUNG SELOR, siagasatu.co.id — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus mendorong pengembangan talenta muda di sektor ekonomi kreatif, khususnya industri fashion, melalui peningkatan keterampilan desain dan menjahit.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Coaching Fashion Design dan Menjahit bagi Calon Fashion Designer Muda di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Tanjung Selor, Senin (24/8).

Baca Juga: 39 Peserta Ikuti Balap Speedboat, UMKM Ikut ‘Kecipratan’ Manfaat Ekonomi

Kegiatan dibuka oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kaltara, Hj. Rahmawati Zainal, S.H., yang diwakili Wakil Ketua Harian Dekranasda Kaltara, Sipta Meylina Denny Harianto, S.Psi., M.M.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dekranasda Kaltara, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Kaltara dan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop) Kaltara serta menjadi bagian dari rangkaian Karya Kreatif Benuanta 2026.

Dalam sambutan tertulis Ketua Dekranasda Kaltara yang dibacakan Sipta Meylina, disampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas dan potensi ekonomi kreatif daerah.

“Yang kita bangun bukan hanya keterampilan, tetapi juga ruang bagi generasi muda untuk berkreasi dan mengembangkan potensi ekonomi kreatif daerah,” kata Sipta.

Para peserta merupakan talenta muda yang sebelumnya telah lolos seleksi dalam Lomba Fashion Design. Mereka mendapatkan kesempatan mengembangkan kemampuan bersama mentor fashion, Fomalhaut Zamel dan Ade Suhanda.

Dekranasda Kaltara juga mendorong para peserta mengembangkan kekayaan budaya lokal ke dalam karya fashion yang lebih modern dan sesuai dengan perkembangan zaman.

Kaltara memiliki beragam kekayaan wastra, mulai dari batik hingga tenun khas daerah yang dapat dikembangkan menjadi produk fashion bernilai ekonomi.

“Budaya lokal kita memiliki potensi besar. Tantangannya adalah bagaimana mengolahnya menjadi karya yang kreatif, modern, dan relevan dengan generasi sekarang,” lanjutnya.

Melalui coaching tersebut, Sipta berharap peserta tidak hanya menguasai teknik desain dan menjahit, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan serta keberanian menjadikan kreativitas sebagai peluang usaha.

Dekranasda Kaltara berharap pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat melahirkan fashion designer dan pelaku usaha kreatif yang mampu membawa identitas Kaltara ke tingkat nasional hingga internasional.® (dkisp)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Hari Ketiga: Bupati Malinau Apresiasi Penari, Bangen Tavai Raih Juara Pertama Tari Tradisional Sampe’ di Irau Ke-12

23 October 2026 - 12:22 WITA

Hari Ketiga

Bupati Malinau Sambut Kunjungan Wakil Panglima TNI, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Perbatasan

23 October 2026 - 12:03 WITA

Bupati Malinau Sambut Kunjungan Wakil Panglima TNI, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Perbatasan

Gubernur Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Perkuat Arah Perluasan Akses Keuangan Masyarakat

22 October 2026 - 19:56 WITA

Gubernur Hadiri Rakornas TPAKD 2026

Gubernur Hadiri WCCE 2026, Cermati Peluang Pengembangan Ekonomi Kreatif

22 October 2026 - 19:46 WITA

Gubernur Hadiri WCCE 2026

Menteri PU RI Datang ke Malinau, Kawal Pembangunan Jalan Perbatasan 2.300 Kilometer Ditargetkan Tuntas 2028

22 October 2026 - 19:02 WITA

Menteri PU RI Datang ke Malinau

Wakil Bupati Malinau Pimpin Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026

22 October 2026 - 14:19 WITA

Wakil Bupati Malinau Pimpin Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026
Trending di Advertorial