Menu

Mode Gelap

Advertorial · 8 Aug 2025 07:54 WITA

Bupati Nunukan Irwan Sabri Melihat langsung kondisi fasilitas umum terdampak banjir dan longsor di kecamatan Nunukan Selatan


 Bupati Nunukan Irwan Sabri Melihat langsung kondisi fasilitas umum terdampak banjir dan longsor di kecamatan Nunukan Selatan Perbesar

NUNUKAN, siagasatu.co.id — Gerak cepat segera diambil Bupati Nunukan H. Irwan Sabri saat mendengar beberapa fasilitas umum terdampak banjir dan longsor di Kelurahan Tanjung Harapan kecamatan Nunukan Selatan.

Baca Juga: Apel Tantingan, Tradisi Wajib dalam Pendidikan dan Pelatihan Calon Pasukan Pengibaran Bendera Pusaka Kabupaten Nunukan

Pagi hari ini, Kamis (7 Agustus 2025) Bupati Nunukan H. Irwan Sabri berangkat bekerja bukan ke kantornya, namun menuju kelurahan Tanjung Harapan, tepatnya di Sungai Lancang dimana terjadi longsor akibat curah hujan yang tinggi beberapa waktu terakhir. Longsoran tanah bertumpuk menutupi sebagian badan jalan di Sungai Lancang. Melihat kondisi ini, tak lama Bupati H. Irwan segera mengambil telepon genggamnya dan melakukan komunikasi dengan seseorang. H. Irwan segera menelepon Dinas Pekerjaan Umum untuk segera mengirimkan alat berat guna membuka kembali jalanan yang tertutup longsor.

Dirasa cukup membantu dan mengarahkan Instansi terkait dalam menangani longsor tersebut, H. Irwan bergegas pergi ke titik berikutnya, sebuah jembatan yang berpotensi terputus tergerus arus. Karena derasnya arus aliran sungai, tanah yang menyatu dengan plat deuker jembatan hanyut tergerus sehingga aspal mengantung dan beresiko badan jalan patah.

Mengamati hal ini H. Irwan Sabri segera menghubungi dinas terkait untuk segera mengantisipasi dan memperbaikinya karena berbahaya bagi masyarakat yang melintas dan berpotensi dapat mengisolasi daerah tersebut bila jalan terputus.

Selepas meninjau dua titik terdampak curah hujan ini, Bupati H. Irwan Sabri langsung melanjutkan peninjauan SDN 002 Nunukan Selatan di Kampung Mamolo, masih di Kelurahan Tanjung Harapan.

Sekolah ini seringkali terlanda banjir bila hujan deras tiba, terkhusus di halaman sekolahnya. Bila banjir tiba, halaman menjadi tergenang air dan hal.ini mengganggu aktifitas sekolah dalam proses belajar mengajar.® (AK)

 

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Pemkab Malinau Dorong Perusahaan Go Digital, Sosialisasikan Wajib Lapor Ketenagakerjaan

26 May 2026 - 12:37 WITA

Pemkab Malinau Dorong Perusahaan Go Digital

Temuan Monumental 43 Hiu Gangga di Kaltara, Gubernur Serukan Perlindungan Bersama

26 May 2026 - 06:24 WITA

Temuan Monumental 43 Hiu Gangga di Kaltara

Tiga Hutan Adat Diverifikasi, Langkah Nyata Malinau Lindungi Hutan Adat dan Hak Masyarakat Lokal

25 May 2026 - 21:19 WITA

Tiga Hutan Adat Diverifikasi, Langkah Nyata Malinau Lindungi Hutan Adat dan Hak Masyarakat Lokal

Luncurkan Monev KIP 2026, Sekprov Dorong Badan Publik Makin Transparan

25 May 2026 - 21:10 WITA

Luncurkan Monev KIP 2026, Sekprov Dorong Badan Publik Makin Transparan

IHGMA Kaltara Resmi Dilantik, Gubernur Dorong Industri Hotel Angkat Citra Daerah

25 May 2026 - 20:52 WITA

IHGMA Kaltara Resmi Dilantik

Wabup Malinau Serahkan Sapi Qurban Presiden RI dan Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau

25 May 2026 - 12:43 WITA

Wabup Malinau Serahkan Sapi Qurban Presiden RI dan Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau
Trending di Advertorial