Menu

Mode Gelap

Advertorial · 18 Jun 2025 10:53 WITA

Prestasi Gemilang! Malinau Bebas Penularan Lokal Malaria dan Raih Sertifikat Nasional


 Prestasi Gemilang! Malinau Bebas Penularan Lokal Malaria dan Raih Sertifikat Nasional Perbesar

MALINAU, siagasatu.co.id — Kabupaten Malinau kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang kesehatan dengan berhasil meraih Sertifikat Eliminasi Malaria. Sertifikat ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan daerah dalam menghentikan penularan malaria secara lokal di seluruh wilayah geografisnya.

Sertifikat ini diberikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam dalam ajang bergengsi tingkat internasional, The 9th Asia Pacific Leaders’ Summit on Malaria Elimination yang berlangsung di Bali pada Selasa (17/6/2025).

Baca Juga: Verifikasi KLA 2025, Malinau Tunjukkan Progres Signifikan

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, didampingi Mantan Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono selaku advisor APLMA, kepada Bupati Malinau Wempi W Mawa, S.E., M.H.

Keberhasilan ini bukan diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang dan terpadu yang melibatkan berbagai pihak.

Kabupaten Malinau dinyatakan memenuhi tiga indikator utama dalam eliminasi malaria yang menjadi standar penilaian nasional.

Pertama, Annual Parasite Incidence (API) atau angka insiden malaria tahunan di Kabupaten Malinau tercatat di bawah 1%. Angka ini menunjukkan sangat rendahnya kasus baru malaria yang ditemukan setiap tahunnya, mencerminkan pengendalian penyakit yang efektif dan berkelanjutan.

Kedua, Slide Positivity Rate (SPR) atau persentase hasil pemeriksaan laboratorium yang positif malaria berada di bawah 5%. Capaian ini menunjukkan keberhasilan sistem deteksi dini dan penanganan kasus secara cepat dan tepat.

Ketiga, selama tiga tahun berturut-turut, tidak ditemukan kasus malaria akibat Plasmodium falciparum, jenis parasit penyebab malaria paling berbahaya dan mematikan. Hal ini menjadi bukti kuat bahwa penularan lokal telah berhasil dihentikan secara menyeluruh.

Capaian ini tentu tidak lepas dari kerja keras lintas sektor, komitmen pemerintah daerah, peran aktif tenaga kesehatan, serta kesadaran dan dukungan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit menular.

Pemerintah Kabupaten Malinau menyambut baik pencapaian ini sebagai tonggak penting dalam mewujudkan Malinau sebagai wilayah sehat dan sejahtera. Selain menjadi kebanggaan daerah, prestasi ini juga diharapkan menjadi contoh inspiratif bagi daerah lain dalam mengelola dan mengeliminasi penyakit menular berbasis wilayah.® (hs)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Pemkab Malinau Dorong Perusahaan Go Digital, Sosialisasikan Wajib Lapor Ketenagakerjaan

26 May 2026 - 12:37 WITA

Pemkab Malinau Dorong Perusahaan Go Digital

Temuan Monumental 43 Hiu Gangga di Kaltara, Gubernur Serukan Perlindungan Bersama

26 May 2026 - 06:24 WITA

Temuan Monumental 43 Hiu Gangga di Kaltara

Tiga Hutan Adat Diverifikasi, Langkah Nyata Malinau Lindungi Hutan Adat dan Hak Masyarakat Lokal

25 May 2026 - 21:19 WITA

Tiga Hutan Adat Diverifikasi, Langkah Nyata Malinau Lindungi Hutan Adat dan Hak Masyarakat Lokal

Luncurkan Monev KIP 2026, Sekprov Dorong Badan Publik Makin Transparan

25 May 2026 - 21:10 WITA

Luncurkan Monev KIP 2026, Sekprov Dorong Badan Publik Makin Transparan

IHGMA Kaltara Resmi Dilantik, Gubernur Dorong Industri Hotel Angkat Citra Daerah

25 May 2026 - 20:52 WITA

IHGMA Kaltara Resmi Dilantik

Wabup Malinau Serahkan Sapi Qurban Presiden RI dan Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau

25 May 2026 - 12:43 WITA

Wabup Malinau Serahkan Sapi Qurban Presiden RI dan Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau
Trending di Advertorial