Menu ✖

Mode Gelap

Daerah · 28 Feb 2024 07:26 WITA

Bupati Sambut Kedatangan Dirjen IKMA Kementerian Perindustrian RI


 Bupati Sambut Kedatangan Dirjen IKMA Kementerian Perindustrian RI Perbesar

MALINAU, siagasatu.co.id — Bupati Malinau Wempi W Mawa, S.E., M.H. bersama dengan pejabat pemerintah daerah lainnya sambut kedatangan Ir. Reni Yantita, M.Si. selaku Dirjen Industri Kecil dan Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian di Kabupaten Malinau.

Kedatangan rombongan IKMA ke Kabupaten Malinau dalam rangka melaksanakan kunjungan kerja sekaligus melihat situasi dan kondisi dari para UMKM yang ada di Kabupaten Malinau.

Pertemuan dalam kunjungan ini dilaksanakan di Rumah Makan Sapu Jagad Desa Wisata Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang, pada Selasa (27/02).

Baca Juga: KPU Malinau Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Suara Pemilu 2024

Dalam sambutannya Bupati Malinau Wempi memperkenalkan tentang luas dan daerah-daerah yang ada di Kabupaten Malinau. Sebagaimana diketahui bahwa Malinau ini merupakan salah satu daerah perbatasan sekaligus bagian dari paru-paru dunia.

Selain itu, Wempi juga memperkenalkan tentang program kerja pemerintah daerah serta hasil dari UMKMnya. Salah satu yang diperkenalkan yaitu produk dari rotan.
“Kami sangat bangga ibu bersama dengan jajaran bisa hadir secara dekat untuk melihat Kabupaten Malinau,” ujarnya.

Wempi berharap Ibu Dirjen berkesempatan menyampaikan nasehat, motivasi agar para pengusaha UMKM bisa lebih semangat lagi dalam berusaha sehingga produknya bisa lebih baik lagi ke depan.

“Secara khusus jika ibu berkenan mungkin bisa mengadakan pelatihan untuk kami dan kami dari Kabupaten Malinau siap untuk mendapatkan bimbingan dan pelatihan,” ungkapnya.

Sementara itu, Dirjen IKMA Ir. Reni Yantita, M.Si. merasa bangga bisa diterima oleh masyarakat Kabupaten Malinau, terlebih bisa berada di salah satu dari 50 Desa Wisata yang ada di Indonesia yakni Desa Wisata Pulau Sapi.

“Suatu kebanggaan untuk kami bisa diterima dan juga menunjukan keunggulan Kabupaten Malinau yang selama ini kita hanya dikenalkan oleh Ibu Asriani. Kalau untuk pameran kita sering lihat, kita juga sudah punya tasnya cuman sekarang pengen lihat pengrajinnya seperti apa,” ucapnya.

“Dan yang tak kalah penting kita harus mengolah potensi sumber daya alam yang ada di Malinau menjadi suatu kegiatan industri bernilai tambah. Minimal bisa dipakai sebagai souvenir ataupun cinderamata. Harapannya souvenir tersebut juga bisa bercerita tentang Malinau,” imbuhnya.®

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Irau Malinau 2026 Digelar 20–26 Oktober, Meriahkan HUT ke-27 Kabupaten Malinau

17 October 2026 - 12:25 WITA

Irau Malinau 2026 Digelar 20–26 Oktober

Gubernur Zainal Tekankan Pentingnya Transparansi PAD

16 October 2026 - 19:41 WITA

Gubernur Zainal Tekankan Pentingnya Transparansi PAD

Gedung Laboratorium Terpadu Politeknik Negeri Nunukan (PNN) Diresmikan

16 October 2026 - 19:27 WITA

Gedung Laboratorium Terpadu Politeknik Negeri Nunukan (PNN) Diresmikan

Hadiri TEI 2026, Wagub Dorong Produk Unggulan Kaltara Tembus Pasar Internasional

15 October 2026 - 18:21 WITA

Hadiri TEI 2026, Wagub Dorong Produk Unggulan Kaltara Tembus Pasar Internasional

Wabup Jakaria Buka Sosialisasi Peningkatan Partisipasi Perempuan di Kabupaten Malinau

15 October 2026 - 18:04 WITA

Wabup Jakaria Buka Sosialisasi Peningkatan Partisipasi Perempuan di Kabupaten Malinau

Nidji Meriahkan Penutupan Paras Fest 2026, Perputaran Ekonomi Nunukan Capai Rp12,604 Miliar

15 October 2026 - 16:29 WITA

Nidji Meriahkan Penutupan Paras Fest 2026, Perputaran Ekonomi Nunukan Capai Rp12,604 Miliar
Trending di Advertorial