MALINAU, siagasatu.co.id — Wakil Bupati Malinau, Jakaria, S.E., M.Si., didampingi Staf Ahli Bidang Hukum, Kesatuan Bangsa, dan Pemerintahan Kabupaten Malinau, Armansyah, S.Pi., M.Si., mengunjungi tiga Posyandu di Kecamatan Malinau Barat, Selasa (3/11/2026) pagi.
Baca Juga: Sekda Malinau Tinjau Aksi Timbang Bayi Serentak, Pastikan Pertumbuhan Balita Terpantau
Ketiga Posyandu tersebut meliputi Posyandu Tanjung Lapang, Posyandu Kuala Lapang, dan Posyandu Sesua. Kunjungan ini dilakukan untuk memantau pelaksanaan penimbangan dan pengukuran bayi dan balita sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanganan stunting. Tercatat sebanyak 123 bayi dan balita terdaftar di Posyandu Tanjung Lapang, 135 di Posyandu Kuala Lapang, serta 116 di Posyandu Sesua, dengan total keseluruhan 374 bayi dan balita.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada para kader Posyandu dan para ibu yang aktif membawa anaknya untuk melakukan penimbangan dan pengukuran. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk memantau pertumbuhan anak serta mendeteksi risiko stunting sejak dini.
Ia juga menegaskan bahwa penanganan stunting tidak cukup hanya melalui penimbangan, tetapi harus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh pihak, mulai dari tingkat RT, pemerintah desa, kecamatan, Posyandu hingga Dinas Kesehatan.
Menurutnya, upaya pencegahan stunting harus dimulai sejak dini melalui edukasi mengenai bahaya perkawinan usia dini, pentingnya menjaga kesehatan dan memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil, serta pemantauan tumbuh kembang anak sejak lahir hingga usia lima tahun.
Wakil Bupati juga meminta petugas Puskesmas untuk aktif menjangkau bayi dan balita yang belum datang ke Posyandu serta melakukan pemantauan terhadap ibu hamil. Selain itu, kepala desa, camat, kader PKK, dan tokoh masyarakat diharapkan turut berperan aktif dalam memberikan edukasi serta mendampingi keluarga terkait pentingnya pemenuhan gizi dan pelayanan kesehatan.
Melalui kunjungan dan pemantauan secara berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Malinau berharap angka stunting dapat terus ditekan melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat, sehingga mampu mempersiapkan generasi Malinau yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa mendatang.® (red)















