Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 3 Aug 2024 08:52 WITA

Wabup Jakaria Resmikan Bank Sampah Malinau Lestari, Pengolahan Sampah Plastik Berpola Insentif


 Wabup Jakaria Resmikan Bank Sampah Malinau Lestari, Pengolahan Sampah Plastik Berpola Insentif Perbesar

MALINAU, siagasatu.co.id — Wakil Bupati Malinau Jakaria, S.E., M.Si meresmikan Bank Sampah Malinau Lestari Desa Malinau Kota, pada Jum’at (2/8/2024).

Bank Sampah Malinau Lestari ini hanya menerima sampah plastik. Dimana 1 kg sampah plastik dihargai Rp2 ribu.

Keberadaan bank sampah ini kata Jakaria, merupakan salah satu strategi penerapan dalam upaya pembatasan sampah, yang menjadi bagian penting dalam pengelolaan sampah ditingkat masyarakat dengan pola insentif.

Baca Juga: Bentuk Dukungan Program Wajib Belajar Malinau Maju, Wabup Resmikan PKBM dan Kelas Jarak Jauh Mentarang

Melalui bank sampah ini ditemukan satu solusi inovatif. Selain itu, dengan menyamakan sampah serupa dengan uang, juga akan mendidik masyarakat untuk menghargai sampah sesuai dengan jenis dan nilainya.

Untuk itu, dengan adanya bank sampah ini diharapkan nantinya dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat Kabupaten Malinau khususnya masyarakat Desa Malinau Kota.

Pada kesempatan ini Jakaria mengajak kepada semua pihak untuk dapat berpartisipasi dalam mensukseskan program-program yang berhubungan dengan pengolahan dan pemanfaatan sampah.

“Saya berharap dukungan dari semua pihak agar dapat memaksimalkan program bank sampah sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Malinau,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Bank Sampah Agus Supriyanto mengatakan bahwa bank sampah ini sudah di buka sejak 2023. Namun baru hari ini bisa diresmikan.

Adapun tumpukan botol plastik yang ada di sekitar bank sampah ini merupakan tumpukan sampah botol yang semuanya murni dari Kabupaten Malinau.

“Satu hari itu bisa terkumpul satu ton. Bayangkan ini dikali Rp2 ribu, bisa mengalahkan gaji pegawai negeri,” ucap Agus.

Agus bersyukur bahwa Dinas Lingkungan Hidup sangat mensupport usaha bank sampah ini terutama dalam pengumpulan sampahnya.

“Dimana satu minggu bisa menghasilkan Rp800 ribu sampai Rp1.5 juta, untuk satu orang dengan jam kerja hanya 2 jam,” ungkapnya.

“Semua keberhasilan ini bukan untuk saya sendiri pribadi tapi untuk masyarakat Kabupaten Malinau,” ucap Agus.

Dengan kehadiran Bank Sampah ini lanjut Agus, diharapkan dapat membantu mensukseskan salah satu program unggulan Pemkab Malinau yaitu RT Bersih.® (adv)

“Teruslah Bersemangat dan Bekerjasama”
“Saya Ada Untuk Semua”
“Bersama Kita Pasti Bisa”
“Salam Harmonis Untuk Kita Semua”

 

Artikel ini telah dibaca 69 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Malam Ke Enam Irau Malinau, Bupati Wempi Apresiasi Kreativitas Generasi Muda dalam Lomba Kreasi Musik Tradisional

26 October 2026 - 07:58 WITA

Malam Ke Enam Irau Malinau

Hari Keenam: Kaya Rasa, Kaya Potensi, TP PKK Kecamatan Sulap Bahan Baku Lokal Jadi Sajian Kreatif dalam Lomba Kuliner di Irau ke-12

26 October 2026 - 06:53 WITA

Kaya Rasa, Kaya Potensi, TP PKK

Pengurus Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) Kabupaten Nunukan Periode Tahun 2026 – 2031 Dilantik

25 October 2026 - 18:11 WITA

Pengurus Ikatan Wanita Sulawesi Selatan

Peringatan HUT ke-14 Kaltara, Gubernur Tetapkan Tiga Fokus Pembangunan

25 October 2026 - 16:44 WITA

Peringatan HUT ke-14 Kaltara, Gubernur Tetapkan Tiga Fokus Pembangunan

Bupati Nunukan Apresiasi Kreativitas Peserta Kemah Bakti Pramuka 2026

25 October 2026 - 10:05 WITA

Bupati Nunukan Apresiasi Kreativitas Peserta Kemah Bakti Pramuka 2026

Hari Kelima: Irau ke-12 Jadi Panggung Inovasi Budaya, Bupati Wempi Apresiasi Penampilan 12 Peserta Tari Kreasi Musik Modern

25 October 2026 - 09:48 WITA

Irau ke-12 Jadi Panggung Inovasi Budaya
Trending di Advertorial