Menu

Mode Gelap

Advertorial · 30 Jun 2024 17:24 WITA

Tekan Angka Stunting, Kerjasama Pemerintah dan Stakeholders jadi Kunci Sukses


 TEMU KERJA: Wagub Kaltara, Dr Yansen TP, M.Si menghadiri Temu Kerja Tim Percepatan Stunting di Ballroom PO Hotel Semarang belum lama ini. 
Perbesar

TEMU KERJA: Wagub Kaltara, Dr Yansen TP, M.Si menghadiri Temu Kerja Tim Percepatan Stunting di Ballroom PO Hotel Semarang belum lama ini.

SEMARANG, siagasatu.co.id — Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. Yansen TP, M.Si menghadiri Temu Kerja Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) bertempat di Ballroom PO Hotel Semarang, Jawa Tengah pada Kamis (27/6) pagi. Wagub hadir dalam kapasitasnya sebagai Ketua TPPS Provinsi Kaltara.

Baca Juga: Jelang Tahapan Pilkada, Gubernur Himbau Masyarakat Jaga Kondusifitas

Bertajuk “Akselerasi Intervensi Serentak dalam Percepatan Penurunan Angka Stunting” kegiatan ini dibuka oleh Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Dr. (H.C.) dr. Hasto Wardoyo, Sp. OG(K) diikuti seluruh TPPS tingat provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia.

Sebagaimana kita ketahui, pemerintah tengah gencar melakukan berbagai upaya untuk menurunkan jumlah balita stunting sehingga tidak lahir stunting-stunting baru. Dengan target nasional prevalensi stunting menjadi 14% pada tahun ini. Salah satu kegiatan yang sangat strategis yang sedang dilakukan adalah Intervensi Serentak Pencegahan Stunting.

Melalui intervensi serentak ini bertujuan untuk meningkatkan cakupan layanan pengukuran dan deteksi dini masalah gizi, serta memberikan intervensi yang tepat sasaran dan efektif. Oleh karena itu TPPS yang telah terbentuk di seluruh tingkatan pusat, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan dan desa/kelurahan harus kerja bersama secara gotong royong untuk meningkatkan cakupan pengukuran dan penimbangan catin, baduta/balita di posyandu.

Dari temu kerja ini diharapkan identifikasi praktik baik dari daerah terkait dengan percepatan penurunan angka stunting beserta tantangan di lapangan. Terkhusus di Kaltara yang masih banyak wilayah yang susah diakses dan belum lengkapnya fasilitas di posyandu.

Meski demikian Wagub optimis dapat mencapai target 14% pada 2024 ini. Berkaca pada terus menurunnya angka stunting selama tiga tahun terakhir dengan capaian 17% pada tahun 2023 lalu.

Namun ia juga tetap mewanti-wanti bahwa upaya penurunan angka stunting tidak berbicara angka target semata. Melainkan perlu ada upaya bersama-sama melakukan perbaikan kualitas dan perilaku hidup masyarakat. Di mana hal ini sesuai dengan tujuan kegiatan Temu Kerja, yakni meningkatkan kapasitas kelembagaan dan koordinasi percepatan penurunan stunting antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pemangku kepentingan lain (stakeholders) baik tingkat pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota, sehingga berfungsi secara optimal dan merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021.

Pada acara ini dilakukan penyerahan simbolis data keluarga beresiko stunting hasil verifikasi dan validasi tahun 2024 kepada 5 KPPS, kemudian dilanjutkan talkshow, dialog dan paparan praktik baik oleh TPPS Desa Sidoluhur, kabupaten Sleman (DIY).® (dkisp)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Tongkat Komando Polres Nunukan Berganti, Bupati H. Irwan Sabri Optimistis Sinergi Pemda dan Polri Perkuat Stabilitas Perbatasan

4 August 2026 - 18:21 WITA

Tongkat Komando Polres Nunukan Berganti

Gubernur Promosikan Potensi Investasi dan UMKM Kaltara di Apindo Expo 2026

4 August 2026 - 17:31 WITA

Gubernur Promosikan Potensi Investasi dan UMKM Kaltara di Apindo Expo 2026

Wagub Buka Benuanta Economic Forum 2026, Perkuat Sinergi Hadapi Tantangan Global

4 August 2026 - 17:25 WITA

Wagub Buka Benuanta Economic Forum 2026, Perkuat Sinergi Hadapi Tantangan Global

Final BMC Cabor Tenis Meja, Tampilkan Atlit Muda Berbakat

4 August 2026 - 17:10 WITA

Final BMC Cabor Tenis Meja, Tampilkan Atlit Muda Berbakat

Pemkab Malinau Komitmen Pertahankan Cakupan UHC

4 August 2026 - 13:22 WITA

Pemkab Malinau Komitmen Pertahankan Cakupan UHC

Hermanus Dorong Hubungan Eksekutif Legislatif sebagai Mitra Berkelanjutan Untuk Pembangunan Nunukan

3 August 2026 - 21:03 WITA

Hermanus Dorong Hubungan Eksekutif Legislatif
Trending di Advertorial