Menu

Mode Gelap

Advertorial · 29 Sep 2022 10:07 WITA

Tanam 10.000 Bibit Cabai untuk Kendalikan Inflasi


 Tanam 10.000 Bibit Cabai untuk Kendalikan Inflasi Perbesar

TARAKAN [siasatuga.ca.id] – Beberapa waktu yang lalu Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mengikuti rapat yang dipimpin Presiden RI Ir Joko Widodo terkait langkah antisipatif dalam pengendalian inflasi didaerah. Dalam hal ini Provinsi Kaltara memperoleh jatah 10.000 bibit cabai.

Pemprov Kaltara bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) menggelar Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) yang berkolaborasi dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kaltara dan Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dalam mengelola inflasi dari sisi suplai secara integratif, masif dan berdampak nasional.

Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang, SH. M.Hum, yang hadiri acara GNPIP menyampaikan bahwa kegiatan yang diketahui menjadi kick off Gerakan Tanam Cabai Sejuta Pohon merupakan upaya yang dilakukan TPID se-Kaltara dalam pengendalian inflasi di Bumi Benuanta.

“Saya mengapresiasi dan menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan gerakan tanam cabai pada hari ini. Semoga apa yang kita lakukan hari ini dapat membantu menurunkan angka inflasi di Provinsi Kaltara,” ujar Gubernur Zainal dalam sambutannya di Taman Berkampung Kota Tarakan, Ahad (25/9/2022).

Gubernur menjelaskan, berdasarkan data rilis dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kaltara pada bulan Juli 2022 provinsi ke 34 ini mengalami inflasi sebesar 0,47 persen inflasi kalender sebesar 3,70 persen dan inflasi tahun ke tahun sebesar 5,72 persen.

Kenaikan ini dipengaruhi oleh beberapa kelompok diantaranya kelompok transportasi sebesar 0,73 persen, kelompok penyedia makanan-minuman restoran sebesar 0,73 persen dan kelompok makanan, minuman tembakau sebesar 0,33 persen.

“Berdasarkan pantauan harga pasar masih ada harga yang tetap namun terdapat beberapa komoditas bahan pokok yang mengalami kenaikan, seperti tepung terigu mengalami kenaikan Rp4 ribu kemudian cabai rawit mengalami kenaikan Rp10 ribu dan ongkos tiket pesawat,” bebernya.

Karena itu, gerakan tanam cabai sejuta pohon yang dilangsungkan serentak dimana menggunakan anggaran APBD dan APBN dapat mengendalikan hingga menekan harga cabai serta menjaga ketersediaan stok cabai di pasaran.

“Kegiatan menanam cabai serentak se-Kaltara ini adalah bentuk komitmen dari Pemprov Kaltara bersama Bank Indonesia serta Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kaltara dalam upaya untuk mengendalikan inflasi menjaga kestabilan harga cabai dan menjaga ketersediaan stok cabai di Provinsi Kaltara,” ucapnya.

Kegiatan GNPIP ini diisi dengan senam pagi, bazar pangan murah, penandatanganan komitmen kerjasama antar daerah intra provinsi, penandatanganan komitmen penyusunan data dan informasi pangan strategis di Kaltara, penyerahan bibit cabai, bawang merah, irigasi, pompanisasi, alsintan dan saprotan dari daerah serta PSBI, kick off gerakan tanam cabai sejuta pohon di Juata, dan peresmian toko tani Indonesia Centre Kota Tarakan.® (dkisp-adv)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Hadiri HUT Desa Pulau Sapi ke-66, Bupati Wempi Mengajak Masyarakat Jaga dan Pelihara Budaya

22 June 2024 - 10:34 WITA

Hadiri HUT Desa Pulau Sapi ke-66

Wabup Jakaria Saksikan Paparan Progres PLTA Mentarang Induk

22 June 2024 - 10:11 WITA

Wabup Jakaria Saksikan Paparan Progres PLTA Mentarang Induk

Pj Wali Kota Tarakan Serahkan Bonus Juara MTQ ke-10 Provinsi Kaltara

21 June 2024 - 08:23 WITA

Pj Wali Kota Tarakan Serahkan Bonus Juara MTQ ke-10 Provinsi Kaltara

Kolaborasi KPw BI dan Pemprov Kaltara dalam Pengendalian Inflasi

20 June 2024 - 19:27 WITA

Kolaborasi KPw BI dan Pemprov Kaltara dalam Pengendalian Inflasi

Sekprov Hadiri Peluncuran Kolaborasi Regsosek

20 June 2024 - 18:41 WITA

Sekprov Hadiri Peluncuran Kolaborasi Regsosek

Pemprov Kaltara Pelaksanaan SOA Tetap Berjalan

20 June 2024 - 18:29 WITA

Pemprov Kaltara Pelaksanaan SOA Tetap Berjalan
Trending di Advertorial