Menu

Mode Gelap

Advertorial · 14 Sep 2022 18:54 WITA

Seriusi KIHI, Gubernur Kunjungi JIIPE Gresik


 KUNJUNGAN KERJA : Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum mengunjungi JIIPE Gresik belum lama ini. Perbesar

KUNJUNGAN KERJA : Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum mengunjungi JIIPE Gresik belum lama ini.

TANJUNG SELOR [siagasatu.co.id] – Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang terus berupaya melakukan percepatan pembangunan Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) yang berlokasi di Tanah Kuning – Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur.

Keseriusan itu terlihat saat mantan Wakapolda Kaltara ini mengunjungi Kawasan Ekonomi Khusus Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) di Kabupaten Gresik, Jawa Timur belum lama ini.

Gubernur menilai kawasan JIIPE dapat dijadikan role model pembangunan kawasan industry di Kaltara. Jika dibandingkan dengan KIHI, luas lahan yang ada di kawasan JIIPEE hanya 1.800 hektare.

“Perencanaan yang ada di kawasan ini sungguh luar biasa, semua sudah terintegrasi. Dan saya yakin ini proyek strategis yang cukup bagus karena dapat menarik investor untuk masuk di kawasan ini,” kata gubernur

“Saya mengajak bersama beberapa kepala dinas untuk melihat bagaimana kawasan ekonomi khusus yang ada di Gresik ini bisa mungkin kita kolaborasikan pelaksanaannya nanti di KIHI,” sambungnya.

Sama halnya dengan di kawasan JIIPE, gubernur menyebut di KIHI akan dibangun pabrik baterai, nikel, solar cell. Seiring berjalannya waktu pengembangan KIHI juga akan terus dilakukan.

Untuk itu langkah cepat dapat diambil dengan diiringi pembangunan pelabuhan niaga. Diketahui, pelabuhan yang ada dan memadai hanya di Kota Tarakan. Teranyar, pelabuhan di Pulau Bunyu dibangun melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian Perhubungan.

“Mudah-mudahan mendapatkan hasil yang baik dari studi banding ini untuk bisa kami buat suatu kawasan khusus juga. Meskipun tak seluas JIIPE untuk pelabuhan yang baik,” jelas gubernur.

Hasil kunjungan tersebut, kata Gubernur akan kembali dibahas bersama Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan dalam waktu dekat.

Sebagai informasi, total luasan lahan 30.000 Ha yang disiapkan, saat ini tengah berproses pembebasan lahan yang sudah berjalan sekitar 60 persen.

Turut hadir mendampingi Gubernur Kaltara, Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Kaltara, Bustan, Plt. Kadis Perhubungan, Andi Nasuha dan Plt. Kepala Bappeda, Helmy.® (dkisp-adv)

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Kaltara Tergolong Aman, Mendagri Terbitkan Surat Edaran

10 September 2026 - 11:44 WITA

Kaltara Tergolong Aman, Mendagri Terbitkan Surat Edaran

Tiga Wilayah di Kaltara Masuk Dalam Perluasan Piloting Digitalisasi Bansos

9 September 2026 - 22:17 WITA

Tiga Wilayah di Kaltara Masuk Dalam Perluasan Piloting Digitalisasi Bansos

Pemda Malinau Gerakkan Kembali Ssikambling, Tekankan Sinergi Jaga Ketertiban dan Keamanan Wilayah di Malinau

9 September 2026 - 11:03 WITA

Pemda Malinau Gerakkan Kembali Ssikambling, Tekankan Sinergi Jaga Ketertiban dan Keamanan Wilayah di Malinau

Gubernur Ajak Muslimat NU Perkuat Pendidikan Generasi Muda

9 September 2026 - 08:22 WITA

Gubernur Ajak Muslimat NU Perkuat Pendidikan Generasi Muda

Misi Dagang Kaltara-Jatim Catat Transaksi Lebih dari Rp 2 Triliun

9 September 2026 - 08:15 WITA

Misi Dagang Kaltara-Jatim Catat Transaksi Lebih dari Rp 2 Triliun

Rapat RDTR Perkotaan Malinau, Pemda Tekankan Konsistensi Tata Ruang dan Cegah Alih Fungsi Lahan

8 September 2026 - 20:45 WITA

Rapat RDTR Perkotaan Malinau, Pemda Tekankan Konsistensi Tata Ruang dan Cegah Alih Fungsi Lahan
Trending di Advertorial