Menu

Mode Gelap

Advertorial · 28 Apr 2022 21:01 WITA

Sekitar 4000 Tenaga Honor di Nunukan Terima Dana zakat, Zahri Fadli : Rutin terselenggara setiap menjelang lebaran


 Salah satu Gerai Zakat Fitrah dari Baznas Nunukan di kawasan Alun-alun Kota Nunukan. (PND/DIKSIPRO) Perbesar

Salah satu Gerai Zakat Fitrah dari Baznas Nunukan di kawasan Alun-alun Kota Nunukan. (PND/DIKSIPRO)

NUNUKAN [siagasatu.co.id] – Dikategorikan kalangan kaum Dhuafa, tenaga honorer di Kabupaten Nunukan dipastikan juga akan menerima dana zakat dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Nunukan.

Kepastian tersebut ditegaskan oleh Ketua Baznas Kabupaten Nunukan, H Zahri Fadli, M.Pd.I, Rabu (27/4/2022), bahwa sama seperti tahun-tahun sebelumnya, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H kali ini, tenaga honorer di daerah ini kembali menerima saluran dana zakat fitrah sebesar Rp200 ribu per orang.

Menurut Zahri Fadli, jumlah tenaga honorer yang bekerja di lingkungan pemerintahan di wilayah Kabupaten Nunukan sekitar empat ribu orang.

“Kisaran jumlah tersebut, menjelang lebaran Idul Fitri tahun lalu telah menerima penyaluran dana zakat melalui Baznas Kabupaten Nunukan,” kata Zahri Fadli.

Memperkirakan jumlah tenaga honor yang akan menerima dana zakat pada tahun ini masih lebih kurang sama dengan jumlah tahun lalu. Namun hingga kemarin, Baznas baru menerima sekitar tiga ribu nama yang diajukan oleh beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Data tersebut diterima baru dari 10 OPD yang ada di Nunukan.

“Berdasar data tenaga honorer yang diajukan telah kami terima dari beberapa OPD, terbanyak dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum dan dinas Perhubungan. Kami masih menunggu nama-nama yang diajukan dari OPD lainnya,” ungkap Zahri.

Untuk jumlah Mustahik di Kabupaten Nunukan yang akan menerima penyaluran dana zakat terdata sebanyak 20.000 lebih. Sedangkan besaran dana zakat yang akan diberikan sebesar Rp75 ribu per orang.

Guna memudahkan masyarakat untuk membayar kewajiban zakat fitrah, rutin setiap tahunnya Baznas Kabupaten Nunukan membuka Gerai Zakat Fitrah pada beberapa titik strategis.

Tahun ini, jumlah Gerai Zakat Fitrah yang tersedia di Nunukan ada tujuh titik. Tersebar pada empat gerai di sekitar Alun-alun kota dan masing-masing satu gerai di Sedadap, Jalan TVRI dan kawasan Pasar Malam.

Sampai saat ini dana zakat fitrah yang terkumpul melalui gerai tersebut sudah berkisar sebesar Rp15 juta.

Selain gerai, Baznas Nunukan memiliki UPZ (Unit pengumpul Zakat) pada semua Masjid yang ada Kabupaten Nunukan. Masyarakat bebas untuk menentukan pilihan untuk menyalurkan kewajiban zakat yang akan dikeluarkan. Apakah melalui Masjid atau di gerai-gerai yang tersedia.

Memberikan alasan dibentuknya UPZ, menurut Zahri agar penyebaran dana zakat yang akan diterima oleh kaum mustahik sama rata.

Dicontoh pada masjid di KPN. Zakat yang terkumpul di masjid tersebut berlimpah namun Mustahik penerimanya sedikit. Berbeda dengan masjid yang ada di Binusan. Jumlah mustahik yang berhak menerimanya sangat banyak sedangkan dana zakat yang terkumpul cukup sedikit.

Zahri Fadli mengimbau kepada para Muzakki (masyarakat) di seluruh wilayah Kabupaten Nunukan agar dapat menunaikan kewajiban membayar zakat seminggu sebelum lebaran Idul Fitri. Tujuannya, agar amilin atau amil zakat tidak kewalahan dalam mendistribusikannya kepada yang berhak menerima.

“Kebiasaan masyarakat, membayar zakat menunggu beberapa hari mendekati hari lebaran. Bahkan tidak sedikit yang melakukannya pada malam lebaran, baik di masjid maupun gerai zakat,” terangnya.

Karenanya, tidak jarang petugas penerima zakat masih berada di gerai hingga pukul 01.00 Wita. Lantaran, adanya pandangan bahwa berzakat menjelang lebaran itu yang lebih afdol.

Update terbaru, jumlah dana zakat 1443 H yang telah terkumpul melalui Baznas Kabupaten Nunukan hingga Rabu (27/4/2022) lalu sekitar Rp1,2 Miliar.® (INNA/DIKSIPRO)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Gubernur Buka Rakerda Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting

30 May 2024 - 11:22 WITA

Gubernur Buka Rakerda Program Bangga Kencana

Minat Baca Buku Menurun, Bupati Malinau Dorong Kolaborasi Guru dan Orang Tua

30 May 2024 - 11:11 WITA

Minat Baca Buku Menurun

SID Dorong Pemanfaatan Desa yang Transparan

30 May 2024 - 10:41 WITA

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Utara, Dr H Suriansyah

Pj Wali Kota Tarakan Hadiri Pembukaan Forum ITS Asia Pasifik ke-19

30 May 2024 - 10:21 WITA

Pj Wali Kota Tarakan Hadiri Pembukaan

Gubernur Rencanakan Peningkatan Kualitas Gedung Baru

30 May 2024 - 07:41 WITA

Gubernur Rencanakan Peningkatan Kualitas Gedung Baru

Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Bupati Wempi Serahkan Motor Perpustakaan Keliling

29 May 2024 - 09:38 WITA

Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Bupati Wempi Serahkan Motor Perpustakaan Keliling
Trending di Advertorial