Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 1 Jul 2024 15:29 WITA

RSUD dr. H. Jusuf SK Laksanakan Asesmen Kompetensi Klinik Perawat dan Bidan


 Mewakili Plt Direktur RSUD dr. H. Jusuf SK, Kabid Pelayanan Kesehatan, Arief Rakhman, saat mengalungkan ID Card kepada peserta Asesmen Kompetensi Klinik Perawat dan Bidan di Auditorium Lantai 6, RSUD dr. H. Jusuf SK, Senin (1/7). Perbesar

Mewakili Plt Direktur RSUD dr. H. Jusuf SK, Kabid Pelayanan Kesehatan, Arief Rakhman, saat mengalungkan ID Card kepada peserta Asesmen Kompetensi Klinik Perawat dan Bidan di Auditorium Lantai 6, RSUD dr. H. Jusuf SK, Senin (1/7).

TARAKAN, siagasatu.co.id — Perawat dan bidan sebagai sebuah profesi harus memastikan bahwa pelayanan yang diberikan kepada masyarakat terjamin keamanannya. Untuk memastikan hal tersebut, seorang perawat atau bidan harus memiliki kompetensi yang memadai.

Demikian juga, perawat dan bidan di RSUD dr. H. Jusuf SK, sebagai rumah sakit rujukan di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), harus dipastikan kompetensinya sesuai standar saat berpraktik melayani masyarakat.

Baca Juga: PKP Angkatan XVI, Mengasah Kompetensi ASN Menuju Pelayanan Publik Berkelas Dunia

Untuk itu, Bidang Pelayanan Keperawatan mengadakan Asesmen Kompetensi Klinik Perawat dan Bidan, Senin (1/7/2024). Kegiatan ini diikuti oleh 164 asesi terdiri dari perawat dan bidan, dengan melibatkan 45 tim asesor yang bersertifikasi HPMI (Himpunan Perawat Manajer Indonesia).

Asesmen dibagi menjadi dua tahap, yaitu gelombang pertama dilaksanakan (1-7/7/2024), dan gelombang kedua dilaksanakan (23-24/7/2024). Adapun sistem asesmen mencakup aspek tulis, lisan, dan observasi.

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Keperawatan, RSUD dr. H. Jusuf SK Arief Rakhman, SKM, MPH., melalui Ketua Panitia, Ns. Sardi Muhammad, S.Kep., mengatakan bahwa tujuan utama dari asesmen ini adalah untuk memberikan penghargaan dan pengakuan professional kepada perawat dan bidan yang telah mencapai kompetensi dalam bentuk sertifikasi level kompeten.

“Asesmen ini juga penting untuk memastikan bahwa setiap individu yang bekerja di rumah sakit memiliki kompetensi yang memadai. Ini juga merupakan langkah untuk meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien,” ujar Sardi Muhammad.

Dari hasil asesmen tersebut, diharapkan peserta dapat dinyatakan kompeten dan berhak untuk naik ke tingkat selanjutnya.

“Kami berharap hasil dari proses ini, para peserta mendapatkan sertifikat kompetensi dan diakui sesuai dengan bidang dan tingkatannya. Kompetensi yang dimiliki mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, kemampuan, dan sikap,” tutupnya.® (dkisp)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Wali Kota Tarakan Hadiri Executive Meeting Hulu Migas, Pemkot Terima Apresiasi SKK Migas

30 October 2026 - 09:50 WITA

Wali Kota Tarakan Hadiri Executive Meeting Hulu Migas, Pemkot Terima Apresiasi SKK Migas

Wakil Bupati Malinau Buka Penyuluhan Hukum Kejati Kaltara, Perkuat Tata Kelola Pemerintah yang Berintegritas

29 October 2026 - 19:07 WITA

Wakil Bupati Malinau Buka Penyuluhan Hukum Kejati Kaltara

Bupati Wempi Sambangi Long Top, Sapa Masyarakat di Pedalaman Sungai Boh

29 October 2026 - 11:39 WITA

Bupati Wempi Sambangi Long Top

Gubernur Siapkan Anjungan Kaltara sebagai Pusat Promosi Daerah

29 October 2026 - 09:25 WITA

Gubernur Siapkan Anjungan Kaltara sebagai Pusat Promosi Daerah

Gubernur Raih Penghargaan atas Kolaborasi dalam Pengembangan Hulu Migas

29 October 2026 - 09:20 WITA

Gubernur Raih Penghargaan atas Kolaborasi dalam Pengembangan Hulu Migas

Bupati Malinau Resmikan Balai Adat Desa Data Baru dan Gereja GKII El Shadai Long Lembus

29 October 2026 - 09:17 WITA

Bupati Malinau Resmikan Balai Adat Desa Data Baru dan Gereja GKII El Shadai Long Lembus
Trending di Advertorial