Menu

Mode Gelap

Advertorial · 16 Sep 2022 08:56 WITA

Perkebunan dan Tanaman Pangan Pengaruhi Pendapatan Petani, Agustus, NTP Kaltara Meningkat 2,09 Persen


 MENINGKAT SIGNIFIKAN : Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum optimis, NTP di Kaltara terus meningkat. ///DKISP Kaltara/// Perbesar

MENINGKAT SIGNIFIKAN : Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum optimis, NTP di Kaltara terus meningkat. ///DKISP Kaltara///

TANJUNG SELOR [siagasatu.co.id] – Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Kalimantan Utara Agustus 2022 sebesar 107,88. Capaian ini meningkat 2,09 persen dibanding NTP pada bulan Juli 2022. Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum mengungkapkan peningkatan NTP disebabkan oleh perubahan Indeks Harga yang diterima petani lebih tinggi dibandingkan indeks harga yang dibayar petani.

“Dari rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara, nilai tukar petani di Kaltara pada bulan ini mengalami peningkatan,” kata gubernur, Kamis (15/9/2022).

Dari indeks harga yang diterima petani dapat dilihat fluktuasi harga barang-barang yang dihasilkan petani. Pada Agustus 2022, naik sebesar 2,12 persen dibanding indeks harga yang diterima petani Juli 2022, yaitu dari 115,17 menjadi 117,61.

Ini menunjukkan bahwa tingkat harga produksi pertanian pada Agustus 2022 mengalami peningkatan secara rata-rata 17,61 persen terhadap produk yang sama pada tahun dasar (2018=100).

Peningkatan indeks harga yang diterima petani pada Agustus 2022 disebabkan naiknya dua subsektor pertanian yaitu subsektor tanaman pangan dan tanaman perkebunan rakyat.

Kemudian indeks harga yang dibayar petani dapat dilihat fluktuasi harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh masyarakat perdesaan.

Pada Agustus 2022, indeks harga yang dibayar petani Provinsi Kalimantan Utara naik sebesar 0,03 persen bila dibanding Juli 2022, yaitu dari 108,99 menjadi 109,02.

Peningkatan tersebut terjadi karena IKRT turun sebesar 0,09 persen sedangkan IBPPBM naik 0,34 persen. Peningkatannya terjadi di subsektor tanaman perkebunan rakyat, peternakan, dan perikanan.

Seperti diketahui, NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.
Tidak sampai disitu, Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Provinsi Kalimantan Utara Agustus 2022 juga mengalami peningkatan 1,77 persen dibanding bulan sebelumnya. sebesar 111,09 atau naik 1,77 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya.

“Sedangkan NTP per subsektor Provinsi Kalimantan Utara Agustus 2022 yaitu Nilai Tukar Petani Tanaman Pangan (NTPP) sebesar 95,97; Nilai Tukar Petani Hortikultura (NTPH) sebesar 102,70; Nilai Tukar Petani Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR) sebesar 146,88; Nilai Tukar Petani Peternakan (NTPT) sebesar 102,84; dan Nilai Tukar Nelayan dan Pembudidaya Ikan (NTNP) sebesar 105,60,” sebut gubernur.® (dkisp-adv)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Bupati Wempi: Pemuda Daerah Persiapan GKII Sungai Malinau Diharapkan Menjadi Teladan, Terang Dan Garam Ditengah Masyarakat

14 January 2026 - 11:04 WITA

Pemuda Daerah Persiapan GKII Sungai Malinau Diharapkan Menjadi Teladan

Wakil Bupati Nunukan Menerima Audiensi dari Universitas Airlangga

14 January 2026 - 08:10 WITA

Wakil Bupati Nunukan Menerima Audiensi dari Universitas Airlangga

Job Fair Kaltara, Strategi Konkret Serap Tenaga Kerja Lokal Kaltara

13 January 2026 - 20:04 WITA

Job Fair Kaltara, Strategi Konkret Serap Tenaga Kerja Lokal Kaltara

Sekda Malinau Pimpin Rapat Persiapan Peringatan Hari Otonomi Desa

13 January 2026 - 12:45 WITA

Sekda Malinau Pimpin Rapat Persiapan Peringatan Hari Otonomi Desa

Natal Oikumene Penuh Makna, Menjadi Penguatan Iman dan Persatuan Keluarga di Bumi Intimung

13 January 2026 - 09:28 WITA

Natal Oikumene Penuh Makna

Bupati Nunukan Tinjau Langsung Banjir di Sembakung, Pastikan Warga Terdampak Tertangani

13 January 2026 - 08:12 WITA

Bupati Nunukan Tinjau Langsung Banjir di Sembakung, Pastikan Warga Terdampak Tertangani
Trending di Advertorial