Menu

Mode Gelap

Advertorial · 3 Sep 2024 18:44 WITA

Pemprov Gelar Rakor Pengendalian Pelaksanaan Pembangunan TA 2024


 RAKORDAL: Sekprov Kaltara, Dr H Suriansyah, M.AP membuka Rakordal Pembangunan Tahun 2024, Selasa (3/9).
Perbesar

RAKORDAL: Sekprov Kaltara, Dr H Suriansyah, M.AP membuka Rakordal Pembangunan Tahun 2024, Selasa (3/9).

TANJUNG SELOR, siagasatu.co.id — Mewakili Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Sekretaris Provinsi (Sekprov) Dr. H. Suriansyah, M.AP membuka Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) Pembangunan tahun anggaran 2024 di Ruang Serbaguna Gedung Gadis, Selasa (3/9).

Kegiatan yang dihadiri kuasa pengguna anggaran dan pejabat teknis kegiatan maupun keuangan dan perencanaan di lingkungan pemerintahan Provinsi Kaltara ini bertujan mewujudkan eksistensi perencanaan pembangunan daerah, memastikan keberhasilan pembangunan tercapai sesuai indikator kinerja dan mencegah penyalagunaan APBD.

Baca Juga: Targetkan 30 Persen Penggunaan KTP Digital

Dalam sambutannya, Sekda Suriansyah mengatakan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah merupakan suatu proses pemantauan dan supervisi dalam menyusunan dan melaksanaan kebijakan pembangunan sehingga hal ini menjadi penting untuk memastikan tercapainya target secara ekonomis, efesien, dan efektif.

“Rapat koordinasi hari ini kita laksanakan untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan yang telah kita laksanakan, yang untuk selanjutnya nanti hasil evaluasi akan kita gunakan sebagai dasar perbaikan kinerja pada tahun berjalan dan tahun berikutnya,” katanya.

Pada kesempatan ini, Sekda Suriansyah menyampaikan 3 hal yang menjadi atensi bersama. Pertama, terakit impelemntasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD). Kehadiran SIPD dan transformasi digital masa kini diharapkan mampu mewujudkan pelayanan publik yang smart customized dan berbasis data.

“Hal ini perlu saya tegaskan kembali mengingat implementasi SIPD di beberapa daerah masih belum optimal, sehingga berisiko dapat menghambat pelaksanaan pembangunan di daerah,”ungkapnya.

Kedua, terkait pengadaan barang dan jasa berbasis elektronik. Pengadaan barang dan jasa berbasis elektronik dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam proses pengadaan.

Ketiga, terkait akuntabilitas penggunaan anggaran. Pada konteks pembangunan, akuntabilitas penting untuk memastikan sumber daya yang dialokasikan untuk program atau proyek pembangunan digunakan secara efektif dan efisien.

“Untuk mencapai akuntabilitas pembangunan, organisasi dan entitas harus memiliki sistem pengukuran dan pelaporan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,”tuntasnya.® (dkisp)

 

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Administrator

Baca Lainnya

Wabup Hadiri Pelepasan dan Penyaluran Bansos bagi Masyarakat Perbatasan RI-Malaysia

16 July 2026 - 13:22 WITA

Wabup Hadiri Pelepasan dan Penyaluran Bansos bagi Masyarakat Perbatasan RI-Malaysia

Pemkab Malinau Genjot Pendidikan Lewat Literasi, Digitalisasi dan Desa Sarjana

16 July 2026 - 13:17 WITA

Pemkab Malinau Genjot Pendidikan Lewat Literasi, Digitalisasi dan Desa Sarjana

Empat Tahun Dampingi Anak Belajar, Program Sekolah Enuma Tinggalkan Jejak Literasi dan Teknologi Bagi Anak Malinau

15 July 2026 - 15:29 WITA

Empat Tahun Dampingi Anak Belajar, Program Sekolah Enuma Tinggalkan Jejak Literasi dan Teknologi Bagi Anak Malinau

Gubernur Lepas Angkatan Pertama SMA Unggul Garuda, Titip Harumkan Nama Daerah

15 July 2026 - 13:21 WITA

Gubernur Lepas Angkatan Pertama SMA Unggul Garuda, Titip Harumkan Nama Daerah

Penutupan MTQ Korpri Kaltara, Asisten I Harap Pembinaan Kafilah Terus Ditingkatkan

15 July 2026 - 07:05 WITA

Penutupan MTQ Korpri Kaltara, Asisten I Harap Pembinaan Kafilah Terus Ditingkatkan

Fraksi-Fraksi DPRD Malinau Kompak Dukung Pembahasan Lajutan Pertanggungjawaban APBD 2025

14 July 2026 - 18:57 WITA

Fraksi-Fraksi DPRD Malinau Kompak Dukung Pembahasan Lajutan Pertanggungjawaban APBD 2025
Trending di Advertorial